URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]

Mbak Google

KABAR RASIKA

Penuhi Asupan Protein di Masa Pandemi, Pemkab Semarang Salurkan 1,5 Ton Telur dari Asosiasi Petelur Nasional

Penuhi Asupan Protein di Masa Pandemi, Pemkab Semarang Salurkan 1,5 Ton Telur dari Asosiasi Petelur Nasional

Penuhi Asupan Protein di Masa Pandemi, Pemkab Semarang Salurkan 1,5 Ton Telur dari Asosiasi Petelur Nasional

featured-img
Asosiasi Pinsar Petelur Nasional Kabupaten Semarang bersama Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyerahkan bantuan telur kepada pengemudi ojek online di Ungaran, Sabtu (31/7/2021). (Foto/IST)
UNGARAN – Asosiasi Perhimpunan Insan Perunggasan Rakyat (Pinsar) Petelur Nasional Kabupaten Semarang menyerahkan bantuan berupa 1,5 ton telur kepada Pemkab Semarang untuk dibagikan kepada masyarakat terdampak pandemi Covid-19. Penyerahan itu dilakukan secara simbolis di Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang, Sabtu (31/7/2021).
“Kami sebagai pengusaha telur tentunya ingin berkontribusi kepada masyarakat terdampak pandemi terutama dalam pemenuhan asupan protein,” kata Ketua  Asosiasi Perhimpunan Insan Perunggasan Rakyat (Pinsar) Petelur Nasional Kabupaten Semarang Bambang Sutrisno Setiawan.
Dijelaskan Bambang, pihaknya berkolaborasi dengan seluruh pengusaha telur yang ada di Indonesia untuk memberikan bantuan serupa.
“Hari ini di Kabupaten Semarang kami salurkan 1,5 ton telur. beberapa waktu lalu di Semarang Raya juga kami berikan 2,5 ton. Beberapa daerah lain seperti Solo, Magelang dan Jawa Barat serta Jawa Timur juga kami bantu. Upaya itu sekaligus sebagai kampanye bahwa telur sumber gizi untuk meningkatkan daya tahan tubuh,” ungkap Bambang.
Bupati Semarang Ngesti Nugraha mengucapkan terimakasih atas bantuan yang diberikan oleh Asosiasi Pinsar Petelur Nasional Kabupaten Semarang. Bantuan itu nantinya akan disalurkan kepada masyarakat terdampak pandemi Covid-19.
“Selain masyarakat umum, bantuan akan kami berikan kepada pedagang kaki lima (PKL), ojek online, pekerja pariwisata dan tenaga kesehatan (nakes). Teknisnya, penyaluran melalui BPBD kabupaten Semarang dibantu relawan,” urai Bupati.
Selain bantuan berupa telur tersebut, Bupati menyampikan terdapat juga bantuan berupa beras yang berasal dari salah satu pengusaha sebanyak 10 ton.
“Kami berharap ini menjadi inspirasi bagi pengusaha atau pihak lain untuk bisa bergotong royong, saling membantu sesama meringankan beban masyarakata terdampak pandemi Covid-19,” tandas Bupati. (win)

BACA JUGA :

pilkades 2026
Pilkades Kabupaten Semarang Tahap Pertama Digelar 14 Desember 2026, 140 Desa Bersiap
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Seniman asal Bergas, Kabupaten Semarang, Sidik Gunawan, menuangkan keinginan menenangkan diri melalui karya pari corek bergambar Buddha yang sedang bersemedi di lahan sawah seluas 1.200 meter persegi. Ia memanfaatkan padi hijau dan Black Madras untuk membentuk gambar sekaligus mengembangkan potensi wisata dan ekonomi petani tanpa mengalihfungsikan lahan.
Keinginan Bersemedi yang Belum Terwujud, Dituangkan Sidik Gunawan Lewat Pari Corek Bergambar Sang Buddha
Ratusan warga dari sembilan desa dan empat kelurahan memadati Kantor Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Selasa (25/8/2026), untuk mengikuti Kesenian Rakyat dan Expo Kecamatan Bergas serta KKN UPGRIS Berdampak 2026. Kegiatan tersebut menghadirkan produk UMKM lokal sekaligus memperkuat kolaborasi UPGRIS dan Pemerintah Kabupaten Semarang melalui program KKN.
Tanggal Merah! Ratusan Warga Bergas Meriahkan Expo KKN UPGRIS Berdampak 2026
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon