KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Memberatkan Pelaku Usaha, PHRI Demak Tolak Perpanjangan PPKM

Memberatkan Pelaku Usaha, PHRI Demak Tolak Perpanjangan PPKM

Memberatkan Pelaku Usaha, PHRI Demak Tolak Perpanjangan PPKM

Pengurus BPC PHRI Kabupaten Demak menunjukan surat keberatan kepada Bupati Demak terkait adanya perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), Minggu 24 Januari 2021 /Dok. BPC PHRI Demak

RASIKAFM – Badan Pimpinan Cabang Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (BPC PHRI ) Kabupaten Demak menolak adanya perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Perpanjangan PPKM yang rencananya dimulai 26 Januari hingga 8 Februari 2020 tersebut dinilai memberatkan para pelaku usaha hotel dan restoran di Kota Wali. Pasalnya, Pelaksanaan PPKM yang saat ini masih berjalan berdampak pada menurunnya omset penjualan mereka dan juga pedagang kuliner lainnya.

Ketua BPC PHRI Kabupaten Demak, Santoso mengatakan, dua Minggu pelaksanaan PPKM sejak 11-25 Januari, para pelaku usaha mengalami penurunan omset yang sangat signifikan hingga mencapai 50 persen lebih. Sehingga banyak pengusaha yang terpaksa melakukan pengurangan hari kerja karyawan agar keberlangsungan usaha mereka bisa bertahan.PPKM yang berjalan selama ini, membatasi jam operasional para pelaku usaha kuliner. Mereka hanya diperbolehkan membuka usahanya sampai jam 7 malam.

BPC PHRI Demak, telah melayangkan surat keberatan perpanjangan PPKM kepada Bupati dan DPRD Demak. Jika memang Pemerintah Kabupaten Demak tetap melaksanakan perpanjangan PPKM, pihaknya mendesak agar kebijakan tersebut tidak kaku dan ada kelonggaran jam operasional.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
Pemkab Semarang mendorong Wisata Edukasi Setepeng di Bergas Lor menjadi pusat pelatihan keterampilan bagi masyarakat, termasuk ASN dan non-ASN menjelang pensiun. Budidaya ayam petelur dan ikan menjadi salah satu pilihan usaha yang dapat dipelajari secara langsung. Kawasan seluas sekitar 2,2 hektare itu juga akan dikembangkan dengan tanaman buah dan komoditas lainnya.
Wisata Edukasi Setepeng Jadi Tempat Belajar Usaha, Bupati Semarang Sasar ASN Jelang Pensiun
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
Jateng Guyub menggelar aksi penolakan rencana pembangunan geothermal di kawasan Gunung Ungaran dan Gunung Lawu sejak Selasa (22/9/2026). Gerakan yang disebut menghimpun elemen masyarakat dari 28 kabupaten/kota di Jawa Tengah itu dilakukan dengan berjalan kaki menuju Kantor Gubernur Jawa Tengah karena kekhawatiran terhadap dampak lingkungan dan kehidupan generasi mendatang.
Massa Gelar Aksi Longmarch Gedong Songo-Kantor Gubernur Jateng, Suarakan Penolakan Geothermal
[pekok2]