[audio_player]
[adinserter name="Block 1"]
[adinserter name="Block 4"]
[posts_like_dislike]
Prakiraan Cuaca Semarang dan Sekitarnya, Kamis (6/4/2023) | BMKG: Semarang pagi hingga siang hari cerah berawan-berawan. Sore-awal malam umumnya berawan, potensi hujan ringan. Angin dari arah barat ke utara dengan kecepatan 5 km/jam- 25 km/jam. Suhu udara berkisar antara 26-32 derajat celcius. Dan kelembapan udara berkisar 65- 85 persen.

Mbak Google

INFO BMKG

Prakiraan Cuaca Semarang dan Sekitarnya, Kamis (6/4/2023)

Prakiraan Cuaca Semarang dan Sekitarnya, Kamis (6/4/2023)

Prakiraan Cuaca Semarang dan Sekitarnya, Kamis (6/4/2023)

Cuaca Cerah Berawan
Cuaca Cerah Berawan

Berdasarkan data cuaca yang diamati di Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Stasiun Meteorologi Kelas II Ahmad Yani Semarang tanggal 6 April 2023 pukul 05.30 WIB, prakiraan cuaca di Kota Semarang berawan. Angin bertiup dari arah selatan dengan kecepatan 4 km/jam. Suhu udara 25,7 derajat celcius dan kelembapan udara 91 persen.

Semarang pagi hingga siang hari cerah berawan-berawan. Sore-awal malam umumnya berawan, potensi hujan ringan. Angin dari arah barat ke utara dengan kecepatan 5 km/jam- 25 km/jam. Suhu udara berkisar antara 26-32 derajat celcius. Dan kelembapan udara berkisar 65- 85 persen.

Sedangkan untuk cuaca di Jawa Tengah pagi hari cerah berawan- berawan. Siang/sore- awal malam hujan ringan-sedang dengan waktu kejadian yang bervariasi.

Sedangkan potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang di wilayah pegunungan hingga dataran tinggi, Jateng timur dan sekitarnya. Waspadai potensi terjadinya bencana hidrometerologi seperti angin kencang (puting beliung), sambaran petir, tanah longsor dan banjir.

Tinggi gelombang di Perairan Utara Jawa Tengah sekitar 0,2 meter- 1,0 meter. Dan tinggi gelombang di perairan Selatan Jawa Tengah sekitar 0,8 meter- 2,0 meter.

BACA JUGA :

BMKG memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Rabu, 23 September 2026, didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan. Observasi di Semarang pukul 05.30 WIB mencatat suhu 25,7°C dan kelembapan 76%, dengan angin selatan 5 km/jam. Kondisi tersebut diperkirakan bertahan hingga sore, sementara masyarakat diminta mewaspadai potensi kebakaran hutan dan lahan.
23 September 2026: Cuaca Semarang Cerah, Jateng Waspada Kebakaran Hutan dan Lahan
Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang mencatat 218 kejadian kebakaran lahan kosong sepanjang Januari hingga September 2026. Kepala Bidang Operasional dan Penyelamatan Damkar Semarang Tantri Pradono mengatakan kebakaran meningkat karena kondisi lahan kering dan aktivitas manusia, sehingga pemilik lahan diminta menjaga kebersihan serta menghindari pembakaran sampah.
Lahan Kosong Jadi Ladang Api, 218 Kebakaran Terjadi di Semarang
BMKG memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Jumat, 18 September 2026, didominasi cerah berawan hingga berawan. Hasil observasi di Semarang pukul 05.30 WIB mencatat suhu 26,0°C dan kelembapan 81%, dengan angin tenggara 4 km/jam. Hujan ringan berpotensi terjadi di Semarang Selatan serta wilayah pegunungan dan dataran tinggi pada sore hingga awal malam.
18 September 2026: Cuaca Semarang Cerah Berawan, Jateng Berpotensi Hujan Ringan
BMKG memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Kamis, 17 September 2026, didominasi cerah hingga cerah berawan. Observasi di Semarang pukul 05.30 WIB mencatat suhu 25,5°C dan kelembapan 76%, dengan angin tenggara 3 km/jam. Kondisi cerah berawan berlanjut hingga sore, sementara masyarakat diminta mewaspadai kemudahan kebakaran hutan dan lahan.
17 September 2026: Cuaca Semarang Cerah, Jateng Waspada Karhutla

