URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Mahasiswa Universitas Kristen Satya Wacana menciptakan PhysioTrack, smart assistance terapi pascastroke berbasis IoT dan AI yang dapat digunakan di rumah. Tim FTEK UKSW mengembangkan inovasi ini di Salatiga pada 2026 karena keterbatasan akses rehabilitasi. Prototipe diuji pada pasien dan meraih Juara 1 Samsung Innovation Campus Batch 7.

Mbak Google

KABAR RASIKA

PhysioTrack, Inovasi Smart Assistance Karya Mahasiswa, Bantu Terapi Pasca Stroke

PhysioTrack, Inovasi Smart Assistance Karya Mahasiswa, Bantu Terapi Pasca Stroke

PhysioTrack, Inovasi Smart Assistance Karya Mahasiswa, Bantu Terapi Pasca Stroke

featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Keterbatasan akses rehabilitas masih menjadi tantangan besar bagi pasien pasca stroke di Indonesia. Tidak sedikit pasien mengalami kesulitan untuk menjalani terapi secara rutin karena jarak, biaya, dan masalah keterbatasan tenaga medis.

Melihat tantangan tersebut mahasiswa Fakultas Elektronika dan Komputer (FTEK) Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) menciptakan solusi inovatif bernama “PhysioTrack: Smart Assistance for Stroke Therapy”. Sebuah smart assistance terapi pasca stroke yang bisa dilakukan di rumah namun tetap terukur, dan terpantau sesuai dengan arahan dokter atau terapis.

Inovasi yang dirancang oleh Gaezka Ardhika Putra, Adriel Fabian Suryoto, Benedictus Samuel, dan Bagus Satrio Wicaksono sukses meraih Juara 1 Best Team kategori mahasiswa dalam Kompetisi bergengsi Samsung Innovation Campus Batch 7. Mereka berhasil mengalahkan 8000 lebih peserta dan menyisihkan tim dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Institut Teknologi Nasional Bandung (ITENAS), Universitas Bina Nusantara (BINUS), Universitas Gadjah Mada (UGM) dan kampus bergengsi lainnya di Indonesia.

Berawal dari pengalaman pribadi salah seorang anggota tim, Bagus Satrio Wicaksono, ide ini lahir dan bisa menjadi alternatif pengobatan pasca stroke. Ayah Bagus Satrio sempat mengalami stroke dan perjuangannya menjalani proses rehabilitasi di rumah sakit menginspirasinya menciptakan PhysioTrack.

Saat diwawancarai secara daring, baru-baru ini, Bagus Satrio Wicaksono menceritakan bahwa proses perancangan PhysioTrack tidak berlangsung secara instan, melainkan melalui berbagai tahapan yaitu pembelajaran, diskusi mendalam, riset, perancangan teknologi, hingga penyempurnaan solusi secara berkelanjutan selama kurang lebih enam bulan.

“Kami melihat permasalah yang ada disekitar. Kemudian tim ini mulai brainstorming dan riset singkat untuk menentukan masalah yang sangat dibutuhkan masyarakat dan relevan. Lahirlah ide membuat PhysioTrack sebagai solusi untuk proses rehabilitas pasca stroke. Prototype ini sudah di uji coba kepada salah satu pasien pasca stroke yang ada di Salatiga,” ujarnya.

Adriel Fabian Suryoto menyampaikan bahwa inovasi yang mereka rancang menggunakan pendekatan berbasis teknologi Internet of Things (IoT) dan Artificial Intelligence (AI). Melalui teknologi smart assistance ini setiap gerakan terapi dapat direkam, dianalisis, dan dipantau dari jarak jauh oleh tenaga medis sehingga akses terapi pasca stroke lebih mudah dilakukan.

“Karena kami mengikuti lomba, alat ini masih dalam bentuk prototype. PhysioTrack memiliki keunggulan mempermudah pasien untuk tetap menjalani rehabilitasi secara teratur dan mandiri di rumah tanpa kehilangan kontrol dari tim medis,” ungkap mahasiswa asal Salatiga ini.

