KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Kota Salatiga Siapkan Uji Coba Program Makanan Bergizi Gratis

Kota Salatiga Siapkan Uji Coba Program Makanan Bergizi Gratis

Kota Salatiga Siapkan Uji Coba Program Makanan Bergizi Gratis

Kota Salatiga menjadi salah satu dari empat kabupaten/kota di Jawa Tengah yang akan melaksanakan Program Makanan Bergizi Gratis (MBG), program unggulan Presiden dan Wakil Presiden Terpilih 2024-2029. Persiapan untuk pelaksanaan program ini dibahas dalam rapat koordinasi yang dipimpin oleh Staf Khusus Sesjen Wantannas RI, Taviota Bay, di Gedung Setda Kota Salatiga.
Foto dok IST
Empat Kabupaten/Kota Pelaksana Makanan Bergizi Gratis (MBG) Program Unggulan Presiden / Wakil Presiden Terpilih Periode 2024-2029 mengikuti rakor yang dipimpin Staf khusus Sesjen Wantannas RI

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Kota Salatiga menjadi salah satu dari 4 Kabupaten/Kota Jateng Pelaksana Makanan Bergizi Gratis (MBG). Program tersebut merupakan program unggulan Presiden/Wapres Terpilih 2024-2029.

Sebagai persiapan, keempat kabupaten/kota menggelar rapat koordinasi yang dipimpin Staf khusus Sesjen Wantannas RI, Taviota Bay di Gedung Setda Kota Salatiga, Selain Salatiga, kabupaten/kota lainnya yaitu Kota Tegal, Kabupaten Kudus, dan Kota Surakarta.

Penjabat Wali Kota Salatiga Yasip Khasani menjelaskan, pihaknya telah membahas rencana uji coba dan siap untuk melaksanakan program. “Kami akan mendukung sepenuhnya program ini yang secara rinci dipaparkan oleh Kepala Dinas Pendidikan,” ucapnya.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Salatiga, Nunuk Dartini menyampaikan, pihaknya telah menyosialisasikan MBG ke satuan pendidikan. “Program tersebut rencananya akan diluncurkan di SMP N 2 Salatiga sesuai dengan zonasi pada pelaksanaan kunjungan,” ujarnya.

Sementara, Staf khusus Sesjen Wantannas RI, Taviota Bay menyampaikan, kegiatan uji coba MBG memiliki 14 parameter, salah satunya efek multi. Hasil uji coba MBG di Tangerang dengan 1.551 sekolah pelaksana dinilai telah berdampak luar biasa pada penyerapan tenaga kerja.

“Ternyata, satu UMKM untuk menyediakan makan di tiga sekolah itu tidak bisa, akhirnya satu sekolah satu UMKM. Tiap UMKM, rata-rata menyerap minimal 15 orang, sehingga kalau 1551 sekolah, jumlah tenaga kerja yang terserap besar sekali,” ujarnya.

Dalam uji coba ini, Taviota menekankan pentingnya pengawasan. Oleh karena itu, ia meminta Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan untuk banyak berperan aktif dalam kegiatan uji coba MBG.

Kabar Terkini

POPULER

Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
Pemkab Semarang memanfaatkan ganti kerugian aset daerah terdampak Tol Jogja-Bawen senilai sekitar Rp112 miliar untuk membangun fasilitas publik di Bawen. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menjelaskan pembangunan dilakukan dalam bentuk tanah dan bangunan pengganti, meliputi kantor kelurahan, RTH, balai RW, serta gedung TK dan SD yang terdampak proyek tol.
Rp40 Miliar Ganti Rugi Tol Jogja-Bawen Disulap Jadi Fasilitas Publik di Bawen, Ditarget Rampung Februari 2027
Trans Banyumas Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
Trans Banyumas: Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
Haryono (58), warga Desa Diwak, Bergas, Kabupaten Semarang, selamat dari tenggelamnya KM Virgo 8 di perairan Masalembo, Minggu (13/9/2026). Ia bersama sembilan korban lain bertahan di rakit penolong sebelum ditemukan kapal nelayan. Haryono mengaku mengalami sejumlah kejadian yang dianggapnya sebagai firasat sebelum kapal berangkat menuju Kalimantan Tengah.
Cerita Korban Selamat Kapal Virgo Asal Kabupaten Semarang, Nasi Berkat yang Tumpah hingga Mimpi Kapal Tenggelam
[pekok2]