URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Pemerintah Pusat menargetkan pembangunan Jalan Tol Solo-Jogja-Kulonprogo selesai pada Desember 2023, saat ini sedang berupaya untuk mempercepat pengerjaan. Dalam kunjungan lapangan yang dilakukan oleh Menteri PUPR, Menkeu, Gubernur Jateng, dan kepala daerah terkait, disebutkan bahwa pembebasan lahan tol tersebut harus diselesaikan dengan cepat agar tidak mengganggu proses pembangunan jalan tol.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Pembangunan Jalan Tol Solo-Jogja-Kulonprogo Dilanjutkan, Target Rampung Desember 2023

Pembangunan Jalan Tol Solo-Jogja-Kulonprogo Dilanjutkan, Target Rampung Desember 2023

Pembangunan Jalan Tol Solo-Jogja-Kulonprogo Dilanjutkan, Target Rampung Desember 2023

Pemerintah Pusat menargetkan pembangunan Jalan Tol Solo-Jogja-Kulonprogo selesai pada Desember 2023, saat ini sedang berupaya untuk mempercepat pengerjaan. Dalam kunjungan lapangan yang dilakukan oleh Menteri PUPR, Menkeu, Gubernur Jateng, dan kepala daerah terkait, disebutkan bahwa pembebasan lahan tol tersebut harus diselesaikan dengan cepat agar tidak mengganggu proses pembangunan jalan tol.
Menkeu Sri Mulyani dan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono melakukan inspeksi Jalan Tol Solo-Jogja-Kulon Progo seksi 1, paket 1.1 Solo Klaten di Gerbang Tol Kartasura, Kapten Sukoharjo, Jawa Tengah, Senin (27/2/2023)
Menkeu Sri Mulyani dan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono melakukan inspeksi Jalan Tol Solo-Jogja-Kulon Progo seksi 1, paket 1.1 Solo Klaten di Gerbang Tol Kartasura, Kapten Sukoharjo, Jawa Tengah, Senin (27/2/2023)
featured-img

Pembangunan jalan tol di wilayah Jawa Tengah kembali dilanjutkan. Baru-baru ini, Pemerintah Pusat sedang memproses pembangunan Jalan Tol Solo-Jogja-Kulonprogo.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono, mengatakan bahwa Pemerintah Pusat berupaya segera menyelesaikan pembangunan jalan tol tersebut. Targetnya, proses pembangunan akan rampung pada Desember 2023.

Pada hari Senin (27/2/2023), Menteri Basuki melakukan kunjungan bekerja dan pemantauan lapangan penerima uang ganti lahan tol Solo-Jogja-Kulonprogo di Ngasem, Colomadu. Kunjungan tersebut dihadiri oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, serta kepala daerah yang terlintas di Jalan Tol Solo-Jogja-Kulonprogo.

Menteri Basuki menjelaskan bahwa proses penyelesaian pembangunan Jalan Tol Solo-Jogja-Kulonprogo menjadi prioritas karena jalur ini menghubungkan segitiga emas, Jogja-Solo-Semarang. Dia juga menambahkan bahwa proses pekerjaan Jalan Tol Bawen-Jogjakarta telah dimulai karena jalur regular sudah sangat padat. Dalam sehari, sekitar 25 ribu kendaraan melintasi wilayah Solo-Jogjakarta.

Menteri Basuki mengatakan bahwa saat ini proses pembebasan lahan sesi pertama dan kedua sudah mencapai 94 dan 75 persen. Pembebasan lahan diharapkan dapat diselesaikan pada triwulan pertama tahun ini. Untuk pembangunan fisik, sudah mencapai 49 persen.

Sementara itu, Menteri Keuangan Sri Mulyani mengucurkan anggaran sebesar Rp106,95 triliun untuk pembebasan lahan Tol Solo-Jogja-Kulonprogo dan disiapkan anggaran Rp5,902 triliun untuk pembangunan jalan tol tersebut.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menambahkan bahwa pembebasan lahan harus diselesaikan dengan cepat sehingga tidak menghambat pembangunan jalan tol. Menurutnya, pembebasan lahan merupakan salah satu masalah dalam pembangunan jalan tol. Oleh karena itu, pembebasan lahan harus dapat dipercepat sehingga pembangunan jalan tol dapat berjalan lancar.

