[adinserter name="Block 5"]
[adinserter name="Block 4"]

KABAR RASIKA

Polda Jateng Lakukan 11 Sertijab Terhadap PJU Dan Kapolres Jajaran

Polda Jateng Lakukan 11 Sertijab Terhadap PJU Dan Kapolres Jajaran

Polda Jateng Lakukan 11 Sertijab Terhadap PJU Dan Kapolres Jajaran

SEMARANG – Polda Jateng melakukan serah terima jabatan (sertijab) terhadap 11 pejabat utama (PJU) dan Kapolres yang ada di jajaran Polda Jateng. Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi memimpin upacara yang digelar di Gedung Borobudur Mapolda tersebut, Senin (10/1/2022).

Dalam sambutannya, Luthfi mengucapkan terimakasih atas dedikasi luar biasa yang telah diberikan para pejabat lama ketika bertugas di Polda Jateng. Ia menjelaskan bahwa mutasi jabatan merupakan bentuk kepercayaan pimpinan pada anggota Polri untuk menambah rekan jejak penugasan di tempat yang baru.

“Meskipun bertugas di tempat baru, jalinan komunikasi dengan keluarga besar Polda Jawa Tengah harus tetap dibangun. Kami selalu terbuka bagi komunikasi dan silaturahmi karena kita adalah satu keluarga yang tidak bisa dipisahkan,” ujar Luthfi seperti rilis yang diterima.

Di sisi lain, Luthfi berharap kepada para pejabat yang mengemban jabatan baru di Polda Jateng untuk bjsa memberi warna baru bagi pelaksanaan tugas di Polda Jateng. Kapolda mengucapkan selamat bertugas dan berharap para pejabat baru untuk bisa segera menyesuaikan diri.

“Lakukan akselerasi dengan menggunakan terobosan kreatif yang Anda punyai, semoga harkamtibmas di Jateng makin dinamis dan terjaga kondusif,” bebernya.

Berikut sjumlah pejabat utama yang diserahterimakan dalam acara itu antara lain Kombes Pol Iskandar Fitriana Sutisna, Dirpamobvit Polda Jateng yang diganti oleh Kombes Pol Pri Hartono Eling Lelakon. Dansat Brimob diserahterimakan dari Kombes Pol Farid Bahctiar Effendi kepada Kombes Pol Yopie Indra Prasetya.

BACA JUGA :

Kehadiran Padi Pot, akankah jadi Solusi Ketahanan Pangan di Salatiga
Kehadiran Padi Pot, akankah jadi Solusi Ketahanan Pangan di Salatiga?
DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Pemkab Semarang tidak akan melakukan riset mandiri terkait rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran karena kewenangan berada di pemerintah pusat sebagai proyek strategis nasional. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyatakan Pemkab berperan sebagai fasilitator dan mendorong konsultasi publik agar kementerian, pemerintah daerah, stakeholder, serta masyarakat mendapat informasi terbuka mengenai potensi dan dampak proyek.
Pemkab Semarang Tegaskan Tak Akan Lakukan Riset Mandiri Geothermal Gunung Ungaran
Lapas Kelas IIB Purwodadi bersama Dinas Pertanian memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan melalui Program Sekolah Tani. Pada tahap ketiga, warga binaan mempelajari budidaya bayam, kangkung, dan pisang Raja Bulu melalui teori serta praktik langsung di lahan Lapas Purwodadi. Program ini dilakukan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian produktif sebelum kembali ke masyarakat.
Program Integrated Farming, Lapas Purwodadi Gelar Sekolah Tani
Sebanyak 8.100 porsi Ayam Kecap Rempah Nusantara dimasak serentak di sembilan kota Indonesia pada Minggu (6/9/2026), termasuk 750 porsi di Semarang. Kegiatan Bright Gas bersama pelanggan dan komunitas tersebut digelar untuk memperingati Hari Pelanggan Nasional sekaligus membidik pencatatan Rekor MURI.
Bukan Masak Biasa! 8.100 Porsi Ayam Kecap Diburu Jadi Rekor MURI, Semarang Sumbang 750 Porsi
Pemkab Semarang meminta PT PLN menunda sementara kajian dan rencana eksplorasi panas bumi di kawasan Gunung Ungaran, Jumat (4/9/2026). Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyebut keputusan tersebut diambil untuk menjaga kondusivitas masyarakat di tengah kekhawatiran yang berkembang. Pemkab juga meminta PT Geo Dipa Energi meningkatkan komunikasi dan sosialisasi terkait kegiatan geothermal di Banyubiru.
Rencana Geothermal Gunung Ungaran Ditunda, Bupati Semarang Minta PLN Setop Kegiatan

KNOWLEDGE

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Keluarga Mozza Axillia Gunarsa (18), remaja asal Bergas, Kabupaten Semarang, meyakini jasad yang ditemukan merupakan putrinya setelah mengenali pakaian, jepit rambut, rambut ikal, dan ciri gigi korban. Senin (7/9/2026), ayah Mozza meminta proses hukum terhadap tersangka berjalan transparan dan pelaku dihukum berat. Hasil pemeriksaan DNA masih ditunggu keluarga.
Ayah Mozza Minta Pelaku Dihukum Berat, Keluarga Menduga Ada Motif Pembunuhan Berencana
Warga Dusun Kropoh, Desa Duren, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan terkubur di kebun pada Kamis (3/9/2026) sore. Bayi ditemukan Gendro Susanto saat mencari rumput setelah melihat gundukan tanah baru. Polisi kemudian mengamankan lokasi dan melakukan penyelidikan untuk mengungkap kronologi serta pihak yang bertanggung jawab.
Curiga Gundukan Tanah Baru, Warga Bandungan Temukan Bayi Terkubur dan Terbungkus Daster
Lapas Kelas IIB Purwodadi bersama Dinas Pertanian memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan melalui Program Sekolah Tani. Pada tahap ketiga, warga binaan mempelajari budidaya bayam, kangkung, dan pisang Raja Bulu melalui teori serta praktik langsung di lahan Lapas Purwodadi. Program ini dilakukan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian produktif sebelum kembali ke masyarakat.
Program Integrated Farming, Lapas Purwodadi Gelar Sekolah Tani

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved

Lebar: px

Tinggi: px