RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Peringatan Hari Pers Nasional 2025, Bupati Semarang: Berkat Peran Media, Bumi Serasi Tetap Kondusif

Peringatan Hari Pers Nasional 2025, Bupati Semarang: Berkat Peran Media, Bumi Serasi Tetap Kondusif

Peringatan Hari Pers Nasional 2025, Bupati Semarang: Berkat Peran Media, Bumi Serasi Tetap Kondusif

Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyerahkan bantuan paket sembako secara simbolis dari Alfamart dan FKWKS kepada perwakilan Panti Asuhan Ponpes Zamzam Alhazim, Ungaran Timur dalam acara tasyakuran HPN 2025 di The Wujil Resort & Conventions, Bergas, Senin (10/2/2025). Foto: win

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Bupati Semarang, Ngesti Nugraha, menyampaikan apresiasi terhadap peran media yang telah membantu menjaga kondusifitas wilayah Kabupaten Semarang. Hal ini disampaikan dalam acara tasyakuran Hari Pers Nasional (HPN) 2025 yang digelar oleh Forum Komunikasi Wartawan Kabupaten Semarang (FKWKS) di The Wujil Resort and Conventions, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Senin (10/2/2025). Acara tersebut mengusung tema “Pers Mengawal Ketahanan Pangan untuk Kemandirian Bangsa”.

Dalam sambutannya, Ngesti mengucapkan terima kasih kepada seluruh insan media yang telah bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Semarang selama ini.

“Sejak awal pemerintahan hingga saat ini, berkat dukungan teman-teman media, wilayah Kabupaten Semarang tetap ayem, tentrem, dan kondusif. Kami mengucapkan terima kasih yang tak terhingga,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan bahwa keberhasilan menjaga kondisi yang kondusif berimbas positif terhadap berbagai prestasi yang diraih Kabupaten Semarang.

“Berbagai prestasi ini termasuk peningkatan investasi, pembukaan lapangan pekerjaan, dan peningkatan ekonomi masyarakat. Hal ini berdampak pada meningkatnya Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Semarang yang pada akhirnya membawa kesejahteraan bagi masyarakat,” kata dia.

Ngesti berharap agar seluruh wartawan di Kabupaten Semarang terus menjaga keharmonisan, kekompakan, dan sinergi dalam mendukung pembangunan Kabupaten Semarang.

“Kami berharap seluruh anggota FKWKS tetap guyub, rukun, dan kompak agar seluruh program dan kebijakan Pemkab Semarang bisa tersampaikan dengan baik kepada masyarakat,” tambahnya.

Ketua FKWKS, Hendro Teguh Prastowo, juga menekankan pentingnya peran pers dalam mengawal ketahanan pangan, sesuai tema Hari Pers Nasional 2025.

“Sebagai insan pers, kita memiliki tanggung jawab untuk menyampaikan informasi yang akurat dan edukatif mengenai isu-isu pangan. Dengan pemberitaan yang objektif, kita dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya ketahanan pangan dan mendorong partisipasi aktif untuk mewujudkannya,” terangnya.

Ia mengajak seluruh insan pers di Kabupaten Semarang untuk menjadikan momentum HPN ini sebagai kesempatan untuk memperkuat komitmen bersama dalam menjalankan fungsi pers sebagai pilar demokrasi dan agen perubahan positif.

“Mari kita perkuat komitmen kita dalam menjalankan peran pers yang kritis dan konstruktif,” tegasnya.

