URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]

Mbak Google

KABAR RASIKA

Pemerintah Diminta Segera Prioritaskan Vaksin Bagi Guru

Pemerintah Diminta Segera Prioritaskan Vaksin Bagi Guru

Pemerintah Diminta Segera Prioritaskan Vaksin Bagi Guru

featured-img

Wakil Ketua Komisi X saat melihat dari dekat pelaksanaan PTM di SMP 2 Salatiga, Kamis 1 April 2021

RASIKAFM – Permintaan itu disampaikan wakil ketua komisi X DPR RI Abdul Fikri Fakih. Kepada rasikafm.com pihaknya mengaku akan minta pemerintah pusat memberikan alokasi kuota vaksin khusus bagi tenaga pendidik sebelum diberlakukan pembelajaran tatap muka (PTM).

Wakil Ketua Komisi X DPR RI Bidang Pendidikan, Olahraga, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif itu mengatakan dari pantauan langsung yang dilakukan sebelum PTM diberlakukan sebaiknya pemerintah memvaksin seluruh guru.

[embedyt] https://www.youtube.com/watch?v=M5phZnRrpK8[/embedyt]
Wakil ketua komisi X didampingi Wakil Walikota Salatiga Muh Haris

” pada pertama kali dibuka penularan virus Corona (Covid-19) justru kasusnya naik, artinya tidak sukses. Makanya sekarang, kita harus meminta masukan semua pemangku kepentingan pendidikan termasuk dokter anak. Lalu, kuota vaksinasi guru harus dipenuhi pemerintah,” tambahnya kepada media usai meninjau uji coba PTM di SMP 2 Salatiga, Kamis (1/4/2021)

Menurutnya, persoalan vaksinasi bagi guru menjadi kendala utama diberlakukannya PTM. Kemudian, pembelajaran jarak jauh (PJJ) yang ada sekarang dinilai justru banyak ditemukan siswa tidak paham.

Ia menambahkan, tidak kalah penting persoalan pendidikan karakter terhadap siswa selama PJJ tidak dapat berjalan maksimal.
“Nah, berdasarkan survei yang dilakukan sekira 80 persen orangtua maupun siswa di Salatiga menyetujui PTM. Tapi masalahnya vaksin, jadi kalau bisa kuota vaksin untuk guru ini jelas seperti halnya bagi TNI maupun Polri,” katanya.

Sementara itu,  Kepala Dinas Pendidikan Kota Salatiga Yuni Ambarwati mengakui dari 3000 guru baru 300 guru yang mendapat penyuntikan vaksin Covid-19 dosis pertama. Meskipun demikian, ditargetkan dalam waktu dekat ini akan ada jatah vaksinasi bagi guru. Karenanya apabila PJJ terus diperpanjang pendidikan karakter bagi siswa akan menurun termasuk minat belajarnya.

Kepala SMP 2 Mundjiati saat memberikan keterangan kepada media

“Kalau kebutuhan vaksin guru mulai PAUD, SD, SMP sekitar 3000. Adapun SMA dan SMK secara bertahap data telah masuk di Dinas Kesehatan Kota Salatiga,” ujarnya.

Dilain pihak Kepala Sekolah SMPN 2 Salatiga Mudjiati mengatakan jika saat ini sejumlah persiapan telah dilakukan pihaknya dalam rangka menyambut PTM “secara fasilitas SMP 2 telah siap melaksanakan tatap muka kini pihaknya tinggal menunggu vaksin bagi gurunya” terangnya (rief)

BACA JUGA :

