KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Polres Salatiga Launching Polisi RW, Sebar 210 Personil di Masyarakat

Polres Salatiga Launching Polisi RW, Sebar 210 Personil di Masyarakat

Polres Salatiga Launching Polisi RW, Sebar 210 Personil di Masyarakat

Kapolres Salatiga AKBP Feria Kurniawan saat memasang atribut Polisi RW kepada salah seorang anggota

[@]Polres Salatiga meluncurkan Polisi RW di Lapangan Bhayangkara Polres Salatiga, Senin (29/5/2023).

Keberadaan Polisi RW diharapkan mempermudah memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat.

Polisi RW itu ditempatkan di wilayah Polres Salatiga yang terdapat 4 kecamatan, 23 kelurahan, dan 210 RW.

“Saat ini telah ditempatkan 23 Bhabinkamtibmas dan 210 Polisi RW yang mendukung Program Polisi RW,” kata Kapolres Salatiga, AKBP Feria Kurniawan SIK.

Menurut Kapolres, tugas Polisi RW sama dengan tugas Bhabinkamtibmas.

Polisi RW menjadi pendorong interaksi yang lebih intens.

Ini guna menyelesaikan permasalahan sosial dan tindak pidana ringan yang terjadi di tengah masyarakat.

Tetap mengedepankan Community Poliching Restoratif Justice.

Hal penting yang harus dipedomani Polisi RW adalah, segera kenali masyarakat dan karateristiknya.

Sehingga lebih mudah berinteraksi dengan masyarakat.

Kabar Terkini

POPULER

Relokasi Makam Wonokendeng di Lingkungan Lonjong, Ngampin, Ambarawa, Kabupaten Semarang, yang terdampak pembangunan Tol Jogja-Bawen masih menunggu tindak lanjut Pemkab Semarang. Warga telah memilih lahan pengganti sekitar 5.000 meter persegi, tetapi proses pembelian belum berjalan. Kepastian dibutuhkan karena makam lama masih digunakan dan menampung sekitar 550 makam.
Makam Wonokendeng Terdampak Tol Jogja-Bawen, Warga Sudah Pilih Lahan Baru tapi Relokasi Belum Jelas
Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
Trans Banyumas Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
Trans Banyumas: Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
Haryono (58), warga Desa Diwak, Bergas, Kabupaten Semarang, selamat dari tenggelamnya KM Virgo 8 di perairan Masalembo, Minggu (13/9/2026). Ia bersama sembilan korban lain bertahan di rakit penolong sebelum ditemukan kapal nelayan. Haryono mengaku mengalami sejumlah kejadian yang dianggapnya sebagai firasat sebelum kapal berangkat menuju Kalimantan Tengah.
Cerita Korban Selamat Kapal Virgo Asal Kabupaten Semarang, Nasi Berkat yang Tumpah hingga Mimpi Kapal Tenggelam
[pekok2]