Pada peringatan HPN ini, FKWKS juga menyalurkan 20 paket sembako dari Alfamart serta santunan sebesar Rp 5 juta dari Polres Semarang dan FKWKS kepada Panti Asuhan Ponpes Zamzam Alhazim, Ungaran Timur. Acara yang didukung penuh oleh The Wujil Resort and Conventions, Pemkab Semarang, dan DPRD Kabupaten Semarang, juga diwarnai dengan penampilan monolog bertajuk “Refleksi Kebebasan Pers” yang dibawakan oleh anggota FKWKS, Abdul Muiz. (win)

BACA JUGA :

Tri Susena (43), warga Gayamsari, Kota Semarang, rutin datang ke Ungaran setiap Jumat untuk menerima bantuan dalam program Jumat Berkah. Kondisi ekonomi dan pekerjaan yang tidak menentu membuat keluarganya kesulitan memenuhi kebutuhan. Pada Jumat (11/9/2026), sebanyak 400 paket sembako dari Alfamart dibagikan kepada masyarakat melalui program Bupati Semarang Ngesti Nugraha.
Tak Masuk Daftar Penerima Bansos, Warga Gayamsari Ini Rela ke Ungaran Berburu Jumat Berkah
PMI Kabupaten Semarang menargetkan penggalangan Bulan Dana 2026 mencapai Rp1,75 miliar, naik sekitar Rp400 juta dari capaian tahun sebelumnya. Target tersebut ditetapkan di tengah kondisi ekonomi yang menantang. Panitia akan menerapkan strategi kreatif agar penggalangan dana tidak membebani masyarakat, dengan melibatkan ASN, perusahaan, dan masyarakat umum.
Situasi Ekonomi Belum Stabil, PMI Kabupaten Semarang Kejar Target Bulan Dana Rp1,75 Miliar
Jaksa Masuk Pesantren, Kejari Salatiga Wanti-wanti Santri agar Tidak Terjerat Kasus Hukum
Jaksa Masuk Pesantren, Kejari Salatiga Wanti-wanti Santri agar Tidak Terjerat Kasus Hukum
Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga kembali menggelar Gelar Inovasi Harmoni Nusantara (GIHN) 2026 di Balairung UKSW, Kamis (10/9/2026). Mengusung tema “Lentera Harmoni”, kegiatan tahun keempat ini menampilkan inovasi ramah lingkungan dari 15 fakultas. GIHN juga mendorong kolaborasi perguruan tinggi, pemerintah, industri, dan UMKM agar riset menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat.
GIHN 2026 UKSW, Ubah Inovasi Ramah Lingkungan Menjadi Dampak Nyata bagi Masyarakat
Kehadiran Padi Pot, akankah jadi Solusi Ketahanan Pangan di Salatiga
Kehadiran Padi Pot, akankah jadi Solusi Ketahanan Pangan di Salatiga?
DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Polres Semarang mengamankan dua tersangka dugaan pencurian kabel dan baterai tower telekomunikasi di sejumlah wilayah Kabupaten Semarang. Salah satu tersangka, BD, merupakan karyawan Telkomsel dan diduga mengajak IY melakukan pencurian di Desa Jambu pada 9 September 2026. Polisi juga mendalami keterlibatan keduanya dalam sedikitnya 12 lokasi pencurian baterai sejak Januari hingga Mei 2026.
Pegawai Telkomsel Gasak Kabel dan Baterai di 12 Tower di Kabupaten Semarang
Keluarga Mozza Axillia Gunarsa (18), remaja asal Bergas, Kabupaten Semarang, meyakini jasad yang ditemukan merupakan putrinya setelah mengenali pakaian, jepit rambut, rambut ikal, dan ciri gigi korban. Senin (7/9/2026), ayah Mozza meminta proses hukum terhadap tersangka berjalan transparan dan pelaku dihukum berat. Hasil pemeriksaan DNA masih ditunggu keluarga.
Ayah Mozza Minta Pelaku Dihukum Berat, Keluarga Menduga Ada Motif Pembunuhan Berencana
Lapas Kelas IIB Purwodadi bersama Dinas Pertanian memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan melalui Program Sekolah Tani. Pada tahap ketiga, warga binaan mempelajari budidaya bayam, kangkung, dan pisang Raja Bulu melalui teori serta praktik langsung di lahan Lapas Purwodadi. Program ini dilakukan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian produktif sebelum kembali ke masyarakat.
Program Integrated Farming, Lapas Purwodadi Gelar Sekolah Tani