URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Polda Jateng melakukan serah terima jabatan (sertijab) terhadap 11 pejabat utama (PJU) dan Kapolres yang ada di jajaran Polda Jateng. Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi memimpin upacara yang digelar di Gedung Borobudur Mapolda tersebut, Senin (10/1/2022).

Mbak Google

KABAR RASIKA

Polda Jateng Lakukan 11 Sertijab Terhadap PJU Dan Kapolres Jajaran

Polda Jateng Lakukan 11 Sertijab Terhadap PJU Dan Kapolres Jajaran

Polda Jateng Lakukan 11 Sertijab Terhadap PJU Dan Kapolres Jajaran

featured-img

SEMARANG – Polda Jateng melakukan serah terima jabatan (sertijab) terhadap 11 pejabat utama (PJU) dan Kapolres yang ada di jajaran Polda Jateng. Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi memimpin upacara yang digelar di Gedung Borobudur Mapolda tersebut, Senin (10/1/2022).

Dalam sambutannya, Luthfi mengucapkan terimakasih atas dedikasi luar biasa yang telah diberikan para pejabat lama ketika bertugas di Polda Jateng. Ia menjelaskan bahwa mutasi jabatan merupakan bentuk kepercayaan pimpinan pada anggota Polri untuk menambah rekan jejak penugasan di tempat yang baru.

“Meskipun bertugas di tempat baru, jalinan komunikasi dengan keluarga besar Polda Jawa Tengah harus tetap dibangun. Kami selalu terbuka bagi komunikasi dan silaturahmi karena kita adalah satu keluarga yang tidak bisa dipisahkan,” ujar Luthfi seperti rilis yang diterima.

Di sisi lain, Luthfi berharap kepada para pejabat yang mengemban jabatan baru di Polda Jateng untuk bjsa memberi warna baru bagi pelaksanaan tugas di Polda Jateng. Kapolda mengucapkan selamat bertugas dan berharap para pejabat baru untuk bisa segera menyesuaikan diri.

“Lakukan akselerasi dengan menggunakan terobosan kreatif yang Anda punyai, semoga harkamtibmas di Jateng makin dinamis dan terjaga kondusif,” bebernya.

Berikut sjumlah pejabat utama yang diserahterimakan dalam acara itu antara lain Kombes Pol Iskandar Fitriana Sutisna, Dirpamobvit Polda Jateng yang diganti oleh Kombes Pol Pri Hartono Eling Lelakon. Dansat Brimob diserahterimakan dari Kombes Pol Farid Bahctiar Effendi kepada Kombes Pol Yopie Indra Prasetya.

Halaman 1 dari 2

BACA JUGA :

Sejumlah warga yang tergabung dalam Aliansi Semar Gugat menggelar aksi tanda tangan massal menolak rencana pengeboran geothermal Gunung Ungaran di Basecamp Kendalisodo, Desa Samban, Bawen, Kabupaten Semarang, Rabu (2/9/2026). Mereka meminta rencana tersebut dikaji serius karena khawatir aktivitas pengeboran berdampak terhadap lingkungan dan sumber air masyarakat.
Gelombang Penolakan Pengeboran Gunung Ungaran Mulai Muncul, Sejumlah Komunitas Galang Tanda Tangan Massal
Rencana pembangunan PLTP di kawasan Gunung Ungaran berpotensi berdampak pada sekitar 540 KK di Dusun Darum, Ngipik, dan Talun, Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang. Hingga Rabu (2/9/2026), pemerintah desa mengaku belum menerima informasi resmi maupun sosialisasi terkait proyek tersebut dan meminta keterbukaan kepada masyarakat.
Ratusan KK di Desa Candi Berpotensi Terdampak Geothermal Gunung Ungaran
Kota Salatiga meraih juara I kategori Akses Penduduk ke Layanan Pendidikan dalam Apresiasi Pemda Berprestasi Regional Jawa-Bali 2026 Batch II yang digelar Kemendagri pada 28 Agustus 2026. Atas capaian tersebut, Salatiga mendapat dukungan Rp2 miliar untuk memperkuat akses dan kualitas layanan pendidikan bagi masyarakat.
Bukan Kaleng-kaleng! Kota Salatiga raih Prestasi di Bidang Pendidikan
Rencana pengeboran panas bumi di kawasan Gunung Ungaran mulai membuat warga Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang, gelisah karena belum mendapat penjelasan langsung mengenai lokasi, mekanisme, dan dampaknya. Warga khawatir aktivitas tersebut memengaruhi sumber air dan pertanian, sementara pemerintah maupun pihak terkait belum melakukan sosialisasi secara menyeluruh kepada masyarakat.
Isu Pengeboran Gunung Ungaran Bikin Warga Candi Gelisah, Khawatir Sumber Air dan Pertanian Terdampak
DPRD Kabupaten Semarang meminta pemerintah daerah melakukan kajian menyeluruh sebelum pengembangan energi panas bumi Gunung Ungaran dilanjutkan, Senin (31/8/2026). Dewan menyoroti potensi dampak pengeboran lebih dari 2.000 meter terhadap kondisi geologi, lingkungan, sumber air, cagar budaya, serta manfaat ekonomi bagi masyarakat dan daerah.
Legislator Kabupaten Semarang Soroti Risiko Geothermal Ungaran, Ingatkan Dampak Pengeboran
Kejaksaan Negeri Salatiga memberikan penyuluhan hukum dan kampanye antikorupsi kepada sekitar 150 siswa SMAN 3 Salatiga melalui program Jaksa Masuk Sekolah, Senin. Kegiatan tersebut bertujuan menanamkan kesadaran hukum, kejujuran, integritas, dan tanggung jawab sejak dini, sekaligus mengenalkan bahaya HIV/AIDS serta pengelolaan sampah kepada para pelajar.
JMS di SMAN 3 Salatiga, Gandeng Berbagai Pihak, “Wujudkan Generasi Emas Anti Korupsi”

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
Dilema Geothermal Ungaran-Telomoyo Menimbang Maslahat dan Mudarat Energi Bersih
Dilema Geothermal Ungaran-Telomoyo: Menimbang Maslahat dan Mudarat Energi Bersih
Kepala Dinsos Kabupaten Semarang Istichomah
Penerima Bansos Terindikasi Judol Bakal Dicoret, Dinsos Kabupaten Semarang Buka Pengajuan Sanggahan

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved