KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Diduga Tercemar Limbah, Ratusan Ikan Dewa di Kali Serang Tengaran Mati

Diduga Tercemar Limbah, Ratusan Ikan Dewa di Kali Serang Tengaran Mati

Diduga Tercemar Limbah, Ratusan Ikan Dewa di Kali Serang Tengaran Mati

Warga temukan ikan mati

RASIKAFM.COM | TENGARAN — Kondisi Kali Serang di wilayah Dusun Gading, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, dikeluhkan warga setelah air sungai diduga tercemar limbah selama tiga hari terakhir. Pencemaran itu menyebabkan ikan-ikan lokal mati, air menimbulkan rasa gatal saat terkena kulit, hingga bau menyengat yang tercium sampai kawasan permukiman warga.

Sejumlah warga bersama karang taruna Dusun Gading bahkan turun langsung menyisir aliran sungai untuk menelusuri kondisi pencemaran yang disebut membentang hingga sekitar 10 kilometer.

Rofii, warga yang ikut melakukan penelusuran, mengatakan kondisi air sungai berubah dan dipenuhi ikan mati di sejumlah titik aliran Kali Serang.

“Sepanjang sungai banyak ikan mati. Yang paling banyak ikan dewa atau clenger,” kata Rofii, Selasa (19/5/2026).

Menurut warga, ikan dewa yang selama ini menjadi ikan khas di Kali Serang kini banyak ditemukan mati mengambang di aliran sungai. Selain itu, ikan koi yang biasa hidup di sungai tersebut juga ikut terdampak.

Lutfi, warga lainnya, menyebut pencemaran diduga sudah berlangsung selama tiga hari. Warga juga mencium bau busuk menyengat terutama selepas magrib.

“Airnya seperti badek dan baunya busuk sekali. Bahkan baunya sampai ke perumahan warga,” tambahnya.

warga menduga limbah dibuang pada jam-jam tertentu karena perubahan warna air dan bau menyengat sering muncul setelah magrib.

Selain menyebabkan kematian ikan, warga mengaku air sungai juga menimbulkan rasa gatal apabila terkena kulit atau digunakan untuk kebutuhan tertentu.

Video amatir warga soal Kali serang

Kabar Terkini

POPULER

Pemetaan Zona Kerentanan Gerakan Tanah (ZKGT) menjadi salah satu upaya memperkuat mitigasi bencana di Kabupaten Semarang dan Kota Salatiga. Hal itu dibahas dalam Forum Konsultasi Publik di Hotel Aston Semarang, Senin (28/9/2026), untuk menyamakan pemahaman serta mendorong pemanfaatan data dalam perencanaan pembangunan dan kesiapsiagaan masyarakat.
Peta Zona Gerakan Tanah Kabupaten Semarang-Salatiga Dibahas, Mitigasi Jadi Perhatian
Trans Banyumas Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
Trans Banyumas: Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
Seorang siswa kelas 4 SD Hj Isriati Moenadi, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, berinisial R diduga menjadi korban perundungan oleh teman sekelas pada Rabu (23/9/2026). R mengalami sejumlah memar, luka di belakang telinga, bibir pecah, serta trauma setelah kejadian. Pihak sekolah mengaku telah memberikan konsekuensi kepada siswa yang terlibat dan menyiapkan pembinaan serta upaya pemulihan kondisi psikologis korban.
Diduga Jadi Korban Perundungan Berulang, Siswa SD Hj Isriati Moenadi Ungaran Alami Luka hingga Trauma
Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
[pekok2]