BACA JUGA :

Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah Abdul Ghoffar Rozin menegaskan pentingnya kesiapsiagaan dan kolaborasi lintas elemen dalam menghadapi bencana saat Apel Kesiapsiagaan Jambore Relawan NU Peduli se-Jawa Tengah di Bumi Perkemahan Harda Walika, Gunungpati, Kota Semarang, Sabtu (25/7/2026). Kegiatan ini diisi peluncuran aplikasi NU Risk, penyerahan bantuan kebencanaan, serta penanaman pohon sebagai upaya memperkuat respons bencana, pemulihan korban, dan konservasi lingkungan.
Gus Rozin: Relawan NU Peduli Harus Siaga, Cepat dan Utamakan Kemanusiaan
Ribuan warga dan wisatawan memadati Alun-alun Salatiga, Jumat (24/7/2026), untuk mengikuti Kenduri Rakyat dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-1276 Kota Salatiga. DPRD Kota Salatiga menyediakan 7.000 porsi makanan dan minuman gratis serta satu gunungan raksasa sebagai wujud rasa syukur dan kebersamaan. Antusiasme masyarakat membuat ratusan stan kuliner habis diserbu hanya dalam hitungan menit
Ribuan Warga Salatiga Berebut 7.000 Porsi Makanan Gratis dalam Acara Kenduri Rakyat HUT Salatiga
Rumah pasangan lansia Muhroji (73) dan Munarti (65) di Dusun Pledokan, Desa Pledokan, Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang, akhirnya mendapat sambungan listrik pada Kamis (23/7/2026) setelah sekitar 20 tahun hidup tanpa aliran listrik. Penyambungan dilakukan menyusul koordinasi Pemerintah Kabupaten Semarang, Pemerintah Desa Pledokan, Kecamatan Sumowono, dan PLN, sehingga keluarga tersebut kini dapat menikmati penerangan listrik untuk kebutuhan sehari-hari dan mendukung proses belajar anak mereka.
Rumah Muhroji Sudah Terang Benderang, Buku Pelajaran Sang Anak Tak Lagi 'Belepotan' Minyak Goreng
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.54
Kejati Jateng dan Kejari Salatiga Lelang Barang Rampasan, Awan Prastyo Imbau Masyarakat Waspadai Penipuan
Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah dan Konsulat Jenderal Republik Rakyat Tiongkok menggelar pertemuan strategis di Semarang untuk memperkuat kerja sama pendidikan, kebudayaan, dan hubungan persahabatan Indonesia–Tiongkok. Pertemuan yang dihadiri Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah Gus Rozin beserta sejumlah pimpinan perguruan tinggi membahas penyediaan pengajar Bahasa Mandarin, peluang beasiswa, kemudahan visa, serta pengembangan jejaring akademik sebagai upaya meningkatkan kolaborasi antar kedua negara.
PWNU Jawa Tengah Perkuat Kerja Sama Strategis dengan Konsulat Jenderal Tiongkok, Fokus pada Pendidikan, Beasiswa, dan Hubungan Bilateral
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.22
Songsong Hari Jadi, Lintas Iman Satukan Doa untuk Salatiga

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Puluhan pecatur dari berbagai daerah mengikuti Turnamen Catur Taman Tingkir Cup I kategori non-master di Kota Salatiga, Minggu (19/7/2026), dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Salatiga. Ajang ini digelar untuk mewadahi penghobi catur, mengembangkan bibit atlet muda, mempererat komunitas pecatur, serta diharapkan menjadi agenda bergengsi yang mampu melahirkan prestasi hingga tingkat nasional.
Puluhan Peserta ikuti Turnamen Catur Taman Tingkir Cup I Non-Master
Forkopimda Kabupaten Semarang tampil sebagai pemain ketoprak bertajuk "Rebut Kembar Mayang" pada puncak peringatan HUT ke-35 DPD Permadani Kabupaten Semarang di GOR Pandanaran Wujil, Kecamatan Bergas, Sabtu (25/7/2026) malam. Ngesti Nugraha bersama jajaran pimpinan daerah turun langsung ke panggung sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya Jawa sekaligus mengajak generasi muda menjaga bahasa, tata krama, dan nilai-nilai luhur budaya melalui seni tradisional
Forkopimda Kabupaten Semarang Main Ketoprak, Cara Unik Permadani Lestarikan Budaya Jawa
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.22
Songsong Hari Jadi, Lintas Iman Satukan Doa untuk Salatiga