KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Petugas Lapas Semarang Dilantik Jadi Pejabat Adminitrasi

Petugas Lapas Semarang Dilantik Jadi Pejabat Adminitrasi

Petugas Lapas Semarang Dilantik Jadi Pejabat Adminitrasi

SEMARANG – Salah satu petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Semarang, Brian Ariesto Sidik diambil sumpah dan dilantik menjadi Pejabat Administrasi.

Pelantikan dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementrian Hukum dan Ham (Kemenkumham) Jawa Tengah, A Yuspahrudin dilakukan di aula Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Tengah pada Selasa (9/11/2021).

Diketahui, Brian Ariesto Sidik di lantik menjadi Kepala Subseksi Pelayanan Tahanan pada Rumah Tahanan Kelas IIB Purworejo bersama dengan 20 orang Pejabat administrasi keimigrasian, 8 orang Pejabat administrasi pemasyarakatan dan 1 orang analisis keimigrasian ahli muda.

Yuspahrudin dalam sambutannya menjelaskan, peralihan jabatan dalam bentuk rotasi, mutasi dan promosi merupakan hal yang sangat wajar dalam sebuah organisasi.

“Semuanya itu berjalan tentu dalam kondisi biasa-biasa saja. Karena organisasi memang seperti itu. Kita harus, tidak mungkin stuck di suatu tempat, bertahan seumur hidup di suatu tempat. Oleh karena itu, ini adalah amanah kepada kita semua,” seperti rilis yang diterima Rabu (10/11/2021).

Ia berpesan kepada Pejabat yang baru saja dilantik agar sumpah yang telah diucapkan dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya.

“Mudah-mudahan yang diambil sumpah tadi terus mengingat-ingat sumpahnya untuk melaksanakan tugas. Saya berharap tentu saudara sekalian bisa melaksanakan tugas sebagaimana tadi yang telah dibacakan sumpahnya. Jangan sampai melanggar sumpah itu,” ucapnya.

Lebih lanjut, Kakanwil mengingatlan bahwa jabatan merupakan amanah yang diberikan oleh Tuhan Yang Maha Kuasa kepada mereka yang terpilih untuk kepentingan organisasi.

“Jabatan itu, amanah itu, kekuasaan itu punya Tuhan. Tuhan akan kasih kepada siapapun yang dikehendakinya, tapi Tuhan juga akan tarik dari siapapun yang dikehendakinya,” bebernya.

Sementara itu, Kepala Lapas Semarang, Supriyanto mengucapkan selamat atas dilantiknya menjadi jabatan yang baru untuk pejabat yang naik pangkat. Ia berharap kepada petugas yang baru dilantik maupun petugas lainnya masih tetap bekerja dengan penuh tanggung jawab.

“Selamat atas jabatan barunya. Semoga lebih bertanggung jawab lagi dan selalu jaga integritas dalam bekerja,” pungkasnya

“Jabatan merupakan bonus dari pimpinan atas kinerja kita. Maka, syukuri jabatan baru yang diemban saat ini, laksanakan dengan penuh tanggung jawab,” tutupnya.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Selasa, 6 Oktober 2026, didominasi kondisi cerah hingga berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30 WIB mencatat suhu udara Semarang 27,7°C dengan kelembapan 75%. Suhu harian diprakirakan berkisar 27–36°C dengan kelembapan 40–75%, sedangkan hujan ringan berpotensi terjadi di sebagian pegunungan Jawa Tengah bagian tengah.
09 Oktober 2026: Cuaca Semarang Berawan, Hujan Ringan Berpotensi Terjadi di Pegunungan
Polres Semarang menyiapkan satuan tugas penegakan hukum untuk mengantisipasi perjudian atau praktik botoh dalam Pilkades serentak 2026. Pengamanan juga mencakup potensi konflik antarcalon dan isu lokal di 140 desa pada 19 kecamatan. Sebanyak 787 personel disiapkan dan diperkuat personel BKO serta satu SST Brimob dengan sistem rayonisasi.
Cegah Pilkades di Kabupaten Semarang Jadi Arena Judi, Polisi Siapkan Satgas Penegakan Hukum
Polsek Tengaran, Polres Semarang, memberikan edukasi tentang bahaya narkoba dan pencegahan perundungan kepada 147 siswa SDN Sugihan 01, Desa Sugihan, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Selasa (13/10/2026). Melalui program Polisi Sahabat Anak (POLSANA), polisi mengajak siswa menghindari narkoba, tidak melakukan kekerasan terhadap teman, serta melaporkan perundungan kepada guru atau orang tua.
Cegah Perundungan, Aipda Joko Sambangi SDN Sugihan 01 Tengaran. Tekankan Siswa harus Saling Menghargai
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti menyampaikan keprihatinan atas dugaan perundungan yang menyebabkan seorang murid SDN 1 Kebondalem, Kabupaten Pemalang, meninggal dunia. Saat ditemui di Ungaran, Sabtu (10/10/2026), ia menegaskan pentingnya memperkuat budaya sekolah yang aman melalui kerja sama sekolah, keluarga, masyarakat, dan media serta meningkatkan pengawasan terhadap anak di ruang digital.
Kasus Dugaan Perundungan di SDN Kebondalem Pemalang, Mendikdasmen Sebut Tayangan di Media Turut Jadi Pemicu
[pekok2]