[audio_player]
[posts_like_dislike]
Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) menggelar serangkaian kegiatan untuk memperingati Hari Kartini dan Hari Bumi pada 21 dan 22 April 2024. Kegiatan ini, yang dihadiri oleh civitas academica UKSW, dimulai dengan arak-arakan dari Balairung Universitas, diikuti oleh penanaman bunga dan tanaman oleh sepuluh perempuan inspiratif dari lingkungan UKSW.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Peringati Hari Kartini, Civitas Akademik UKSW Tanam Anggrek, Simbolisasi Kartini Rawat Bumi

Peringati Hari Kartini, Civitas Akademik UKSW Tanam Anggrek, Simbolisasi Kartini Rawat Bumi

Peringati Hari Kartini, Civitas Akademik UKSW Tanam Anggrek, Simbolisasi Kartini Rawat Bumi

Rektor UKSW Prof. Dr. Intiyas Utami, melakukan penanaman dan penyiraman salah satu Anggrek yang ditanam di sekitar Lapangan Sepak Bola UKSW.

Foto dok UKSW

Rektor UKSW Prof. Dr. Intiyas Utami, melakukan penanaman dan penyiraman salah satu Anggrek yang ditanam di sekitar Lapangan Sepak Bola UKSW.

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Dalam rangka memperingati Hari Kartini yang jatuh pada 21 April 2024 dan Hari Bumi yang diperingati pada 22 April 2024, Universitas Kristen Satya Wacana adakan serangkaian kegiatan yang menggabungkan semangat emansipasi dan pelestarian alam, Senin (22/04/2024).

Kegiatan ini dihelat dengan penuh warna dan pesan mendalam melalui arak-arakan yang dimulai dari Balairung Universitas oleh civitas academica UKSW. Kemudian acara dilanjutkan dengan penanaman bunga dan tanaman oleh sepuluh perempuan inspiratif yang menjadi perwakilan di lingkungan UKSW.
Tampak peserta arak-arakan mengenakan kebaya dan pakaian adat lainnya, serta aksesoris etnis.

Puncak acara ditandai dengan penyerahan Anggrek dan tanaman lainnya seperti Cendana Bali, Bungur dan Ketapang Biola oleh Direktur Direktorat Keamanan, Ketertiban dan Data Siber D2KDS, Dr. Teguh Wahyono, S.Kom., M.Cs., kepada Rektor UKSW Prof. Dr. Intiyas Utami, S.E., M.Si. Ak. Kemudian, dilanjutkan dengan penyerahan tanaman dari Rektor Intiyas kepada 10 perwakilan perempuan di UKSW.

Dalam kesempatan ini, Rektor Intiyas turut melakukan penanaman dan penyiraman salah satu Anggrek yang ditanam di sekitar Lapangan Sepak Bola UKSW. Selain itu, ia juga melakukan penanaman pohon Cendana Bali. Rektor Intiyas menjelaskan bahwa tanaman Anggrek dipilih sebagai simbol keanggunan dan keindahan, sedangkan Cendana Bali dipilih karena sifatnya yang mengharumkan.

Rektor Intiyas menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan refleksi dari komitmen UKSW untuk terus mendorong pemberdayaan perempuan dan pelestarian lingkungan. Ia menyebut bahwa wanita adalah inspirasi dan teladan dalam merawat bumi.

“UKSW sebagai kampus Indonesia Mini hadir untuk menjadi bagian penting menjaga bumi pertiwi Indonesia. Kita memiliki komitmen untuk merawat bumi dengan sepenuh hati dengan tulus seperti kasih ibu kepada anak-anaknya. Selamat hari Kartini, perempuan Indonesia,” tuturnya.

Ia juga berpesan kepada perempuan di UKSW untuk selalu “eling lan waspodo” (ingat dan waspada). Ia mengajak perempuan itu selalu mengingat hakekat dan kodrat seorang wanita, dan juga waspada dengan menempatkan diri di manapun berada.

Dengan kegiatan ini, UKSW tidak hanya mengingatkan tentang pentingnya peran Kartini dalam perjuangan emansipasi perempuan, tetapi juga mengajak masyarakat untuk berkontribusi dalam pelestarian lingkungan.

Selain itu, wujud komitmen UKSW untuk melanjutkan impian Kartini dalam memperjuangkan kesetaraan gender, dibuktikan dengan adanya Pusat Studi Gender dan Anak di UKSW serta implementasi dalam peningkatan peran perempuan dalam kehidupan sehari-hari di UKSW. UKSW juga memiliki Satuan Tugas (Satgas) Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS) yang mencerminkan bahwa UKSW merupakan kampus yang aman bagi perempuan.

caption

BACA JUGA :

Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga kembali menggelar Gelar Inovasi Harmoni Nusantara (GIHN) 2026 di Balairung UKSW, Kamis (10/9/2026). Mengusung tema “Lentera Harmoni”, kegiatan tahun keempat ini menampilkan inovasi ramah lingkungan dari 15 fakultas. GIHN juga mendorong kolaborasi perguruan tinggi, pemerintah, industri, dan UMKM agar riset menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat.
GIHN 2026 UKSW, Ubah Inovasi Ramah Lingkungan Menjadi Dampak Nyata bagi Masyarakat
Kiprah Kanaya Abigail, Mahasiswa Psikologi UKSW Mengajar SDGs dan Mengenalkan Indonesia di Slovakia
Kiprah Kanaya Abigail, Mahasiswa Psikologi UKSW Mengajar SDGs dan Mengenalkan Indonesia di Slovakia
Sebanyak 15 mahasiswa Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) mengikuti East Asia Student Encounter (EASE) 2026 di Kwansei Gakuin University, Jepang, selama 18 hari hingga 18 Agustus 2026. Program bertema Manifest the Dream: Our Journey Toward Peace in a Divided World ini memperkuat pertukaran budaya, jejaring internasional, dan pendidikan perdamaian melalui berbagai kegiatan akademik, budaya, serta diskusi lintas negara.
15 Mahasiswa UKSW Ikuti EASE 2026 di Jepang, Rayakan Misi Perdamaian Dunia
Malam ini, Ratusan Raja dan Pemangku Adat Berkumpul di UKSW Salatiga
Malam ini, Ratusan Raja dan Pemangku Adat Berkumpul di UKSW Salatiga
Muat Lebih

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Trans Banyumas Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
Trans Banyumas: Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
Seorang siswa kelas 4 SD Hj Isriati Moenadi, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, berinisial R diduga menjadi korban perundungan oleh teman sekelas pada Rabu (23/9/2026). R mengalami sejumlah memar, luka di belakang telinga, bibir pecah, serta trauma setelah kejadian. Pihak sekolah mengaku telah memberikan konsekuensi kepada siswa yang terlibat dan menyiapkan pembinaan serta upaya pemulihan kondisi psikologis korban.
Diduga Jadi Korban Perundungan Berulang, Siswa SD Hj Isriati Moenadi Ungaran Alami Luka hingga Trauma
[pekok2]