KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Laga Bener Cup II Ricuh, Polisi Keluarkan Tembakan Peringatan

Laga Bener Cup II Ricuh, Polisi Keluarkan Tembakan Peringatan

Laga Bener Cup II Ricuh, Polisi Keluarkan Tembakan Peringatan

Perwakilan dari kesebelasan Putra Utama FC dan Putra Bakti FC berdamai usai dimediasi di Mapolsek Tengaran, Jumat (9/6/2023). (Foto/ dok. Humas Polres Semarang)

[@]Sebuah video amatir yang menampilkan aksi kericuhan saat pertandingan sepakbola beredar luas di dunia maya. Diketahui dalam video berdurasi 30 detik itu tampak seorang wasit dikeroyok karena diduga salah satu supporter tim sepakbola tidak puas dengan keputusan yang diambil.

Kericuhan semakin tak terkendali manakala puluhan supporter yang kecewa mencoba ikut mengeroyok sang hakim pertandingan. Petugas kepolisian yang turut mengamankan jalannya pertandingan terpaksa membubarkan massa dengan mengeluarkan tembakan peringatan ke udara.

Belakangan diketahui peristiwa itu terjadi di Lapangan Pule, Desa Bener, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang pada Kamis (8/6/2023) sore saat laga Bener Cup II yang mempertemukan kesebelasan Putra Utama FC dari Desa Cukil dengan Putra Bakti FC dari Desa Patemon.

Kapolsek Tengaran AKP Supeno menjelaskan tindakan diskresi kepolisian tersebut diambil atas pertimbangan menyelamatkan nyawa seseorang. Kronologinya, suasana ricuh sudah mulai terjadi saat wasit Dodi menghadiahi tendangan pinalti kepada salah satu tim pada menit ke-7 usai turun minum.

“Namun situasi bisa kembali kondusif dan pertandingan bisa berjalan kembali. Selepas peluit panjang ditiup tanda berakhirnya pertandingan, sekitar 50 orang dari salah tim yang tidak puas langsung mengejar wasit. Mengingat jumlah massa yang semakin bertambah dan melakukan penganiayaan terhadap wasit, serta tidak mengindahkan himbauan petugas maka demi keselamatan wasit personel pengamanan melakukan tindakan diskresi kepolisian untuk membubarkan massa,” ungkap Kapolsek dalam keterangannya, Jumat (9/6/2023).

Menindaklanjuti kejadian tersebut, perwakilan kedua belah pihak kesebelasan dipanggil ke Mapolsek Tengaran untuk melaksanakan mediasi. Keduanya sepakat mengambil jalan damai disaksikan oleh panitia penyelenggara dengan membuat surat pernyataan yang dibubuhi tanda tangan di atas materai.

“Jadi permasalahan sudah selesai, kedua belah pihak sepakat damai,” terangnya.

Sementara pasca kejadian, wasit berhasil diamankan oleh personel Polsek Tengaran dan Babinsa setempat. Sedangkan pertandingan berhasil dimenangkan oleh kesebelasan Putra Utama FC. (win)

Kabar Terkini

POPULER

Relokasi Makam Wonokendeng di Lingkungan Lonjong, Ngampin, Ambarawa, Kabupaten Semarang, yang terdampak pembangunan Tol Jogja-Bawen masih menunggu tindak lanjut Pemkab Semarang. Warga telah memilih lahan pengganti sekitar 5.000 meter persegi, tetapi proses pembelian belum berjalan. Kepastian dibutuhkan karena makam lama masih digunakan dan menampung sekitar 550 makam.
Makam Wonokendeng Terdampak Tol Jogja-Bawen, Warga Sudah Pilih Lahan Baru tapi Relokasi Belum Jelas
Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
Trans Banyumas Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
Trans Banyumas: Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
Haryono (58), warga Desa Diwak, Bergas, Kabupaten Semarang, selamat dari tenggelamnya KM Virgo 8 di perairan Masalembo, Minggu (13/9/2026). Ia bersama sembilan korban lain bertahan di rakit penolong sebelum ditemukan kapal nelayan. Haryono mengaku mengalami sejumlah kejadian yang dianggapnya sebagai firasat sebelum kapal berangkat menuju Kalimantan Tengah.
Cerita Korban Selamat Kapal Virgo Asal Kabupaten Semarang, Nasi Berkat yang Tumpah hingga Mimpi Kapal Tenggelam
[pekok2]