URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Semarang Night Carnival yang digelar di Kota Semarang pada Minggu malam, 4 Mei 2025, menarik perhatian ribuan masyarakat dan mendapat sorotan dari anggota Komisi VII DPR RI sekaligus desainer ternama, Samuel Wattimena. Acara ini berlangsung meriah di pusat kota Semarang dan menjadi bagian dari peringatan hari jadi kota tersebut. Samuel menilai acara ini penting sebagai sarana hiburan sekaligus media penyampaian pesan budaya, namun ia menyayangkan kurangnya narasi dan penjelasan mendalam tentang tema Flora dan Fauna yang diangkat.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Penyelenggaraan Semarang Night Carnival 2025 di Mata Samuel Wattimena

Penyelenggaraan Semarang Night Carnival 2025 di Mata Samuel Wattimena

Penyelenggaraan Semarang Night Carnival 2025 di Mata Samuel Wattimena

Anggota Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Samuel Wattimena
featured-img

RASIKAFM | SEMARANG –  Semarang Night Carnival yang digelar di kota Semarang pada minggu malam (4/5/2025) memeriahkan hari jadinya dihadiri ribuan masyarakat, mendapat perhatian dari Anggota Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Samuel Wattimena yang juga Desainer ternama Indonesia.“Karnaval ini harus menjadi momentum untuk menyampaikan sebuah pesan, jadi harus menjadi tontonan dan tuntunan,” Kata Bang Sam panggilan akrabnya.

Ditengah kemeriahan dan tingginya minat masyarakat yang menyaksikan, sorot matanya tajam mengamati detail-detail pagelaran akbar ini.
Kepada Rasika Samuel bilang bahwa Semarang Night Carnival, bagus ketika ditayangkan menggunakan drone, view dari atas terlihat bagus, tetapi ada hal yang menjadi catatan dalam pagelaran ini.

Ketika duduk menyaksikan di area tribun, pandanganya agak terhalang oleh penonton atau masyarakat, ketika atraksi sedang berlangsung di panggung utama,”ini lebih segi teknis ya,tapi menurut konsep dan prinsip acara ini diadakan menurut saya sangat bagus dan itu menjadi hiburan dan inspirasi buat masyarakat” kata Samuel menyampaikan pandangannya,”apalagi pesertanya juga ada yang berasal dari luar daerah semarang dari salatiga, dari komunitas dan sebagainya,itu bagus dan itu hanya masalah teknis saja” imbuhnya.

Tahun ini Pemerintah Kota Semarang mengambil tema Flora dan Fauna, Samuel menyampaikan bahwa secara konsep bagus,”tetapi menyaksikan di depan panggung saya tidak mendengar MC menceritakan narasi mengenai hal ini, mengapa dipilih tema ini dan pesan apa yang ingin disampaikan” ucapnya.

Ekonomi kreatif merupakan konsep era ekonomi yang baru dengan tekad menyebarkan informasi dan kreativitas dengan mengandalkan ide dan pengetahuan bersumber daya manusia sebagai faktor produksi utama. Konsep ini biasanya didukung dengan keberadaan industri kreatif yang menjadi jembatannya.

Ekonomi kreatif sendiri dapat dituangkan dalam beberapa bidang, yaitu ekonomi, pendidikan, teknologi, serta budaya. Dalam aspek bidang budaya terdapat Industri kreatif seni pertunjukan yang merupakan kegiatan kreatif dalam usaha pengembangan kreatifitas dalam berkesenian.

Jika ditinjau dari sisi ekonomi kreatif samuel bilang,pakaian serta pernak perniknya yang terlihat unik aneh dan menarik,ada sayap,ada baju dari janur dan lain sebagainya,apakah itu sudah bisa dikatakan ekonomi kreatif? nggak cukup.Untuk bisa dikatakan ekonomi kreatif harus bisa menggali lebih jauh dari itu.

Peran ekonomi kreatif dalam mengembangkan budaya sangat besar dikarenakan kreatifitas yang dihasilkan oleh ekonomi kreatif dapat menjadi aset utama.Dan Karnaval ini akan mempunyai nilai ekonomi kreatif,”ketika acara ini diliput dan tersiar disaksikan lebih luas dan lebih banyak dibandingkan mereka yang datang di acara ini, itu yang dinamakan ekonomi kreatif”.Meski dihadiri ribuan warga, event ini tetap perlu diberitakan, termasuk melalui media sosial, agar semua orang tahu kota Semarang mengadakan SNC. “Tidak hanya terhadap warga Semarang saja, tetapi terhadap warga Indonesia, bahkan dunia,” ucapnya.

Bagaimana kemudian event ini diviralkan oleh anak-anak muda pada saat mereka nonton melalui gadgetnya? “sehingga yang nonton bukan hanya kita yang hadir disitu dan kena hujan,tapi kapitalisasi melalui digitalnya sebagai media promosi, itulah bagian dari ekonomi kreatif”,tegasnya.

