KAWAN PEMANDU JALAN

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Pengendara Motor Di Bawah Umur Masih Jadi Pekerjaan Rumah Bersama

Pengendara Motor Di Bawah Umur Masih Jadi Pekerjaan Rumah Bersama

Pengendara Motor Di Bawah Umur Masih Jadi Pekerjaan Rumah Bersama

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Pengendara sepeda motor di bawah umur masih menjadi pekerjaan rumah jajaran Sat Lantas Polres Semarang. Terlebih hal itu menjadi sasaran prioritas dalam Operasi Keselamatan Lalu Lintas Candi 2023 yang sudah dimulai sejak tanggal 7 Februari hingga 20 Februari 2023.

Seperti yang diungkapkan Kasat Lantas Polres Semarang AKP Dwi Himawan Chandra. Permasalahan pengendara sepeda motor di bawah umur perlu diselesaikan bersama.

“Kemarin Sabtu (4/2/2023) malam, kami laksanakan giat pembubaran balap liar. Mayoritas yang kami amankan adalah pelajar dan anak di bawah umur,” ungkapnya di Ungaran, Rabu (8/2/2023).

Pendisiplinan penggunaan kendaraan oleh anak di bawah umur, lanjutnya, bukan hanya tanggung jawab petugas kepolisian yang dalam hal ini Sat Lantas semata. Melainkan orang tua dan guru di sekolah juga harus melakukan fungsi kontrolnya.

“Oleh karena itu, mereka yang terjaring balap liar ketika selesai sidang dan hendak mengambil kendaraannya, para orang tua dan guru juga wajib hadir. Itu menunjukkan bahwa keluarga dan pihak sekolah harus ikut andil meningkatkan kesadaran tertib berlalu lintas,” sambungnya.

Himawan menambahkan, pihaknya bersama dengan jajaran Pemkab Semarang ke depan akan menyambangi setiap sekolah di Kabupaten Semarang mulai jenjang SD, SMP hingga SMA untuk sosialisasi bahaya penggunaan kendaraan oleh anak di bawah umur.

“Muaranya untuk menekan fatalitas dan pelanggaran lalu lintas, terutama di kalangan pelajar,” pungkasnya. (win)

 

Kabar Terkini

POPULER

Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Kota Semarang menjadi pusat pelaksanaan MTQ Nasional XXXI 2026 selama 10 hari, 11–20 September. Rangkaian dimulai dengan kedatangan kafilah dan Malam Ta’aruf, dilanjutkan pembukaan pada 12 September yang dijadwalkan dihadiri Presiden Prabowo Subianto. Kompetisi berlangsung 13–18 September, sebelum city tour, penutupan, dan kepulangan kafilah ke daerah masing-masing.
Catat Jadwalnya, MTQ Nasional XXXI Digelar 11-20 September di Semarang
Pawai Ta’aruf MTQ Nasional XXXI di Kota Semarang, Sabtu (12/9/2026), menampilkan keragaman budaya sekaligus semangat toleransi masyarakat. Wali Kota Semarang Agustina mengapresiasi keterlibatan masyarakat lintas agama dalam kegiatan tersebut. Lebih dari 1.000 peserta dari 38 kontingen mengikuti pawai sepanjang sekitar 2,5 kilometer dari Balai Kota menuju Kantor Gubernur Jawa Tengah.
Mandra "Sidoel" ikut Pawai Pembukaan MTQ di Semarang