URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Bupati Semarang yang baru dilantik sekaligus Ketua DPC PDIP Kabupaten Semarang, Ngesti Nugraha, menyatakan akan menunggu perkembangan lebih lanjut terkait instruksi dari Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, mengenai penundaan keberangkatan kepala daerah kader PDIP ke Magelang untuk mengikuti retret bersama Presiden Prabowo Subianto.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Ngesti Nugraha Masih Tunggu Perkembangan Soal Tunda Keberangkatan Retret dari Megawati

Ngesti Nugraha Masih Tunggu Perkembangan Soal Tunda Keberangkatan Retret dari Megawati

Ngesti Nugraha Masih Tunggu Perkembangan Soal Tunda Keberangkatan Retret dari Megawati

Bupati Semarang sekaligus Ketua DPC PDIP Kabupaten Semarang Ngesti Nugraha didampingi Wakil Bupati Nur Arifah ditemui di Ungaran, Jumat (21/2/2025). Foto: win
Bupati Semarang sekaligus Ketua DPC PDIP Kabupaten Semarang Ngesti Nugraha didampingi Wakil Bupati Nur Arifah ditemui di Ungaran, Jumat (21/2/2025). Foto: win
featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Ketua DPC PDIP Kabupaten Semarang sekaligus Bupati Semarang yang baru saja dilantik, Ngesti Nugraha, mengungkapkan akan melihat perkembangan lebih lanjut terkait instruksi yang diterimanya dari Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarno Putri.

Instruksi tersebut berisi perintah untuk menunda keberangkatan seluruh kepala daerah kader PDIP ke Magelang, yang semula dijadwalkan untuk mengikuti kegiatan retret bersama Presiden RI Prabowo Subianto.

Ditemui usai memimpin Rapat Koordinasi Perdana Bupati dan Wakil Bupati Semarang periode 2025-2030, di Kantor Setda Kabupaten Semarang pada Jumat (21/2/2025), ia mengonfirmasi telah menerima surat edaran resmi dari PDIP tersebut.

“Sudah saya terima surat edaran secara resmi dari Ketua Umum PDIP terkait penundaan keberangkatan retret di Magelang tadi malam,” ujarnya.

“Saya akan melihat dulu perkembangannya dari pusat, artinya saat ini saya menunggu informasi lebih lanjut,” tegasnya.

Jika nanti instruksi berubah dan kepala daerah diperbolehkan untuk berangkat ke Magelang mengikuti kegiatan retret selama tujuh hari, Ngesti menyatakan siap berangkat kapan saja.

“Prinsipnya, jika nanti diizinkan, kami siap langsung berangkat ke Magelang, kami ready on call,” tuturnya.

Sementara itu, Sekretaris DPC PDIP Kabupaten Semarang, Bondan Marutohening, yang dikonfirmasi terpisah, memilih untuk tidak memberikan komentar mengenai hal ini.

“Saya no comment ya soal itu,” ujarnya singkat.

Sebagai informasi, Retret Kepala Daerah yang dijadwalkan akan berlangsung selama tujuh hari dari tanggal 21-28/2/2025 wajib diikuti oleh seluruh kepala daerah yang dilantik oleh Prabowo Subianto pada Kamis lalu. Namun, instruksi dari Megawati muncul setelah Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto, ditangkap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Kamis petang.

Dalam surat edaran yang dikeluarkan, disebutkan bahwa kepala dan wakil kepala daerah diminta untuk menunda keberangkatan ke Magelang, dan bagi yang sudah dalam perjalanan, diminta untuk berhenti dan menunggu arahan lebih lanjut dari Ketua Umum PDIP. Ngesti Nugraha, yang juga merupakan kader PDIP, termasuk dalam daftar kepala daerah yang terkena instruksi tersebut. (win)

BACA JUGA :

Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional
Mahasiswa KKN Tim II Undip 2026 mengembangkan potensi ekonomi dan pangan lokal di Desa Purworejo, Wonogiri, selama program pengabdian masyarakat. Sebanyak 10 mahasiswa mendampingi UMKM memanfaatkan Google Maps, QRIS, media sosial, dan website untuk pemasaran, sekaligus mengolah singkong dan ikan lele menjadi BoLeSi sebagai alternatif makanan tambahan bergizi bagi balita.
KKN Undip Dorong Transformasi Desa Purworejo Wonogiri melalui Inovasi Pangan dan Digitalisasi Sektor Ekonomi
Rencana pengembangan panas bumi Gunung Ungaran untuk PLTP masih dalam tahap kajian dan belum memasuki pelaksanaan, kata Pemkab Semarang, Kamis (20/8/2026). Pemerintah masih menunggu hasil penelitian potensi geothermal, sekaligus memastikan aspek lingkungan, keamanan, aktivitas warga, dan keberadaan Candi Gedongsongo tetap terlindungi.
Pengembangan Panas Bumi Gunung Ungaran untuk PLTP Bakal Dilanjut, Pemkab Semarang: Masih Tahap Kajian
Satpol PP Kota Salatiga mengedukasi dan mengajak pedagang kaki lima (PKL) bermotor yang berjualan di lingkar dalam Alun-alun Pancasila untuk pindah secara sukarela, Rabu (19/8/2026). Langkah tersebut dilakukan karena aktivitas berjualan dan parkir kendaraan di area tersebut dilarang, sekaligus untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan warga dengan pendekatan humanis.
Humanis! Cara Kabid Ketertiban Satpol PP Salatiga Rayu PKL agar Mau Pindah Sukarela
Artis nasional Anang Hermansyah dan Ashanty mengunjungi Kota Salatiga pada Selasa (18/8/2026) malam untuk menjajaki pemanfaatan sejumlah lokasi sebagai tempat pengambilan gambar film. Didampingi Wali Kota Salatiga Robby Hernawan, rombongan juga menikmati suasana kota sekaligus mengenal potensi budaya, kuliner, UMKM, dan ekonomi kreatif setempat.
Kenakan Blangkon Pecis dan Syal Motif Khas Salatiga, Artis Anang dan Ashanty Keliling Kota
Mahasiswa KKN-T IDBU 54 UNDIP menjalankan program pemberdayaan masyarakat selama 45 hari di Tanjung Anom, Kabupaten Pekalongan. Kegiatan tersebut meliputi pemanfaatan sampah plastik menjadi ecobrick, pengolahan bunga telang, digitalisasi Bank Sampah Bunga Tanjung Lestari, budidaya ikan nilem, edukasi kesehatan, serta sosialisasi keamanan digital untuk meningkatkan kemandirian dan potensi lokal warga.
45 Hari KKN-T IDBU 54 UNDIP: Dari Ecobrick hingga Digitalisasi Website BSU Tanjung Anom

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan
Kejaksaan Negeri Salatiga menyetorkan Rp150.297.670 hasil lelang 19 lot Barang Rampasan Negara ke Kas Negara, Kamis (20/8/2026). Lelang yang digelar melalui KPKNL Semarang pada 11–12 Agustus itu diikuti 66 peserta dan mencakup berbagai barang, mulai dari mobil, ponsel, pompa, penampungan air hingga tanah.
Eksekusi Tuntas, Kejaksaan Negeri Salatiga Setorkan Uang Ratusan Juta ke Kas Negara