KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Lima Bulan Tutup, Pasar Hewan Ambarawa Kembali Dibuka Bersyarat

Lima Bulan Tutup, Pasar Hewan Ambarawa Kembali Dibuka Bersyarat

Lima Bulan Tutup, Pasar Hewan Ambarawa Kembali Dibuka Bersyarat

UNGARAN – Tren penurunan kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang menyerang hewan ruminansia di Kabupaten Semarang membuat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Semarang melonggarkan sejumlah kebijakan. Salah satunya adalah dengan dibukanya kembali pasar hewan Ambarawa atau pasar pon sejak Selasa (4/10/2022).

Meski demikian ada beberapa syarat yang harus dipenuhi bagi para pedagang yang hendak berjualan hewan ternak di pasar hewan terbesar di Kabupaten Semarang ini.

“Pedagang yang boleh masuk area pasar adalah pedagang yang ber-KTP Kabupaten Semarang, kemudian hewan ternak yang dijual merupakan hewan asal Kabupaten Semarang atau lokal,” ujar Kepala Dinas Pertanian Perikanan dan Pangan (Diseprtanikap) Kabupaten Semarang Wigati Sunu di Ungaran, Rabu (12/11/2022).

Kemudian syarat yang lain, lanjut Sunu, kendaraan pengangkut ternak hanya diperkenankan satu kali masuk area pasar, serta hewan ternak harus dalam kondisi yang sehat. Jika terdapat satu hewan yang terindikasi PMK, maka semua ternak yang dibawa dalam satu kendaraan itu tidak boleh masuk ke area pasar.

“Seluruh persyaratan itu harus dipenuhi untuk mencegah penyebaran virus PMK agar tak merebak kembali,” tambahnya.

Salah seorang pedagang sapi asal Ambarawa, Joko (40) mengungkapkan masih belum merasakan perbedaan aktivitas jual beli antara sebelum dan sesudah dibukanya Pasar Pon.

“Saat ini mungkin masih sekitar 100-an ekor yang dijual, kalau dulu sebelum PMK seribuan ekor juga ada,” katanya.

Sebagai informasi, berdasarkan data yang dilansir dari Dispertanikap Kabupaten Semarang hingga 9 Oktober 2022 hanya ada penambahan satu ekor sapi suspek PMK. Sedangkan jumlah kumulatif hewan ternak yang terpapar PMK di Kabupaten Semarang ada 6.260 ekor, dengan 145 ekor mati dan 5.251 ekor kembali pulih. (win)

 

Knowledge

Tidak ada postingan.

Kabar Terkini

POPULER

Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) menggelar Job Fair ke-49 pada 22–23 Oktober 2026 di Balairung UKSW, Salatiga, pukul 09.00–16.00 WIB. Kegiatan gratis dan terbuka untuk umum ini menghadirkan 393 lowongan dari lebih dari 35 perusahaan dan sekolah, serta menyediakan lokakarya karier, konsultasi kesiapan kerja, dan kesempatan mengikuti tes seleksi secara langsung.
393 Loker dari 35 Perusahaan Tersedia dalam Job Fair UKSW ke-49
Kontingen sambo Kota Salatiga meraih tiga medali emas, satu perak, dan satu perunggu pada hari pertama Porprov Jawa Tengah 2026, Kamis (22/10). Medali emas dipersembahkan Michel Angelo, Nanda Bagus Yuniarta, dan Rendi Dwi Kuncoro. Sementara itu, Pradipa Bagaskara Pratama meraih perak dan Surya Adji Nugroho menyumbangkan perunggu.
Sambo Salatiga Borong Tiga Emas dalam Porprov Jateng
Siswi MTsN Salatiga Raih Medali Emas dalam Lomba KREASI 2026 di Yogyakarta
Siswi MTsN Salatiga Raih Medali Emas dalam Lomba KREASI 2026 di Yogyakarta
Pemerintah Kota Salatiga melalui Dinas Pendidikan menyalurkan insentif kesejahteraan kepada 1.009 guru dan tenaga kependidikan (GTK) Non-ASN dari berbagai jenjang pendidikan, Senin (19/10/2026). Dengan total alokasi anggaran Rp6,642 miliar, bantuan ini menjadi bentuk dukungan terhadap kesejahteraan pendidik. Wali Kota Robby Hernawan juga mendorong penguatan pendidikan karakter, pencegahan perundungan, serta adaptasi guru terhadap perkembangan teknologi.
Alhamdulillah! Pemkot Salatiga Berikan Insentif 1.009 Guru Non-ASN
[pekok2]