KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Pemerintah Diminta Perhatikan Nasip Awak Angkutan

Pemerintah Diminta Perhatikan Nasip Awak Angkutan

Pemerintah Diminta Perhatikan Nasip Awak Angkutan

Hadi Mustofa  saat cek bus penumpang yang sepi

KABUPATEN SEMARANG, RASIKA FM – Pernyataan itu disampaikan Ketua Organda Kabupaten Semarang Hadi Mustofa menanggapi larangan pemerintah untuk mudik saat lebaran nanti, khususnya para pelaku usaha dan pekerja moda transportasi umum. Dengan adanya kebijakan larangan mudik, maka para pelaku usaha dan pekerja moda transportasi umum tidak dapat mengais rezeki pada momen mudik lebaran.

[embedyt] https://www.youtube.com/watch?v=-Klf5daKyG8[/embedyt]

“Mudik merupakan momen bagi pekerja transportasi umum mencari rezeki. Jika mudik dilarang, kami berharap pemerintah memikirkan nasib mereka yang tidak bisa bekerja akibat larangan mudik,” katanya kepada rasikafm.com , Selasa (30/3/2021).

Hadi menyatakan, sebenarnya pihaknya mendukung kebijakan larangan mudik demi mencegah penularan COVID-19. Hanya, kata dia, masyarakat terdampak juga harus dipikirkan secara bijak. “Dengan adanya kebijakan larangan mudik, banyak pekerja transportasi umum yang menganggur. Padahal saat lebaran tentunya banyak kebutuhan yang harus dipenuhi. Saya berharap pemerintah bisa memberikan bantuan semacam BLT kepada mereka,” ujarnya.

Disisi lain, Hadi Mustofa juga meminta pemerintah tidak tebang pilih dalam membatasi operasional moda transportasi umum pada saat mudik lebaran nanti. Semua moda transportasi umum mulai dari travel, bus, kereta api hingga pesawat udara harus berhenti beroperasional selama mudik Lebaran.

“Jika yang dilarang hanya travel, bus, mobil pribadi tentunya larangan mudik yang tujuannya untuk mencegah penularan COVID-19 akan tidak maksimal. Sebab para perantau masih bisa mudik dengan menggunakan kereta api atau pesawat terbang,” katanya.

Sementara itu, sopir bus PO Safari jurusan Semarang – Solo, Erik (45) mengatakan, selama pandemi COVID-19 ini, dalam satu perjalanan pulang pergi Semarang – Solo untuk mendapatkan biaya operasional saja tidak bisa. Sehingga perusahaan sering nombok.

[embedyt] https://www.youtube.com/watch?v=s5G4f-h0avI[/embedyt]
Hadi Mustofa  saat cek bus penumpang yang sepi

“Seperti tadi, satu PP (pulang – pergi) hanya dapat uang Rp120.000. Padahal biaya operasional mencapai sekitar Rp500.000. Untuk beli solar Rp450.000 dan lainnya untuk bayar mandor di terminal,” ujarnya.

Dia mengaku tidak bisa berbuat banyak dan hanya bisa pasrah dalam menghadapi kondisi usaha jasa transportasi yang semakin terpuruk ini. Sebab dirinya harus tetap bekerja lantaran demi melayani masyarakat yang masih membutuhkan jasa transportasi.

“Ya mau bagaimana lagi. Meski tidak mendapatkan hasil, ya tetap bekerja. Sebab perusahaan meminta saya untuk tetap berangkat (kerja). Kami berharap, wabah corona bisa cepat berlalu dan penumpang ramai lagi,” ujarnya. (rief)

Knowledge

Tidak ada postingan.

Kabar Terkini

POPULER

Suasana Hening Iringi Pembukaan Tenis Meja Porprov Jateng, Doa Mengalir untuk Syabilla
Suasana Hening Iringi Pembukaan Tenis Meja Porprov Jateng, Doa Mengalir untuk Syabilla
Tim bola voli indoor putra Kabupaten Semarang mengalahkan Kabupaten Purbalingga dengan skor 3-1 pada Porprov XVII Jawa Tengah 2026 di GOR Pandanaran Wujil, Bergas, Selasa (27/10/2026). Sempat kalah pada set pertama, tuan rumah bangkit melalui perubahan strategi bertahan dan variasi serangan. Kemenangan ini mengantarkan Kabupaten Semarang ke babak berikutnya untuk menghadapi Kabupaten Kudus.
Sempat Tertinggal, Voli Indoor Putra Kabupaten Semarang Bangkit dan Singkirkan Kabupaten Purbalingga
Bakal calon Kepala Desa Cukilan, Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang, Hermawan Sigit atau Nanang, menyiapkan sejumlah gagasan pembangunan yang mencakup perbaikan tata kelola pemerintahan, pengembangan UMKM, optimalisasi wisata lokal, dan pengelolaan sampah rumah tangga. Ia mengusung visi masyarakat religius, maju, sejahtera, dan mandiri dengan mengedepankan partisipasi warga serta penerapan program secara bertahap.
Bertarung dalam Pilkades Cukilan, Hermawan Sigit siapkan sejumlah Jurus Jitu, “urip kudu urup”
Empat Calon Bertarung dalam Pilkades Bener, Beni Tekankan Pemilihan Damai Tanpa Gesekan
Empat Calon Bertarung dalam Pilkades Bener, Beni Tekankan Pemilihan Damai Tanpa Gesekan
[pekok2]