Seni pertunjukan merupakan salah satu subsektor ekonomi kreatif yang dilakukan membuat,merancang,serta mengekspresikan kreatifitas dalam bidang seni itu sendiri. Seni dalam hal ini seni pertunjukan dapat berupa musik, wayang, teater dan lain-lain. Seni pertunjukan dengan nama lain yaitu seni pementasan merupakan sebuah karya seni yang melibatkan individu ataupun kelompok dengan proses mempertontonkan sebuah persembahan kepada khalayak ramai.

Samuel menekankan hal-hal yang perlu diperhatikan ketika membuat acara se-akbar seperti Semarang Night Carnival ini haruslah dilihat kembali dari berbagai sisi, karena mebuat acara Carnival tidak sekedar berpakaian festival yang terlihat meriah atau aneh, tetapi juga terlihat pesan yang disampaikan. Ketika penampil beraksi di depan panggung utama,sorotan lampu yang mengarah ke penampil menjadi penting sehingga apresiasi akan lebih didapatkan.

Dalam kesenian, ekonomi kreatif yang dapat dilakukan adalah dengan cara membuat ide, merancang, mempromosikan, juga mengembangkan suatu acara yang berisikan kegiatan-kegiatan yang mempertunjukan kesenian yang ada. Maka dari itu seni pertunjukan dapat dijadikan ajang untuk memperkenalkan kembali juga melestarikan budaya sekitar.”waktu mereka berkostum janur,bunga,berkostum merak,berkostum cendrawasih mereka lagi mau menyampaikan pesen apa sih? pasti ada story nya tuh, tapi gak nyampe. kita hanya menyaksikan sekelebatan-kelebatan yang semarak”,pungkasnya.

Dalam kesenian, ekonomi kreatif yang dapat dilakukan adalah dengan cara membuat ide, merancang, mempromosikan, juga mengembangkan suatu acara yang berisikan kegiatan-kegiatan yang mempertunjukan kesenian yang ada. Maka dari itu seni pertunjukan dapat dijadikan ajang untuk memperkenalkan kembali juga melestarikan budaya sekitar.(hwd)

BACA JUGA :

Bupati Semarang Ngesti Nugraha
Pertumbuhan Kawasan Industri Picu Permukiman Baru, Pemkab Semarang Siapkan Penataan
Bupati Semarang Ngesti Nugraha melantik 118 pejabat struktural dan 17 pejabat fungsional di Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang, Ungaran, Kamis (30/7/2026). Pelantikan dilakukan untuk mengisi jabatan yang masih kosong, menyegarkan organisasi, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik. Bupati menegaskan seluruh proses mutasi dan promosi dilaksanakan secara profesional tanpa praktik jual beli jabatan.
Lantik 118 Pejabat, Bupati Semarang Tegaskan Tak Ada Jual Beli Jabatan
Stand Gebyar Lelang Serentak Barang Rampasan dan Barang Sitaan Negara milik Seksi Pemulihan Aset dan Pengelolaan Barang Bukti (PAPBB) Kejaksaan Negeri Salatiga dipadati warga di Joglo 3 Kantor Kejari Salatiga, Rabu (29/7/2026), menjelang pelaksanaan lelang pada 11–14 Agustus 2026. Masyarakat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berkonsultasi mengenai tata cara mengikuti lelang melalui portal resmi sekaligus memperoleh informasi aset yang akan dilelang secara legal.
Sosialisasi Gebyar Lelang Barang Rampasan, Stand PAPBB Kejari Salatiga jadi Idola Calon Peserta Lelang
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Pilkades Serentak 142 Desa di Kabupaten Semarang Masih Menunggu Lampu Hijau Kemendagri, Rp12,6 Miliar Sudah Disiapkan
Pilkades Serentak 142 Desa di Kabupaten Semarang Masih Menunggu Lampu Hijau Kemendagri, Rp12,6 Miliar Sudah Disiapkan

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Forkopimda Kabupaten Semarang tampil sebagai pemain ketoprak bertajuk "Rebut Kembar Mayang" pada puncak peringatan HUT ke-35 DPD Permadani Kabupaten Semarang di GOR Pandanaran Wujil, Kecamatan Bergas, Sabtu (25/7/2026) malam. Ngesti Nugraha bersama jajaran pimpinan daerah turun langsung ke panggung sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya Jawa sekaligus mengajak generasi muda menjaga bahasa, tata krama, dan nilai-nilai luhur budaya melalui seni tradisional
Forkopimda Kabupaten Semarang Main Ketoprak, Cara Unik Permadani Lestarikan Budaya Jawa
Bupati Semarang Ngesti Nugraha
Pertumbuhan Kawasan Industri Picu Permukiman Baru, Pemkab Semarang Siapkan Penataan
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga