URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Melimpahnya bunga sedap malam di Desa Doplang, Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang membuat Universitas PGRI Semarang membantu masyarakat dengan memberikan pelatihan memproses bunga menjadi produk bernilai ekonomi tinggi seperti minyak wangi, hand sanitizer, dan minyak telon.

Mbak Google

KABAR RASIKA

KKN Upgris, Olah Bunga Sedap Malam Menjadi Hand Sanitizer dan Minyak Telon

KKN Upgris, Olah Bunga Sedap Malam Menjadi Hand Sanitizer dan Minyak Telon

KKN Upgris, Olah Bunga Sedap Malam Menjadi Hand Sanitizer dan Minyak Telon

featured-img

RASIKAFM.COM | BAWEN - Berawal dari melimpahnya bunga sedap malam di desa Doplang kecamatan Bawen Kabupaten Semarang Jawa Tengah, sebagai penghasil bunga sedap malam terbesar di kabupaten Semarang. Namun hanya dijual dalam bentuk bunga dengan nilai ekonomi rendah.

Mendorong masiswa Universitas Pgri Semarang yang tengah KKN memberikan pelatihan mengolah bunga sedap malam menjadi minyak wangi, hand sanitizer, dan minyak telon untuk menaikkan nilai ekonomi.

Dalam kegiatan yang diinisiasi oleh team KKN itu, puluhan ibu pkk desa doplang kecamatan Bawen, ikuti pelatihan inovasi dalam mengolah bunga sedap malam, yang diubah menjadi minyak wangi, hand sanitizer dan minyak telon untuk menaikkan nilai ekonomi.

Kepada wartawan, Mega Novita, dosen Universitas PGRI Semarang mengatakan jika kegiatan ini merupakan program pengabdian kepada masyarakat, untuk mengembangkan potensi didesa Doplang, sebagai penghasil bunga sedap malam terbesar di kabupaten Semarang, dengan luas lahan hingga mencapai 50 hektar, namun hanya dijual dalam bentuk bunga semata sehingga hanya bernilai ekonomi rendah.

Mega Novita dosen Upgris saat diwawancarai media

Dalam prakteknya ibu pkk desa Doplang mendapat pelatihan cara mengolah bunga sedap malam, diubah menjadi minyak wangi, hand sanitizer dan minyak telon dengan sistem penyulingan.

“cara dengan menyiapkan alat suling sederhana dari kaleng biskuit kemudian diisi dengan bunga sedap malam yang bagus, dipanaskan dengan tutup diberi lubang untuk menyalurkan uap air ke tempat kedua yang telah diberi es batu untuk kemudian disalurkan menghasilkan cairan hasil penyulingan dari sedap malam” ujar Mega.

Mega berharap dengan cara ini bisa meningkatkan harga jual bunga sedap malam hingga beberapa kali lipat, selain itu pihaknya juga memberikan pelatihan membatik tulis, dengan motif bunga sedap malam sebagai ikon desa Doplang.

Sementara itu hingga kini potensi bunga sedap malam belum dikembangkan dan diolah dalam bentuk lain, hanya dijual dalam bentuk bunga hias.

Sukirno , sekretaris desa Doplang mengakui dengan adanya pelatihan ini bagi tim penggerak pkk mendapatkan ilmu baru untuk bisa meningkatkan perekonomian warga setempat.

Hal senada diakui oleh Heri Widyastuti, wakil tim penggerak pkk desa Doplang.

“dengan adanya pelatihan ini diharapkan warga bisa meningkatkan potensi desa agar kesejahteraan warga semakin terangkat” harap Heri.

BACA JUGA :

Bupati Semarang Ngesti Nugraha
Pertumbuhan Kawasan Industri Picu Permukiman Baru, Pemkab Semarang Siapkan Penataan
Bupati Semarang Ngesti Nugraha melantik 118 pejabat struktural dan 17 pejabat fungsional di Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang, Ungaran, Kamis (30/7/2026). Pelantikan dilakukan untuk mengisi jabatan yang masih kosong, menyegarkan organisasi, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik. Bupati menegaskan seluruh proses mutasi dan promosi dilaksanakan secara profesional tanpa praktik jual beli jabatan.
Lantik 118 Pejabat, Bupati Semarang Tegaskan Tak Ada Jual Beli Jabatan
Stand Gebyar Lelang Serentak Barang Rampasan dan Barang Sitaan Negara milik Seksi Pemulihan Aset dan Pengelolaan Barang Bukti (PAPBB) Kejaksaan Negeri Salatiga dipadati warga di Joglo 3 Kantor Kejari Salatiga, Rabu (29/7/2026), menjelang pelaksanaan lelang pada 11–14 Agustus 2026. Masyarakat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berkonsultasi mengenai tata cara mengikuti lelang melalui portal resmi sekaligus memperoleh informasi aset yang akan dilelang secara legal.
Sosialisasi Gebyar Lelang Barang Rampasan, Stand PAPBB Kejari Salatiga jadi Idola Calon Peserta Lelang
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Pilkades Serentak 142 Desa di Kabupaten Semarang Masih Menunggu Lampu Hijau Kemendagri, Rp12,6 Miliar Sudah Disiapkan
Pilkades Serentak 142 Desa di Kabupaten Semarang Masih Menunggu Lampu Hijau Kemendagri, Rp12,6 Miliar Sudah Disiapkan

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Forkopimda Kabupaten Semarang tampil sebagai pemain ketoprak bertajuk "Rebut Kembar Mayang" pada puncak peringatan HUT ke-35 DPD Permadani Kabupaten Semarang di GOR Pandanaran Wujil, Kecamatan Bergas, Sabtu (25/7/2026) malam. Ngesti Nugraha bersama jajaran pimpinan daerah turun langsung ke panggung sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya Jawa sekaligus mengajak generasi muda menjaga bahasa, tata krama, dan nilai-nilai luhur budaya melalui seni tradisional
Forkopimda Kabupaten Semarang Main Ketoprak, Cara Unik Permadani Lestarikan Budaya Jawa
Bupati Semarang Ngesti Nugraha
Pertumbuhan Kawasan Industri Picu Permukiman Baru, Pemkab Semarang Siapkan Penataan
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga