URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Polsek Sidorejo memberikan pembinaan kepada 150 siswa SMK Muhammadiyah Salatiga pada Senin (20/4/2026) untuk mencegah tawuran, balap liar, dan konten negatif di media sosial. Kegiatan ini dilakukan melalui sosialisasi, edukasi kamtibmas, serta pembentukan Duta Kedisiplinan guna menciptakan pelajar yang tertib dan bertanggung jawab.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Humanis Namun Tegas. Cara Sarwoko Larang Knalpot Brong di SMK Muhammadiyah Salatiga

Humanis Namun Tegas. Cara Sarwoko Larang Knalpot Brong di SMK Muhammadiyah Salatiga

Humanis Namun Tegas. Cara Sarwoko Larang Knalpot Brong di SMK Muhammadiyah Salatiga

Kapolsek Sidorejo saat memberikan sosialisasi anti knalpot brong (Foto Arief Rasika)
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Sebagai upaya until menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di kalangan pelajar, Polsek Sidorejo Polres Salatiga melaksanakan kegiatan pembinaan dan sosialisasi kepada siswa SMK Muhammadiyah Salatiga, Senin Pagi (20/04/2026).

Dalam Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Sidorejo, AKP Sarwoko, didampingi Kepala Sekolah SMK Muhammadiyah Salatiga Suryono, serta diikuti oleh jajaran Bhabinkamtibmas dan sekitar 150 siswa kelas X.

Kapolsek Sidorejo dan jajarannya memberikan pembinaan dengan sejumlah materi penting, antara lain imbauan untuk menghentikan pembuatan konten tawuran di media sosial, menolak ajakan tawuran, tidak terlibat balap liar, tidak menggunakan knalpot brong, serta mengajak siswa memanfaatkan layanan Call Center 110 Polres Salatiga sebagai sarana pelaporan cepat dan langsung ditindak lanjuti.

Kapolsek Sidorejo menegaskan bahwa perkembangan teknologi dan media sosial saat ini harus disikapi secara bijak oleh generasi muda.

“Jangan sampai media sosial justru digunakan untuk membuat konten negatif seperti tawuran settingan atau ajakan kekerasan. Selain meresahkan masyarakat, hal tersebut juga dapat berimplikasi hukum dan merusak masa depan,” tegas Sarwoko.

Lebih lanjut dirinya mengingatkan bahaya balap liar dan penggunaan knalpot brong yang tidak hanya melanggar aturan, tetapi juga membahayakan keselamatan.

“Balap liar itu bukan ajang adu keberanian, tapi mempertaruhkan nyawa. Begitu juga knalpot brong yang mengganggu ketenangan masyarakat. Kami harap adik-adik semua bisa menjadi pelopor tertib berlalu lintas,” tambahnya.

Polsek Sidorejo bersama Jajaran Bhabinkamtibmasnya juga akan membentuk Duta Kedisiplinan di lingkungan sekolah yang terdiri dari 10 siswa terpilih. Program ini bertujuan untuk menciptakan agen perubahan dari kalangan pelajar yang mampu menjadi teladan, penggerak, sekaligus pengawas dalam penerapan disiplin di sekolah.

Kepala Sekolah SMK Muhammadiyah Salatiga menyambut baik kegiatan tersebut dan menyampaikan apresiasi kepada Polsek Sidorejo.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kepedulian Polsek Sidorejo dalam membina siswa kami. Harapannya, kegiatan ini dapat membentuk karakter disiplin serta menjauhkan siswa dari pelanggaran hukum,” ungkap Suryono.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para siswa tidak hanya memahami bahaya perilaku menyimpang, tetapi juga mampu menjadi agen kamtibmas di lingkungan sekolah dan masyarakat, serta menjaga nama baik almamater.

BACA JUGA :

Tim Penilai Blackspot Therapy Polda Jawa Tengah melakukan survei dan penilaian Jalur Penyelamat di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, Selasa (1/9/2026), untuk memetakan potensi kerawanan kecelakaan. Tim memeriksa kondisi jalan, rambu, marka, fasilitas keselamatan, dan lingkungan sekitar sebagai dasar penyusunan rekomendasi penanganan.
Tim Polda Jateng Cek Jalur Penyelamat JLS Salatiga, Amati Situasi Lalin Penyebab Laka
Polwan Polres Salatiga menggelar bakti sosial dan bakti kesehatan di Panti Asuhan Bakti Luhur, Tegalrejo, Argomulyo, Jumat (21/9/2026), untuk menyambut Hari Jadi Polwan ke-78. Kegiatan diisi penyerahan kebutuhan pokok dan pemeriksaan kesehatan bagi penghuni panti sebagai bentuk kepedulian sekaligus mempererat hubungan Polri dengan masyarakat.
Peduli Sesama, Polwan Polres Salatiga Gelar Baksos hingga Gendong Bayi
Satlantas Polres Salatiga memastikan penerbitan SIM baru maupun perpanjangan dilakukan transparan sesuai prosedur di Satpas, Jumat (14/8/2026). Pemohon wajib mengikuti tahapan administrasi, kesehatan, psikologi, serta ujian bagi SIM baru. Polisi mengimbau masyarakat mengurus langsung tanpa calo, dengan biaya PNBP SIM A baru Rp120.000 dan SIM C baru Rp100.000.
SATPAS Salatiga Pastikan Penerbitan SIM Baru Transparan Sesuai Prosedur
Polres Salatiga menegaskan seluruh penerbitan SIM di Satpas wajib mengikuti persyaratan administrasi serta ujian teori dan praktik. Klarifikasi itu disampaikan Kamis (13/8/2026) menyusul informasi dugaan pungli dan percaloan. Polisi memastikan tidak ada jalur khusus tanpa ujian dan akan menindak tegas apabila ditemukan keterlibatan anggota maupun pihak lain dalam praktik tersebut.
Polres Salatiga Bantah ada Jalur Instan Penerbitan SIM. "Calo Bukan Bagian dari Satpas"
Seorang pelajar kelas 10 SMK Bakti Nusantara berinisial KM (16) ditilang Satlantas Polres Salatiga karena mengendarai sepeda motor dengan knalpot tidak sesuai spesifikasi di pertigaan Cebongan, Selasa (11/8/2026). Polisi menilai suara knalpot brong mengganggu kenyamanan pengguna jalan. Selain penindakan, Kasat Lantas AKP Henry Sulistyanta memberikan edukasi agar pelajar tidak menggunakan knalpot yang menimbulkan kebisingan.
Tertangkap Basah Gunakan Knalpot Brong di Pertigaan Cebongan, Siswa SMA di Salatiga Tertunduk Lesu
Satlantas Kepolisian Resor Semarang bersama PT Trans Marga Jateng, Sat PJR Polda Jawa Tengah, Dinas Perhubungan Kabupaten Semarang, dan Dinas Kesehatan Kota Semarang menggelar sosialisasi keselamatan berkendara serta pemeriksaan kesehatan gratis bagi sopir truk di Rest Area KM 429 A Ungaran, Tol Semarang-Solo. Kegiatan yang menyasar kendaraan diduga over dimension over loading itu dilakukan sebagai edukasi menuju program Zero ODOL 2027 tanpa penindakan atau tilang.
Menuju Zero ODOL 2027, Polisi Temukan 50 Truk Bermuatan Berlebih di Rest Area KM 429 Ungaran

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved