URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Kecelekaan karambol maut terjadi di Jalan Wonosobo-Parakan turut Simpang 4 Pasar Kertek Kelurahan Kertek, Kecamatan Kertek Kabupaten Wonosobo pada Sabtu (10/9/2022)

Mbak Google

KABAR RASIKA

Lima Kendaraan Terlibat Kecelakaan di Jalan Wonosobo – Parakan, Polisi: Enam Orang Meninggal Dunia

Lima Kendaraan Terlibat Kecelakaan di Jalan Wonosobo – Parakan, Polisi: Enam Orang Meninggal Dunia

Lima Kendaraan Terlibat Kecelakaan di Jalan Wonosobo – Parakan, Polisi: Enam Orang Meninggal Dunia

featured-img

SEMARANG – Kecelekaan karambol maut terjadi di Jalan Wonosobo-Parakan turut Simpang 4 Pasar Kertek Kelurahan Kertek, Kecamatan Kertek Kabupaten Wonosobo pada Sabtu (10/9/2022) sekira pukul 02.00 WIB.

Kabidhumas Polda Jateng, Kombes Pol M Iqbal Alqudusy menjelaskan, insiden ini melibatkan 5 kendaraan yakni Bus Pariwisata bernomor polisi N-7944-US, Pickup L300 bernomor polisi AA-8948-YF, Pickup L300, mobil Kijang Innova dan Nissan Livinan. Akibat kejadian tersebut, enam orang meninggal dunia, satu luka berat dan satu orang luka ringan.

“Laka klasifikasi berat. Enam orang meninggal dunia. Kini korban yang meninggal dan luka-luka dibawa ke RS PKU Muhammadiyah Wonosobo untuk mendapatkan pemeriksaan medis,” ujar Iqbal saat dikonfirmasi.

Iqbal menjelaskan, korban yang meninggal dunia masing-masing bernama Supono pengemudi L300 mengalami luka parah pada kepala. Lalu Nur Suwarto luka parah pada kepalanya dan dinyatakan meninggal setelah mendapat perawatan 1 jam di RS PKU Muhammadiyah Kab. Wonosobo.

Korban lainnya yakni, Ponijan, Andi Bahtiyar, Yuliyani dan Dita dimana mereka berempat mengalami luka parah di kepala. “Korban masih dalam pendataan. Untuk korban luka ringan bernama Ainun Zaki mengalami lecet kaki kanan dan memar di kepala. Sedangkan korban luka berat bernama Galih Setiawan mengalami luka terbuka di kepala,” jelasnya.

Iqbal menjelaskan, dari hasil pemeriksaan sementara, kejadian ini bermula ketika Bus Pariwisata yang dikemudikan oleh Hardiyatna Adhita berpenumpang kurang lebih 39 orang melaju dari arah Parakan menuju Wonosobo. Ketika akan di lokasi kejadian melewati jalan beraspal lurus dua jalur yang menurun, diduga rem tidak berfungsi sehingga bus tersebut tidak terkendali.

“Bus lalu menabrak Pickup L300 bernomor polisi AA-8948-YF yang melaju searah didepannya, kemudian masih melaju hingga kurang lebih 2 kilometer dan menabrak tiga kendaraan lainnya,” paparnya.

Hingga kini kejadian tersebut masih dalam penanganan oleh kepolisian untuk mencari tahu penyebab pasti kecelakaan lalu lintas ini.

BACA JUGA :

