URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]

Mbak Google

KABAR RASIKA

Perpanjangan PPKM Berdampak Pada Sektor Usaha Di Salatiga

Perpanjangan PPKM Berdampak Pada Sektor Usaha Di Salatiga

Perpanjangan PPKM Berdampak Pada Sektor Usaha Di Salatiga

featured-img
Suasana seminar dampak ppkm terhadap dunia usaha

Hal tersebut terungkap saat BPC HIPMI Kota Salatiga bersama HIPMI Perguruan Tinggi Kota Salatiga menggelar Webinar Series dengan tema “PPKM Berkepanjangan dan Dampaknya Terhadap Dunia Usaha”. Kegiatan tersebut dilaksanakan secara daring dengan peserta dari berbagai wilayah di Jawa Tengah. Senin 1.8.21

Webinar Series ini menghadirkan Ketua Umum BPD HIPMI Jawa Tengah, Billy Dahlan yang sekaligus adalah Presiden Direktur DAFAM Group dan Willson Therik, Ketua Prodi Studi Pembangunan Pasca Sarjana UKSW sekaligus Ketua Disaster Center UKSW sebagai pemantik diskusi. Hadir juga dalam webinar ini Dewan Pembina HIPMI Kota Salatiga Panji Hanief Gumilang, SE,.M.M.

“Webinar ini dimaksudkan sebagai bentuk kegelisahan kami atas kebijakan penanganan pandemi covid-19 yang tidak jelas dan terkesan gamang. Sebagai pelaku dunia usaha, kami ingin menyuarakan kegelisahan” demikian papar Jatmika, Ketua Umum BPC HIPMI Kota Salatiga yang menjadi moderator webinar.

Billy Dahlan menuturkan bahwa Dunia Usaha sangat terdampak oleh kebijakan penanganan Pandemi Covid-19 ini. “ Pelaku usaha perlu kepastian. Perlu kejelasan arah kebijakan penanganan Covid ini. Jika arahnya pada herd immunity, perlu disampaikan sampai kapan bisa diwujudkan, sehingga pelaku usaha bisa membuat perencanaan dan respon kondisi secara tepat.

Selain itu Pemerintah selaku pemegang otoritas juga semestinya mengeluarkan kebijakan relaksasi bagi dunia usaha” demikian penuturan Billy Dahlan. Billy menyoroti adanya ketidakadilan ketika Bank Milik negara membukukan keuntungan yang meningkat dibanding tahun 2020 sedangkan kredit kepada dunia usaha tidak mendapatkan relaksasi.

“ PMK tidak berpihak kepada penyelamatan dunia Usaha. Mestinya Pemerintah secara tegas mengatur suku bunga kredit yang memberikan ruang bernafas bagi para pelaku usaha. Ironis ketika kami para pengusaha sedang kesulitan menghadapi dampak pandemi dan kebijakan penanganan pandemi namun perbankan justru meraup keuntungan” lanjut Billy.

Sementara itu Willson secara terbuka menyatakan bahwa Pemerintah gagal menangani Pandemi Covid-19. Kebijakan-kebijakan yang diambil Pemerintah menunjukkan kebingungan. “ Sejak awal, Pemerintah telah salah mengambil langkah. Saat possitive rate masih rendah semestinya dilakukan karantina atau lockdown sebagaimana arahan Undang-undang Kekarantinaan Kesehatan.  Saat masih sedikit dan baru di beberapa wilayah akan lebih mudah dilakukan karantina dan mampu ditangani dengan APBN. Tetapi justru di awal pandemi, Pemerintah malah mikir Ekonomi. Saat mestinya fokus pada kesehatan.” Ulas Willson. Lebih lanjut Willson juga menilai bahwa semakin hari kebijakan Pemerintah semakin tidak jelas. “ Pemadaman lampu, gerakan hari minggu di rumah saja, apakah efektif untuk menanggulangi covid? Kebijakan-kebijakan itu sangat aneh dan justru menunjukkan kebingungan Pemerintah” pungkasnya.

Pada akhir pernyataannya Willson mengutarakan bahwa pilihan yang mesti dilakukan pemerintah adalah fokus pada 3T: Test, Telusur dan Tindaklanjut. “Pemerintah perlu menggratiskan test bagi seluruh warga negara, memastikan ketersediaan vaksin dan mengawal pencapaian Herd Immunity”

Pada kesempatan tersebut, Billy Dahlan selaku ketua HIPMI Jawa Tengah menyatakan komitmennya untuk terus menyuarakan kritik dunia usaha pada kebijakan-kebijakan yang dinilai tidak tepat. “ meskipun kritik saat ini dianggap political incorect, tetapi harus ada yang berani untuk bersuara. Kita tahu bersama BPP HIPMI sendiri cenderung apa kata Presiden. Maka saya mengajak kepada kawan-kawan HIPMI di Jawa Tengah khususnya dan Indonesia Umumnya untuk menyuarakan kritik dan kegelisahan kita”. (rief)

BACA JUGA :

