YOGYAKARTA – Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jawa Tengah memasang target ambisius pada Pemilu mendatang, yakni menembus posisi tiga besar nasional dengan meningkatkan perolehan kursi DPR RI dari Jawa Tengah menjadi 11 kursi.
Target strategis tersebut ditegaskan dalam Bimbingan Teknis (Bimtek) Pimpinan dan Anggota Legislatif PKS se-Jawa Tengah yang digelar Kamis (12/02/2026) di Yogyakarta, mengusung tema “Sinkronisasi, Asta Cita, dan Jateng Maju.”
Sekretaris Jenderal PKS, Muhammad Kholid, menegaskan bahwa anggota legislatif PKS harus menjadi representasi nyata nilai dan ideologi partai, bukan sekadar pemegang jabatan publik.
“Pejabat publik dan alat-alat dewan adalah etalase perjuangan partai. PKS lahir dari gerakan religius yang bertransformasi menjadi kekuatan sosial-politik pro-demokrasi. Identitas itu harus hadir dalam setiap kebijakan,” ujar Kholid.
Ia menekankan pentingnya konsolidasi total menghadapi berbagai kemungkinan sistem pemilu, baik terbuka maupun tertutup, dengan militansi kader sebagai kunci utama.
“Apa pun sistemnya, PKS harus siap. Konsolidasi ini memastikan PKS tetap hadir sebagai solusi nyata bagi masyarakat Jawa Tengah,” pungkasnya.