KAWAN PEMANDU JALAN

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Perempuan Rentan Jadi Korban Kejahatan, Kapolres Semarang Ajak Berani Lapor dan Perkuat Peran di Keluarga

Perempuan Rentan Jadi Korban Kejahatan, Kapolres Semarang Ajak Berani Lapor dan Perkuat Peran di Keluarga

Perempuan Rentan Jadi Korban Kejahatan, Kapolres Semarang Ajak Berani Lapor dan Perkuat Peran di Keluarga

Kapolres Semarang AKBP Ratna Quratul Ainy saat menyampaikan paparan dalam kegiatan bertema “Semangat Kartini, Inspirasi Lintas Generasi” di Pendapa Rumah Dinas Bupati Semarang, Selasa (21/4/2026). Foto: Humas Polres Semarang

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Peringatan Hari Kartini yang jatuh setiap tanggal 21 April menjadi momentum refleksi bagi kaum perempuan, khususnya dalam menghadapi berbagai tantangan sosial, termasuk tingginya angka tindak kriminal yang menyasar perempuan.

Hal ini disampaikan Kapolres Semarang AKBP Ratna Quratul Ainy dalam kegiatan bertema “Semangat Kartini, Inspirasi Lintas Generasi” di Pendapa Rumah Dinas Bupati Semarang, Selasa (21/4/2026). Dalam paparannya, Kapolres perempuan tersebut menyoroti fakta bahwa perempuan masih menjadi kelompok yang rentan menjadi korban, terutama dalam kasus kekerasan seksual.

“Masih banyak korban tindak kriminal adalah perempuan. Karena itu, kami mengimbau agar korban tidak takut untuk melapor. Kepolisian siap memberikan pendampingan, tidak hanya secara hukum tetapi juga pemulihan psikis,” tegasnya.

Menurutnya, keberanian untuk melapor menjadi langkah awal penting dalam memutus rantai kekerasan. Selain penegakan hukum, upaya rehabilitasi korban dan pembinaan pelaku juga menjadi bagian dari penanganan yang komprehensif.

Di sisi lain, Kapolres menekankan bahwa perempuan memiliki peran strategis dalam keluarga sebagai garda terdepan dalam membentuk karakter anak. Ia mengingatkan pentingnya pengawasan orang tua, terutama ibu, di tengah derasnya arus digitalisasi yang membawa berbagai potensi pengaruh negatif.

“Komunikasi yang terbuka antara orang tua dan anak sangat penting. Ini bukan hanya membangun kedekatan, tetapi juga menjadi bentuk pengawasan yang efektif,” ujarnya.

Tak hanya di ranah keluarga, perempuan juga dinilai memiliki kontribusi besar dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Dengan karakter yang adaptif, perempuan mampu menjadi agen perubahan di lingkungan sosial.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres juga mengajak perempuan untuk saling menguatkan melalui dukungan sosial yang positif. Menurutnya, support system yang kuat akan menjadi fondasi penting dalam menjalankan berbagai peran kehidupan.

“Perempuan harus berani, kuat, dan tetap bijak dalam menghadapi setiap tantangan. Karena perempuan hebat bukan yang tidak pernah jatuh, tetapi yang tahu kapan harus bangkit,” pungkasnya. (win)

Kabar Terkini

POPULER

DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Kota Semarang menjadi pusat pelaksanaan MTQ Nasional XXXI 2026 selama 10 hari, 11–20 September. Rangkaian dimulai dengan kedatangan kafilah dan Malam Ta’aruf, dilanjutkan pembukaan pada 12 September yang dijadwalkan dihadiri Presiden Prabowo Subianto. Kompetisi berlangsung 13–18 September, sebelum city tour, penutupan, dan kepulangan kafilah ke daerah masing-masing.
Catat Jadwalnya, MTQ Nasional XXXI Digelar 11-20 September di Semarang
Pemkab Semarang menyiapkan pemenuhan kebutuhan air bersih bagi warga di 21 desa pada sembilan kecamatan yang terdampak kemarau panjang. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyampaikan langkah tersebut pada Senin (14/9/2026) dengan memprioritaskan survei geolistrik untuk mencari potensi sumber air tanah sebelum pengeboran dilakukan secara bertahap.
21 Desa Terdampak Kekeringan, Pemkab Semarang Siapkan Geolistrik untuk Pengeboran Sumber Air