Kementerian Agama Kabupaten Semarang meluncurkan Program Pohon Cinta secara serentak di seluruh Kantor Urusan Agama (KUA), Selasa (14/7/2026), dengan mewajibkan setiap calon pengantin menanam sedikitnya satu pohon. Program yang menjadi bagian dari implementasi Ekoteologi ini bertujuan mendorong pelestarian lingkungan, memperkuat nilai keagamaan, sekaligus mendukung penghijauan di Kabupaten Semarang. Hingga kini, sekitar 6.600 bibit pohon telah ditanam melalui program tersebut.
Catin di Kabupaten Semarang Wajib Tanam "Pohon Cinta" Sebelum Menikah
Dinas Perhubungan Kabupaten Semarang bersama PT Jasamarga Jogja Bawen menyempurnakan jalur kanalisasi sepeda motor di Exit Tol Bawen dengan mengubah bentuk pulau jalan menjadi lebih landai. Perbaikan yang dilakukan setelah evaluasi dan koordinasi dengan PT Trans Marga Jateng ini bertujuan meningkatkan keselamatan, kenyamanan, serta memudahkan pengendara sepeda motor bergabung ke lajur utama.
Pulau Jalan Exit Tol Bawen Dibongkar, Kurangi Risiko Manuver Pengendara Motor
Mulai Hari Ini! Sebagian Wilayah Salatiga Padam, PLN Resmi Umumkan Mati Lampu 3 Hari Berturut-turut
Mulai Hari Ini! Sebagian Wilayah Salatiga Padam, PLN Resmi Umumkan Mati Lampu 3 Hari Berturut-turut
Dinas Perhubungan Kabupaten Semarang bersama Satlantas Polres Semarang melakukan monitoring operasional angkutan galian C milik PT Mitra Anugerah Bumi Agung (MABA) di Desa Delik, Kecamatan Tuntang, Senin (13/7/2026). Dalam inspeksi tersebut, petugas menemukan sejumlah truk yang belum memenuhi persyaratan laik jalan. Pengusaha tambang diberi peringatan untuk melengkapi persyaratan teknis dan administrasi kendaraan, serta diminta mengoptimalkan penyiraman jalan, penggunaan terpal, dan pengaturan lalu lintas guna mengurangi dampak terhadap masyarakat.
Dishub Kabupaten Semarang Lakukan Pengawasan Angkutan Galian C di Delik Tuntang, Soroti Kelayakan Kendaraan dan Pengendalian Debu
DPRD Kabupaten Semarang meminta Pemerintah Kabupaten Semarang tidak lagi menjadikan pokok-pokok pikiran (pokir) sebagai prioritas pemangkasan anggaran dalam penyusunan APBD 2027 setelah kemampuan keuangan daerah diperkirakan turun lebih dari Rp400 miliar. Permintaan itu disampaikan Senin (13/7/2026), sementara pemerintah menegaskan seluruh usulan pokir tetap harus memenuhi regulasi dan persyaratan administratif sebelum direalisasikan.
Pokir DPRD Kabupaten Semarang 2027 Terancam Dipangkas, Anggota Dewan Siap-Siap Gigit Jari
Rest Area Pendopo KM 456 Tol Semarang–Solo di Pabelan, Kabupaten Semarang, dipadati pengunjung pada Minggu (12/7/2026) bertepatan dengan hari terakhir libur sekolah. Ribuan pengguna jalan tol memanfaatkan rest area untuk beristirahat, menikmati kuliner UMKM, dan menggunakan berbagai fasilitas, sementara pengelola mencatat lonjakan sekitar 5.000 pengunjung di masing-masing sisi A dan B selama masa liburan.
Hari Terakhir Liburan, Rest Area Pendopo KM 456 Jadi Titik Singgah Favorit Keluarga

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Masuki Musim Kemarau PDAM Salatiga Pastikan Ketersediaan Air bagi Pelanggan
Masuki Musim Kemarau PDAM Salatiga Pastikan Ketersediaan Air bagi Pelanggan
ASUS menghadirkan ExpertBook PM5 G2 PM5406 di Indonesia untuk mendukung profesional hybrid dan pelaku usaha kecil-menengah melalui performa AI hingga 50 NPU TOPS, layar 14 inci IPS atau OLED, serta keamanan enterprise. Laptop berbasis AMD Ryzen AI 7 445 ini menawarkan RAM hingga 64GB, dual SSD hingga 3TB, Wi-Fi 7, dan bodi ringan mulai 1,27 kilogram.
ASUS Luncurkan ExpertBook PM5 G2, Laptop Bisnis AI untuk Profesional Hybrid
PT Mitra Anugerah Bumi Agung berkomitmen memperbaiki jalan rusak di Desa Tlompakan, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, mulai 12 Juli 2026 setelah audiensi dengan warga dan DPRD Kabupaten Semarang, Jumat (3/7/2026). Warga juga menuntut pembatasan jam operasi, kelayakan armada, perbaikan drainase, dan rambu keselamatan. DPRD akan mendorong penghentian sementara tambang bila komitmen tidak direalisasikan.
DPRD Kabupaten Semarang Ultimatum Tambang Galian C di Tuntang: Taati Kesepakatan atau Operasional Ditutup!