Rest Area Pendopo KM 456 Tol Semarang–Solo di Pabelan, Kabupaten Semarang, dipadati pengunjung pada Minggu (12/7/2026) bertepatan dengan hari terakhir libur sekolah. Ribuan pengguna jalan tol memanfaatkan rest area untuk beristirahat, menikmati kuliner UMKM, dan menggunakan berbagai fasilitas, sementara pengelola mencatat lonjakan sekitar 5.000 pengunjung di masing-masing sisi A dan B selama masa liburan.
Hari Terakhir Liburan, Rest Area Pendopo KM 456 Jadi Titik Singgah Favorit Keluarga
PT Mitra Anugerah Bumi Agung (MABA) menyatakan telah memenuhi tuntutan warga terkait aktivitas tambang galian C di Dusun Banyuurip, Desa Delik, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, dengan memperbaiki 18 titik jalan, mengatur operasional kendaraan, dan melakukan penyiraman jalan. Perbaikan yang dimulai sejak 8 Juli 2026 itu dilakukan lebih cepat dari target sebagai tindak lanjut hasil audiensi bersama warga dan pemerintah.
PT MABA Klaim Penuhi Tuntutan Warga, Perbaiki 18 Titik Jalan di Jalur Tambang Delik–Tlompakan
SMA Sainstek Ahmad Dahlan Salatiga menggelar kegiatan Awalussanah di Gedung DPRD Kota Salatiga, Sabtu (11/7/2026), dengan penyampaian materi menggunakan bahasa Inggris dan Indonesia. Kegiatan ini bertujuan memperkenalkan program sekolah, guru, dan siswa baru sekaligus menegaskan komitmen membangun sekolah modern berbasis sains, teknologi, riset, serta nilai-nilai Al-Qur'an dan Al-Hadits untuk menyiapkan lulusan berdaya saing global.
42 Siswa Baru SMA Sainstek Salatiga ikuti Awalussanah, Penyajian Materi disampaikan dalam Dua Bahasa
Jallu Nusantara dan Fatayat NU Salatiga Jalin Kerja Sama Cegah Kekerasan
Jallu Nusantara dan Fatayat NU Salatiga Jalin Kerja Sama Cegah Kekerasan
Anggota DPR RI Muh Haris bersama Anggota DPRD Jawa Tengah Ida Nurul Farida dan Anggota DPRD Kabupaten Semarang M. Jauhari Mahmud menyerahkan bantuan sembako serta uang tunai kepada korban kebakaran rumah di Desa Karangduren, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang. Bantuan diberikan sebagai bentuk kepedulian sekaligus dukungan agar keluarga korban segera pulih dan kembali beraktivitas.
Pasca Musibah, Tiga Anggota Dewan Berikan Bantuan Korban Kebakaran di Tengaran
Masuki Musim Kemarau PDAM Salatiga Pastikan Ketersediaan Air bagi Pelanggan
Masuki Musim Kemarau PDAM Salatiga Pastikan Ketersediaan Air bagi Pelanggan

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

PT Mitra Anugerah Bumi Agung berkomitmen memperbaiki jalan rusak di Desa Tlompakan, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, mulai 12 Juli 2026 setelah audiensi dengan warga dan DPRD Kabupaten Semarang, Jumat (3/7/2026). Warga juga menuntut pembatasan jam operasi, kelayakan armada, perbaikan drainase, dan rambu keselamatan. DPRD akan mendorong penghentian sementara tambang bila komitmen tidak direalisasikan.
DPRD Kabupaten Semarang Ultimatum Tambang Galian C di Tuntang: Taati Kesepakatan atau Operasional Ditutup!
Polres Salatiga menangkap sejumlah pelaku tawuran yang diduga terlibat dalam penyiraman air keras terhadap anak berusia 14 tahun di Jembatan depan Makam Ngemplak, Jalan Lingkar Selatan, Kamis (2/7/2026) dini hari. Empat pemuda ditetapkan sebagai tersangka kepemilikan senjata tajam tanpa izin setelah bentrokan yang dipicu tantangan melalui Instagram itu menyebabkan satu korban meninggal dunia.
Remaja Luar Kota Salatiga Tawuran di JLS, Anak 14 Tahun Meninggal usai Disiram Air Keras
Dua rumah warga milik Asfiah dan Tumadi di Dusun Cabean Kulon, Desa Karangduren, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, hangus terbakar pada Rabu (8/7/2026) sekitar pukul 11.30 WIB. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik dan cepat membesar karena bangunan berbahan kayu serta tiupan angin, sebelum tiga unit mobil pemadam berhasil melokalisasi api tanpa korban jiwa maupun luka.
Dua Rumah Kayu di Karangduren Tengaran Terbakar, Diduga karena Korsleting