KAWAN PEMANDU JALAN

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Pelaksanaan Bina Kusuma Candi di Salatiga Hari Ke 2, Puluhan Knalpot Brong Disita

Pelaksanaan Bina Kusuma Candi di Salatiga Hari Ke 2, Puluhan Knalpot Brong Disita

Pelaksanaan Bina Kusuma Candi di Salatiga Hari Ke 2, Puluhan Knalpot Brong Disita

Polisi saat amankan sepeda motor yang gunakan knalpot tidak standart

RASIKAFM.COM | SALATIGA - Dalam rangka cipta kondisi kamtibmas menjelang hari raya Idul Fitri 1444 H, seluruh Jajaran di Polda Jawa Tengah tengah melaksanakan Operasi Kepolisian Kewilayahan dengan sandi “Bina Kusuma Candi-2023” (OBKC). Pun tidak ketinggalan di Polres Salatiga.

Dalam siaran persnya, Kapolres Salatiga AKBP Feria Kurniawan, mengatakan, operasi kewilayahan ini digelar dalam rangka mewujudkan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif khususnya terkait penyakit masyarakat, kenakalan remaja, pelecehan seksual, kekerasan terhadap perempuan dan anak serta premanisme maupun tindak kriminalitas lainnya.

“Operasi kewilayahan guna pemantapan harkamtibmas dengan sandi operasi “Bina Kusuma Candi 2023”, dilaksanakan selama 15 hari terhitung mulai hari Rabu tanggal 29 Maret sampai 12 April 2023 mendatang,” jelas Feria Kurniawan.

Hasilnya, Kamis, 30/03/2023, Satlantas Polres Salatiga melakukan penindakan terhadap pelanggaran kasat mata yang tidak terjangkau kamera Etle, kamera Statis maupun dinamis

“Penindakan terhadap pelanggar lalu lintas yang kasat mata ini kita laksanakan di Jalur Lingkar Salatiga, hasilnya kita tindak dengan tilang manual sebanyak 30 kendaraan roda dua yang menggunakan knalpot tidak standar atau knalpot brong”, ucap AKP Betty Nugroho.

Kasat Lantas menegaskan penindakan yang dilaksanakan bukan bentuk razia namun lebih tepatnya memetik pelanggar kasat mata pada saat anggota di lapangan melaksanakan PH (Police Hazzard) pagi atau pengaturan lalu lintas pagi hari pada saat jam rawan kepadatan arus lalu lintas, seperti knalpot brong, helm tidak standar dan bonceng tiga.

Suasana penindakan knalpot tidak standar di depan SCI

Kabar Terkini

POPULER

Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Kota Semarang menjadi pusat pelaksanaan MTQ Nasional XXXI 2026 selama 10 hari, 11–20 September. Rangkaian dimulai dengan kedatangan kafilah dan Malam Ta’aruf, dilanjutkan pembukaan pada 12 September yang dijadwalkan dihadiri Presiden Prabowo Subianto. Kompetisi berlangsung 13–18 September, sebelum city tour, penutupan, dan kepulangan kafilah ke daerah masing-masing.
Catat Jadwalnya, MTQ Nasional XXXI Digelar 11-20 September di Semarang
Pawai Ta’aruf MTQ Nasional XXXI di Kota Semarang, Sabtu (12/9/2026), menampilkan keragaman budaya sekaligus semangat toleransi masyarakat. Wali Kota Semarang Agustina mengapresiasi keterlibatan masyarakat lintas agama dalam kegiatan tersebut. Lebih dari 1.000 peserta dari 38 kontingen mengikuti pawai sepanjang sekitar 2,5 kilometer dari Balai Kota menuju Kantor Gubernur Jawa Tengah.
Mandra "Sidoel" ikut Pawai Pembukaan MTQ di Semarang