KAWAN PEMANDU JALAN

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Pemkot Semarang Tingkatkan Keamanan Kota dengan CCTV di Setiap RT Jelang Lebaran

Pemkot Semarang Tingkatkan Keamanan Kota dengan CCTV di Setiap RT Jelang Lebaran

Pemkot Semarang Tingkatkan Keamanan Kota dengan CCTV di Setiap RT Jelang Lebaran

Walikota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu.
Foto:/IST
Walikota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu.

Semarang – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang berupaya meningkatkan keamanan kota dengan memaksimalkan dan menyiagakan kamera CCTV di setiap Rukun Tetangga (RT).

Walikota Semarang, CCTV mengatakan, pengaktifan CCTV di tiap RT ini diharapkan bisa menjaga keamanan lingkungan menjelang Lebaran hingga momen Lebaran.

Pasalnya, ia melihat kasus kriminalitas saat ini semakin meningkat terlebih lagi menjelang Lebaran seperti saat ini.

Ita, sapaan akrabnya, menyebutkan dari laporan Kejaksaan Negeri Semarang, kasus kriminalitas yang biasanya 70 kasus kini meningkat menjadi 100 – 120 kasus.

“Pencuri itu sekarang semakin nekat. Kajari tadi menyampaikan data Kaporles masuk ke Kajari, biasanya 70. Sekarang meningkat 100 -120.Narkoba juga banyak. Ini karena kebutuhan hidup meningkat,” kata Ita, usai Rapat Koordinasi Persiapan Idul Fitri 1444 H, di Balai Kota Semarang, Senin (10/4/2023).

Saat ini, lanjut Ita, Kota Semarang sendiri memiliki 11 ribu CCTV yang sudah terpasang di tiap RT.

Dengan adanya CCTV ini diharapkan bisa mempermudah aparat penegak hukum dalam mengungkap kasus jika terjadi tindak kriminal.

Tak hanya itu, Ita juga meminta masyarakat Kota Semarang untuk mengunduh aplikasi Libas milik Polrestabes Semarang.

Dalam aplikasi tersebut ada fitur Kentongan Digital (Kenita) yang akan memudahkan masyarakat saat adanya kejadian kriminalitas.

“Kalau ada satu RT terjadi satu hal, seluruh RT akan tahu. Ada 133 ribu masyarakat yang mendownload. KK di Semarang ada 550 ribuan. Kalau bisa mendownload semua, akan lebih cepat jika terjadi apa-apa,” ungkapnya.

Selain itu, Ita juga meminta kepada Dinas Kesehatan, Rumah Sakit, Dinas Perdagangan, Dinas Perhubungan, BPBD, dan camat serta lurah untuk melakukan persiapan Lebaran sesuai tupoksi masing-masing.

Pemkot Semarang akan turut menyiapkan pendirian pos mudik Lebaran bersama dengan Forkopinda.

“Insyaallah Kota Semarang kondusif. Kebutuhan pokok tersedia. Harga-harga stabil,” tuturnya.

Kabar Terkini

POPULER

DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Kota Semarang menjadi pusat pelaksanaan MTQ Nasional XXXI 2026 selama 10 hari, 11–20 September. Rangkaian dimulai dengan kedatangan kafilah dan Malam Ta’aruf, dilanjutkan pembukaan pada 12 September yang dijadwalkan dihadiri Presiden Prabowo Subianto. Kompetisi berlangsung 13–18 September, sebelum city tour, penutupan, dan kepulangan kafilah ke daerah masing-masing.
Catat Jadwalnya, MTQ Nasional XXXI Digelar 11-20 September di Semarang
Masyarakat dapat mengecek status desil dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) secara online melalui laman dtsen-form.bps.go.id menggunakan NIK. Pemeriksaan dapat dilakukan untuk mengetahui kesesuaian data sosial ekonomi yang menjadi salah satu acuan penentuan sasaran bantuan. Jika data tidak sesuai, masyarakat dapat mengajukan sanggahan atau meminta bantuan desa maupun kelurahan.
Cara Cek Desil DTSEN dengan HP