BACA JUGA :

Sebanyak 15 mahasiswa Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) mengikuti East Asia Student Encounter (EASE) 2026 di Kwansei Gakuin University, Jepang, selama 18 hari hingga 18 Agustus 2026. Program bertema Manifest the Dream: Our Journey Toward Peace in a Divided World ini memperkuat pertukaran budaya, jejaring internasional, dan pendidikan perdamaian melalui berbagai kegiatan akademik, budaya, serta diskusi lintas negara.
15 Mahasiswa UKSW Ikuti EASE 2026 di Jepang, Rayakan Misi Perdamaian Dunia
Malam ini, Ratusan Raja dan Pemangku Adat Berkumpul di UKSW Salatiga
Malam ini, Ratusan Raja dan Pemangku Adat Berkumpul di UKSW Salatiga
Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) meraih penghargaan Most Impactful University for National Integration dalam ajang Solopos Best Brand and Innovation (SBBI) Awards 2026 di Solo pada 17 Juli 2026. Penghargaan ini diberikan atas kontribusi UKSW dalam menghadirkan pendidikan inklusif, riset, inovasi, dan pengabdian kepada masyarakat melalui berbagai program di bidang kesehatan, lingkungan, pemberdayaan UMKM, serta penguatan ekonomi desa.
Berkat Akademi BUMDes, UKSW Raih Pengakuan Nasional atas Inovasinya
Alumni dan peneliti Universitas Kristen Satya Wacana mengembangkan Mikoologi atau Mikoo, kit budidaya jamur tiram sebagai sarana belajar dan bermain anak sekaligus produk komersial. Riset yang berlangsung Maret–Mei 2025 itu mematangkan media tanam agar jamur tumbuh cepat, konsisten, dan aman dikonsumsi, sehingga membantu orang tua mengurangi waktu penggunaan gawai anak melalui aktivitas merawat tanaman.
Mahasiswa UKSW Riset Jamur Mikoologi, Berhasil Masuk ke Swalayan
Muat Lebih

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Satreskrim Polres Semarang menetapkan TI (25) dan DPP (20) sebagai tersangka kasus pencurian dengan kekerasan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Kamis (6/8/2026). Polisi mengungkap aksi tersebut direncanakan sehari sebelumnya dan dilakukan dengan memukul korban menggunakan palu sebelum kedua tersangka membawa 53 telepon genggam serta mobil korban ke Gubug, Grobogan. Keduanya kini dijerat pasal pencurian dengan kekerasan dan pembunuhan dengan ancaman pidana seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara.
Kronologi Perampokan Disertai Pembunuhan Bos Royal Phone Ambarawa, Korban Dihabisi Pakai Palu di Bagian Kepala
Pemerintah Kota Salatiga memberikan penghargaan kepada pemenang Lomba Kreativitas dan Inovasi Masyarakat (Krenova) 2026 dalam apel pagi di Kantor Pemerintah Kota Salatiga, Senin (3/8/2026). Penghargaan diserahkan Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, sebagai apresiasi atas inovasi yang mampu menjawab persoalan masyarakat, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mendorong budaya inovasi yang berkelanjutan.
Pemkot Salatiga Anugerahi Pemenang Krenova 2026, Inovasi harus Jawab Persoalan
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Rabu, 5 Agustus 2026, didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30 WIB mencatat suhu udara di Semarang 24,1 derajat Celsius dengan kelembapan 85 persen, sementara hujan ringan berpotensi terjadi secara tidak merata di wilayah pegunungan, dataran tinggi, sebagian Jawa Tengah bagian timur, dan sekitarnya.
05 Agustus 2026: Cuaca Semarang Cerah Berawan, BMKG Prediksi Hujan Ringan di Sejumlah Wilayah Jawa Tengah

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved