URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Salatiga, melalui Forum Locus Intelektual edisi 3, menggelar acara bertema "Menakar Kanvas Kepemimpinan 2024: Pertarungan Visi Anies, Prabowo, dan Ganjar" dalam rangka peringatan Hari Pahlawan 10 November. Acara yang berlangsung di sekretariat MD KAHMI Kita Salatiga di Jalan Merdeka Selatan ini menjadi platform dialektika taktis konstruktif.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Locus Intelektual KAHMI Salatiga, Bedah Visi Calon Presiden 2024 Anies, Prabowo dan Ganjar

Locus Intelektual KAHMI Salatiga, Bedah Visi Calon Presiden 2024 Anies, Prabowo dan Ganjar

Locus Intelektual KAHMI Salatiga, Bedah Visi Calon Presiden 2024 Anies, Prabowo dan Ganjar

Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Salatiga, melalui Forum Locus Intelektual edisi 3, menggelar acara bertema "Menakar Kanvas Kepemimpinan 2024: Pertarungan Visi Anies, Prabowo, dan Ganjar" dalam rangka peringatan Hari Pahlawan 10 November. Acara yang berlangsung di sekretariat MD KAHMI Kita Salatiga di Jalan Merdeka Selatan ini menjadi platform dialektika taktis konstruktif.
Foto dok IST
Kahmi Salatiga saat acara bedah visi misi capres 2024
featured-img

RASIKAFM. COM | SALATIGA – MD Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Salatiga menggelar Forum Locus Intelektual edisi 3 dalam peringatan hari pahlawan 10 November. Bertema “Menakar Kanvas Kepemimpinan 2024: Pertarungan Visi Anies, Prabowo, dan Ganjar,” acara ini menjadi ajang dialektika taktis konstruktif di sekretariat MD KAHMI Kita Salatiga di Jalan Merdeka Selatan.

Ipung Purwadi, Koordinator MD KAHMI Salatiga, membuka acara dengan semangat, “Selamat datang di forum akademis Locus Intelektual, tempat bebas berbicara dengan basis argumentasi dan akal sehat untuk memberi cahaya bagi masyarakat, meneladani semangat pahlawan.” ujarnya.

Dr. H. Muh Haris, menyampaikan visi Anies sebagai calon presiden 2024 dengan mengatakan, “Visi Anies berdasarkan teori keadilan deontologi Imanuel Kant, menciptakan Indonesia adil makmur untuk semua.”

Dr. Mohammad Nasih, melihat Prabowo sebagai calon presiden yang berwawasan geopolitik global, menyatakan, “Prabowo melibatkan diri dalam isu-isu global dan lokal, menunjukkan kepekaannya terhadap kerusakan lingkungan dan masa depan anak-anak Indonesia.”

Forum ini tidak hanya sebagai wadah diskusi tetapi juga sumber inspirasi bagi masyarakat untuk memahami visi calon presiden 2024. Prof. Dr. Mukti Ali, sebagai moderator, menyatakan, “Locus Intelektual akan terus berlanjut untuk memberi cahaya pencerah bagi masyarakat dengan mengulas topik-topik aktual.”

Dalam penutupan acara, dua narasumber diberi cinderamata mata oleh Prof Dr Rasimin, M.Pd, ( KAHMI Salatiga) berupa kaos Locus Intelektual KAHMI Salatiga.

BACA JUGA :

Sebanyak 111 siswa SMP Arunika dan SD School of Life Lebah Putih mengikuti Kemah Alih Golongan 2026 di Bumi Perkemahan Kuncen, Polobogo, Kabupaten Semarang. Kegiatan dikemas sebagai pembelajaran berbasis pengalaman untuk melatih kemandirian, kerja sama, pemecahan masalah, dan kemampuan berpikir kritis melalui berbagai tantangan di alam.
Ratusan Siswa ikuti Kemah Alih Golongan, Tanamkan Sikap Belajar Mandiri, dan Bekerja Sama di Alam
Setelah sekitar 21 tahun terpisah dari keluarga, Nuryanto, warga Bugel, Sidorejo, Salatiga, akhirnya kembali ke rumah setelah ditemukan di Rumah Rehabilitasi Jalma Sehat, Kudus. Informasi tentang asalnya dari Salatiga ditelusuri relawan dan Dinas Sosial hingga identitasnya dipastikan oleh keluarga.
Setelah 21 Tahun Menghilang, Nuryanto akhirnya bisa Pulang ke Salatiga
Sebanyak 165 warga binaan Rutan Kelas IIB Salatiga mengikuti Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) yang digelar BPS Kota Salatiga di Aula Rutan, Kamis (20/8/2026). Pendataan tersebut dilakukan untuk memperoleh data ekonomi yang akurat dan komprehensif sebagai dasar perencanaan pembangunan, sekaligus memperkuat sinergi antara BPS dan jajaran pemasyarakatan.
Sensus Ekonomi 2026 Sasar Rutan Salatiga
Sebuah kios perlengkapan pakaian muslim di Pasar Raya II, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Salatiga, terbakar pada Kamis (20/8/2026) sekitar pukul 11.00 WIB. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik pada lampu bagian atas ruko yang digunakan sebagai gudang. Tiga unit mobil damkar dikerahkan dan api berhasil dipadamkan tanpa korban jiwa.
Tiga Unit Mobil Pemadam Lumpuhkan Api yang Membakar Kios Perlengkapan Muslim di Salatiga
Kejaksaan Negeri Salatiga memberikan penyuluhan hukum kepada siswa SMP Negeri 10 Salatiga melalui program Jaksa Masuk Sekolah (JMS), Kamis (20/8/2026). Kegiatan yang berlangsung di mushola sekolah tersebut membahas perundungan, tawuran, kekerasan, narkotika, pelecehan seksual, pencurian, hingga penggunaan media sosial secara bijak untuk membangun kesadaran hukum sejak dini.
Program JMS di SMP 10 Salatiga, Siswa Diberikan Materi Tentang Hukum dan Konsekuensinya
Kejaksaan Negeri Salatiga menyetorkan Rp150.297.670 hasil lelang 19 lot Barang Rampasan Negara ke Kas Negara, Kamis (20/8/2026). Lelang yang digelar melalui KPKNL Semarang pada 11–12 Agustus itu diikuti 66 peserta dan mencakup berbagai barang, mulai dari mobil, ponsel, pompa, penampungan air hingga tanah.
Eksekusi Tuntas, Kejaksaan Negeri Salatiga Setorkan Uang Ratusan Juta ke Kas Negara

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Setelah sekitar 21 tahun terpisah dari keluarga, Nuryanto, warga Bugel, Sidorejo, Salatiga, akhirnya kembali ke rumah setelah ditemukan di Rumah Rehabilitasi Jalma Sehat, Kudus. Informasi tentang asalnya dari Salatiga ditelusuri relawan dan Dinas Sosial hingga identitasnya dipastikan oleh keluarga.
Setelah 21 Tahun Menghilang, Nuryanto akhirnya bisa Pulang ke Salatiga
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan