URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kabupaten Semarang meminta agar tak ada pembatasan pembelian BBM bersubsidi jenis pertalite dan solar bagi angkutan umum dan barang.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Organda Kabupaten Semarang Minta BBM Bersubsidi untuk Transportasi Umum dan Barang Tak Dibatasi

Organda Kabupaten Semarang Minta BBM Bersubsidi untuk Transportasi Umum dan Barang Tak Dibatasi

Organda Kabupaten Semarang Minta BBM Bersubsidi untuk Transportasi Umum dan Barang Tak Dibatasi

featured-img

UNGARAN – Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kabupaten Semarang meminta agar tak ada pembatasan pembelian BBM bersubsidi jenis pertalite dan solar bagi angkutan umum dan barang. Pasalnya kebutuhan bahan bakar untuk operasional angkutan umum maupun barang sering kali melebihi batas yang ditentukan oleh Pertamina.

Dalam Surat Keputusan Kepala Badan Pengatur Hulu Minyak dan Gas (BPH Migas) Nomor 04/P3JBT/BPH MIGAS/KOM/2020, tercantum aturan mengenai pengendalian penyaluran jenis BBM tertentu. Untuk jenis kendaraan pribadi roda empat, pembelian maksimal 60 liter per hari. Sedangkan angkutan umum orang atau barang roda empat dibatasi 80 liter per hari dan angkutan umum orang atau barang roda enam maksimal 200 liter per hari.

Menyikapi hal itu Ketua DPC Organda Kabupaten Semarang Hadi Mustofa meminta agar tidak ada pembatasan pembelian jenis BBM tertentu terutama solar subsidi bagi angkutan barang.

“Kalau sehari dibatasi maksimal 200 liter, jelas tidak mencukupi. Apalagi jarak yang ditempuh relatif jauh,” ungkapnya di Ungaran, Kamis (8/9/2022).

Menurut Hadi, jika pembatasan itu diberlakukan untuk transportasi umum dan angkutan barang di dalam kota masih masuk akal. Akan tetapi jika jaraknya jauh seperti antarkota antarpropinsi (AKAP) maka tidak akan mencukupi.

“Sebagai contoh kendaraan berat jarak jauh bisa menggunakan solar sekitar 300 liter sampai 400 liter dalam satu hari. Kalau dalam kota oke lah, tapi kalau AKAP jelas nggak cukup,” ujarnya.

Oleh karena itu ia meminta agar ketentuan tersebut ditinjau ulang. Jangan sampai dengan adanya pembatasan itu justru mengganggu kelancaran pengiriman logistik.

“Kasihan kalau di jalan kehabisan bahan bakar. Maka mohon kiranya dibolehkan mengisi BBM lagi jika dirasa jarak yang ditempuh relatif jauh,” tandasnya. (win)

BACA JUGA :

Bupati Semarang Ngesti Nugraha
Pertumbuhan Kawasan Industri Picu Permukiman Baru, Pemkab Semarang Siapkan Penataan
Bupati Semarang Ngesti Nugraha melantik 118 pejabat struktural dan 17 pejabat fungsional di Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang, Ungaran, Kamis (30/7/2026). Pelantikan dilakukan untuk mengisi jabatan yang masih kosong, menyegarkan organisasi, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik. Bupati menegaskan seluruh proses mutasi dan promosi dilaksanakan secara profesional tanpa praktik jual beli jabatan.
Lantik 118 Pejabat, Bupati Semarang Tegaskan Tak Ada Jual Beli Jabatan
Stand Gebyar Lelang Serentak Barang Rampasan dan Barang Sitaan Negara milik Seksi Pemulihan Aset dan Pengelolaan Barang Bukti (PAPBB) Kejaksaan Negeri Salatiga dipadati warga di Joglo 3 Kantor Kejari Salatiga, Rabu (29/7/2026), menjelang pelaksanaan lelang pada 11–14 Agustus 2026. Masyarakat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berkonsultasi mengenai tata cara mengikuti lelang melalui portal resmi sekaligus memperoleh informasi aset yang akan dilelang secara legal.
Sosialisasi Gebyar Lelang Barang Rampasan, Stand PAPBB Kejari Salatiga jadi Idola Calon Peserta Lelang
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Pilkades Serentak 142 Desa di Kabupaten Semarang Masih Menunggu Lampu Hijau Kemendagri, Rp12,6 Miliar Sudah Disiapkan
Pilkades Serentak 142 Desa di Kabupaten Semarang Masih Menunggu Lampu Hijau Kemendagri, Rp12,6 Miliar Sudah Disiapkan

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Bupati Semarang Ngesti Nugraha
Pertumbuhan Kawasan Industri Picu Permukiman Baru, Pemkab Semarang Siapkan Penataan
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga