KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Lapas Semarang Buka Program Rehabilitasi Sosial Untuk Pulihkan Ketergantungan Narkoba 

Lapas Semarang Buka Program Rehabilitasi Sosial Untuk Pulihkan Ketergantungan Narkoba 

Lapas Semarang Buka Program Rehabilitasi Sosial Untuk Pulihkan Ketergantungan Narkoba 

SEMARANG – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Semarang membuka program rehabilitasi sosial agar masyarakat bisa terhindar dari ketergantungan obat-obatan terlarang khususnya narkoba.
Hal ini diadakan mengingat pola pikir global mengenai pecandu narkotika dalam perkembangannya bukanlah lagi diartikan sebagai pelaku kriminal melainkan sebagai orang yang menderita penyakit atau kecanduan.
Program rehabilitasi sosial merupakan upaya menurunkan tingkat penggunaan narkoba dan mengubah perilaku atau pola pikir masyarakat. Serta bertujuan untuk memulihkan kembali rasa harga diri, percaya diri, kesadaran, serta tanggung jawab terhadap masa depan diri, keluarga, maupun sesama warga binaan.
Kalapas Semarang, Supriyanto menjelaskan bahwa perilaku hidup sehat selama warga binaan menjalani pidana di Lapas akan berdampak baik terhadap kehidupan sekarang maupun setelah bebas.
“Kami mendukung penuh program rehabilitasi sosial agar para pecandu narkoba bisa pulih dan tidak kembali kambuh sehingga lingkungan lapas betul-betul terbebas dari peredaran dan penyalahgunaan narkoba,” jelas Supriyanto seperti rilis yang diterima Rabu (2/2/20222).
Kegiatan Rehabilitasi Sosial ini akan diikuti oleh 150 narapidana yang dilaksanakan selama kurun waktu 6 bulan dengan menggandeng Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jateng sebagai assessor dan pengisi materi.
Program dari rehabilitasi yang didadakan ini meliputi assessment, Konseling Adiksi, Terapi Kelompok, Seminar, Bimbingan Rohani, Family Support Group, Case Conference dan Recreational.
“Harapannya, dengan dilaksanakannya program rehabilitasi sosial ini, dapat memberikan dampak positif dan pemulihan dari ketergantungan narkotika kepada warga binaan. Dan dalam waktu enam bulan ke depan sudah ada keberhasilan dalam program ini,” paparnya.
Disisi lain, Suprinyanto berpesan agar warga binaan bisa menunjukkan sebagai individu-individu yang bertanggung jawab dan dapat dibina, serta bisa menghasilkan karya bagi sesama masyarakat.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

GIIAS Semarang 2026 menyiapkan tiga pilihan parkir bagi pengunjung di Gedung Muladi Dome UNDIP, area belakang SPBU UNDIP, dan sepanjang Jalan Banyu Putih Raya. Parkir utama menampung lebih dari 780 kendaraan, sementara area tambahan berkapasitas hingga 200 kendaraan. Pengunjung dari Jalan Banyu Putih Raya juga mendapat fasilitas shuttle bus gratis.
Ini Tempat Parkir GIIAS 2026 Semarang
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Selasa, 6 Oktober 2026, didominasi kondisi cerah hingga berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30 WIB mencatat suhu udara Semarang 27,7 derajat Celsius dengan kelembapan 75 persen. Hujan ringan berpotensi terjadi di sebagian pegunungan bagian tengah dan sekitarnya, sementara risiko kebakaran hutan dan lahan tetap perlu diwaspadai.
06 Oktober 2026: Cuaca Semarang Cerah Berawan, Hujan Ringan Berpotensi Turun di Pegunungan Jawa Tengah
DPC GEKRAFS Salatiga Dikukuhkan, Potensi Ekonomi Kreatif Terus Dikembangkan hingga Pasar Internasional
DPC GEKRAFS Salatiga Dikukuhkan, Potensi Ekonomi Kreatif Terus Dikembangkan hingga Pasar Internasional
Urban Steak di Karangpete, Benoyo, Salatiga, menawarkan sajian steak bergaya western street food dengan penyajian menyerupai restoran. Berdiri hampir tiga tahun, usaha milik Ery Setiawan ini menghadirkan olahan ayam dan daging sapi dengan harga mulai sekitar Rp20.000, serta melayani pelanggan langsung di lokasi maupun pesanan untuk acara privat.
Urban Steak Salatiga, Sajian Western dengan Konsep Kuliner Jalanan
[pekok2]