Aksi tiga remaja yang mengeluarkan separuh badan dari jendela mobil saat melaju di ruas Tol Semarang-Solo viral di media sosial. Peristiwa yang terjadi di KM 430 wilayah Kabupaten Semarang itu berujung penindakan tilang oleh personel Patroli Jalan Raya (PJR). Selain dikenai sanksi tilang, para pelaku juga diminta membuat video permintaan maaf dan menandatangani surat pernyataan agar tidak mengulangi perbuatannya karena aksi tersebut dinilai membahayakan keselamatan.
Viral Remaja Keluar dari Jendela Mobil di Tol Semarang-Solo, Tiga Pemuda Ditilang dan Minta Maaf
Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Tol Bawen–Salatiga Km 452+800 Jalur A, wilayah Kauman Kidul, Sidorejo, Kota Salatiga, Senin (13/7/2026). Sebuah Toyota Innova menabrak bagian belakang truk tronton saat diduga hendak mendahului dari lajur kanan. Akibat kejadian tersebut, pengemudi Innova mengalami luka berat dan menjalani perawatan intensif di rumah sakit, sementara polisi masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan.
Innova Tabrak Truk Tronton di Tol Bawen–Salatiga, Pengemudi Alami Luka Berat
Mozza Axillia Gunarsa, remaja 18 tahun asal Desa Gebugan, Bergas, Kabupaten Semarang, belum ditemukan setahun setelah meninggalkan rumah pada 25 Juni 2025. Keluarga bersama polisi telah menelusuri sejumlah petunjuk di Semarang, Yogyakarta, Jombang, Indramayu, hingga Solo, tetapi belum menemukan keberadaannya dan berharap Mozza segera pulang.
Setahun Hilang, Keberadaan Gadis Asal Bergas Masih Misterius. Ayahanda: "Pulang, Nak. Katanya mau kuliah di Undip"
Rumpun bambu di belakang rumah warga di RT 03 RW 06, Kelurahan Tegalrejo, Kecamatan Argomulyo, Kota Salatiga, terbakar pada Rabu (8/7/2026) sekitar pukul 09.00 WIB. Api diduga berasal dari pembakaran ban sepeda motor bekas di dekat lokasi, lalu berhasil dipadamkan oleh Damkar Kota Salatiga bersama aparat dan warga tanpa menimbulkan korban jiwa.
Aparat Bersatu Padu Padamkan Api yang Menghanguskan Pohon Bambu
Dua rumah warga milik Asfiah dan Tumadi di Dusun Cabean Kulon, Desa Karangduren, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, hangus terbakar pada Rabu (8/7/2026) sekitar pukul 11.30 WIB. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik dan cepat membesar karena bangunan berbahan kayu serta tiupan angin, sebelum tiga unit mobil pemadam berhasil melokalisasi api tanpa korban jiwa maupun luka.
Dua Rumah Kayu di Karangduren Tengaran Terbakar, Diduga karena Korsleting
Satlantas Kepolisian Resor Semarang bersama PT Trans Marga Jateng, Sat PJR Polda Jawa Tengah, Dinas Perhubungan Kabupaten Semarang, dan Dinas Kesehatan Kota Semarang menggelar sosialisasi keselamatan berkendara serta pemeriksaan kesehatan gratis bagi sopir truk di Rest Area KM 429 A Ungaran, Tol Semarang-Solo. Kegiatan yang menyasar kendaraan diduga over dimension over loading itu dilakukan sebagai edukasi menuju program Zero ODOL 2027 tanpa penindakan atau tilang.
Menuju Zero ODOL 2027, Polisi Temukan 50 Truk Bermuatan Berlebih di Rest Area KM 429 Ungaran

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Masuki Musim Kemarau PDAM Salatiga Pastikan Ketersediaan Air bagi Pelanggan
Masuki Musim Kemarau PDAM Salatiga Pastikan Ketersediaan Air bagi Pelanggan
PT Mitra Anugerah Bumi Agung berkomitmen memperbaiki jalan rusak di Desa Tlompakan, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, mulai 12 Juli 2026 setelah audiensi dengan warga dan DPRD Kabupaten Semarang, Jumat (3/7/2026). Warga juga menuntut pembatasan jam operasi, kelayakan armada, perbaikan drainase, dan rambu keselamatan. DPRD akan mendorong penghentian sementara tambang bila komitmen tidak direalisasikan.
DPRD Kabupaten Semarang Ultimatum Tambang Galian C di Tuntang: Taati Kesepakatan atau Operasional Ditutup!
Polres Salatiga menangkap sejumlah pelaku tawuran yang diduga terlibat dalam penyiraman air keras terhadap anak berusia 14 tahun di Jembatan depan Makam Ngemplak, Jalan Lingkar Selatan, Kamis (2/7/2026) dini hari. Empat pemuda ditetapkan sebagai tersangka kepemilikan senjata tajam tanpa izin setelah bentrokan yang dipicu tantangan melalui Instagram itu menyebabkan satu korban meninggal dunia.
Remaja Luar Kota Salatiga Tawuran di JLS, Anak 14 Tahun Meninggal usai Disiram Air Keras