URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Sebanyak 214 Calon Jemaah Haji (CJH) Kota Salatiga mengikuti pembukaan Bimbingan Manasik Haji Terintegrasi 2026. Kegiatan dibuka Kepala Kementerian Haji dan Umroh Salatiga, Hj. Fuadah Maria Ulfa, di Kantor Kemenhaj Salatiga, Senin (10/2/2026). Manasik digelar untuk membekali pemahaman ibadah dan kesiapan teknis melalui pelatihan lima hari di tiga lokasi berbeda.

Mbak Google

KABAR RASIKA

214 CJH Salatiga Ikuti Bimbingan Manasik Haji Terintegrasi Tahun 2026

214 CJH Salatiga Ikuti Bimbingan Manasik Haji Terintegrasi Tahun 2026

214 CJH Salatiga Ikuti Bimbingan Manasik Haji Terintegrasi Tahun 2026

Calon Jemaah Haji Salatiga 2026
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Sebanyak 214 Calon Jemaah Haji (CJH) Kota Salatiga mengikuti pembukaan Bimbingan Manasik Haji Terintegrasi Tahun 2026 yang digelar di Kantor Kementerian Haji dan Umroh Kota Salatiga, (10/2/2026) pukul 09.00–12.00 WIB. Para peserta merupakan jemaah yang dijadwalkan menunaikan ibadah haji pada 1447 H/2026 M.

Kegiatan dibuka langsung oleh Kepala Kementerian Haji dan Umroh Kota Salatiga, Hj. Fuadah Maria Ulfa, S.H.I. Ia menegaskan bahwa manasik merupakan bagian penting dari pembekalan calon jemaah, mencakup pemahaman ibadah, kesiapan mental, hingga aspek teknis pelaksanaan haji di Tanah Suci.

“Melalui bimbingan manasik ini, kami berharap seluruh calon jemaah haji Kota Salatiga dapat memahami tata cara pelaksanaan ibadah haji dengan baik dan benar, sehingga mampu melaksanakan ibadah secara mandiri, tertib, dan sesuai tuntunan syariat,” ujar Hj. Ulfa.

Ketua Panitia Penyelenggara, H. Yasin, dalam laporannya menyampaikan jumlah peserta manasik tahun ini sebanyak 214 orang. Kegiatan bimbingan dilaksanakan selama lima hari, mulai 10 hingga 14 Februari 2026.

Untuk mendukung efektivitas pelaksanaan, manasik dibagi dalam tiga lokasi, yakni KBIHU Al Muslimin Argomulyo, KBIHU At-Tohiriyah Sidorejo, dan Kantor Kementerian Haji dan Umroh Kota Salatiga. Pembagian lokasi dilakukan untuk mempermudah akses jemaah, terutama lansia, serta memastikan proses pembelajaran dan praktik manasik berjalan optimal dan terkoordinasi.

Penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M mengusung tema “Haji yang Ramah Lansia, Disabilitas dan Perempuan”. Secara nasional, Kementerian Haji dan Umroh menegaskan visi haji 2026 diarahkan pada penyelenggaraan yang berkeadilan, berempati, dan berpihak kepada kelompok rentan, terutama perempuan dan jemaah lansia.

Tema tersebut menjadi acuan dalam peningkatan kualitas pelayanan haji, mencakup aspek kenyamanan, keamanan, serta perlindungan bagi jemaah yang membutuhkan perhatian khusus selama pelaksanaan ibadah di Tanah Suci.

Pembukaan kegiatan berlangsung khidmat dan diikuti antusias oleh seluruh peserta. Melalui manasik terintegrasi ini, para calon jemaah diharapkan dapat mempersiapkan diri secara maksimal sebelum menunaikan rukun Islam kelima.

BACA JUGA :

Bupati Semarang Ngesti Nugraha melantik 118 pejabat struktural dan 17 pejabat fungsional di Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang, Ungaran, Kamis (30/7/2026). Pelantikan dilakukan untuk mengisi jabatan yang masih kosong, menyegarkan organisasi, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik. Bupati menegaskan seluruh proses mutasi dan promosi dilaksanakan secara profesional tanpa praktik jual beli jabatan.
Lantik 118 Pejabat, Bupati Semarang Tegaskan Tak Ada Jual Beli Jabatan
Stand Gebyar Lelang Serentak Barang Rampasan dan Barang Sitaan Negara milik Seksi Pemulihan Aset dan Pengelolaan Barang Bukti (PAPBB) Kejaksaan Negeri Salatiga dipadati warga di Joglo 3 Kantor Kejari Salatiga, Rabu (29/7/2026), menjelang pelaksanaan lelang pada 11–14 Agustus 2026. Masyarakat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berkonsultasi mengenai tata cara mengikuti lelang melalui portal resmi sekaligus memperoleh informasi aset yang akan dilelang secara legal.
Sosialisasi Gebyar Lelang Barang Rampasan, Stand PAPBB Kejari Salatiga jadi Idola Calon Peserta Lelang
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Pilkades Serentak 142 Desa di Kabupaten Semarang Masih Menunggu Lampu Hijau Kemendagri, Rp12,6 Miliar Sudah Disiapkan
Pilkades Serentak 142 Desa di Kabupaten Semarang Masih Menunggu Lampu Hijau Kemendagri, Rp12,6 Miliar Sudah Disiapkan
Petani Desa Kemetul, Kecamatan Susukan, Kabupaten Semarang, mengembangkan budidaya padi semi organik melalui dem area seluas 10 hektare yang melibatkan 21 petani. Program yang telah berjalan hampir tiga tahun ini berhasil meningkatkan produktivitas hingga lebih dari 9 ton per hektare, sekaligus mendorong pengolahan hasil panen menjadi beras bernilai jual lebih tinggi serta pemanfaatan limbah pertanian untuk mendukung konsep zero waste.
Gunakan Great Farm, Petani Kemetul Mulai Bidik Pasar Premium Beras Sehat

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga
Belajar dari Keberhasilan Desa Wisata Penglipuran Bali 3
Belajar dari Keberhasilan Desa Wisata Penglipuran Bali