TERKINI

Jateng Guyub menggelar aksi penolakan rencana pembangunan geothermal di kawasan Gunung Ungaran dan Gunung Lawu sejak Selasa (22/9/2026). Gerakan yang disebut menghimpun elemen masyarakat dari 28 kabupaten/kota di Jawa Tengah itu dilakukan dengan berjalan kaki menuju Kantor Gubernur Jawa Tengah karena kekhawatiran terhadap dampak lingkungan dan kehidupan generasi mendatang.
Massa Gelar Aksi Longmarch Gedong Songo-Kantor Gubernur Jateng, Suarakan Penolakan Geothermal
Jateng Guyub menggelar aksi penolakan rencana pembangunan geothermal di kawasan Gunung Ungaran dan Gunung Lawu sejak Selasa (22/9/2026). Gerakan yang disebut menghimpun elemen masyarakat dari 28 kabupaten/kota...
Trans Banyumas Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
Trans Banyumas: Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
Trans Banyumas menjadi pionir pembenahan transportasi umum modern di Kabupaten Banyumas melalui skema Buy the Service (BTS) sejak 5 Desember 2021. Layanan ini menghubungkan permukiman, kawasan pendidikan,...
BMKG memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Rabu, 23 September 2026, didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan. Observasi di Semarang pukul 05.30 WIB mencatat suhu 25,7°C dan kelembapan 76%, dengan angin selatan 5 km/jam. Kondisi tersebut diperkirakan bertahan hingga sore, sementara masyarakat diminta mewaspadai potensi kebakaran hutan dan lahan.
23 September 2026: Cuaca Semarang Cerah, Jateng Waspada Kebakaran Hutan dan Lahan
BMKG memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Rabu, 23 September 2026, didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan. Observasi di Semarang pukul 05.30 WIB mencatat suhu 25,7°C dan kelembapan...
Tim gabungan Satpol PP dan Damkar, Dishub, serta DPMPTSP Kabupaten Semarang membongkar baliho setinggi sekitar tujuh meter di simpang tiga Bawen, Selasa (22/9/2026). Baliho milik CV Bunga Merah Semarang tersebut dibongkar karena sudah tidak aktif sejak 2019 dan ditengarai melanggar ketentuan jarak serta menjorok ke badan jalan.
Langgar Batas Jarak Aman, Baliho "Mati" Setinggi Tujuh Meter di Bawen Dibongkar
Tim gabungan Satpol PP dan Damkar, Dishub, serta DPMPTSP Kabupaten Semarang membongkar baliho setinggi sekitar tujuh meter di simpang tiga Bawen, Selasa (22/9/2026). Baliho milik CV Bunga Merah Semarang...
Relokasi Makam Wonokendeng di Lingkungan Lonjong, Ngampin, Ambarawa, Kabupaten Semarang, yang terdampak pembangunan Tol Jogja-Bawen masih menunggu tindak lanjut Pemkab Semarang. Warga telah memilih lahan pengganti sekitar 5.000 meter persegi, tetapi proses pembelian belum berjalan. Kepastian dibutuhkan karena makam lama masih digunakan dan menampung sekitar 550 makam.
Makam Wonokendeng Terdampak Tol Jogja-Bawen, Warga Sudah Pilih Lahan Baru tapi Relokasi Belum Jelas
Relokasi Makam Wonokendeng di Lingkungan Lonjong, Ngampin, Ambarawa, Kabupaten Semarang, yang terdampak pembangunan Tol Jogja-Bawen masih menunggu tindak lanjut Pemkab Semarang. Warga telah memilih lahan...
Muat Lebih

POPULER

Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang mencatat 218 kejadian kebakaran lahan kosong sepanjang Januari hingga September 2026. Kepala Bidang Operasional dan Penyelamatan Damkar Semarang Tantri Pradono mengatakan kebakaran meningkat karena kondisi lahan kering dan aktivitas manusia, sehingga pemilik lahan diminta menjaga kebersihan serta menghindari pembakaran sampah.
Lahan Kosong Jadi Ladang Api, 218 Kebakaran Terjadi di Semarang
PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) melakukan perbaikan expansion joint dan rekonstruksi rigid pavement di sejumlah titik Tol Semarang A, B, C hingga akhir September 2026. Pekerjaan dilakukan untuk menjaga kualitas infrastruktur dan keselamatan pengguna, dengan pengaturan lalu lintas secara situasional serta dukungan rambu, petugas lapangan, dan kepolisian.
Tol Semarang Diperbaiki, Siap-Siap Ada Perlambatan!
Haryono (58), warga Desa Diwak, Bergas, Kabupaten Semarang, selamat dari tenggelamnya KM Virgo 8 di perairan Masalembo, Minggu (13/9/2026). Ia bersama sembilan korban lain bertahan di rakit penolong sebelum ditemukan kapal nelayan. Haryono mengaku mengalami sejumlah kejadian yang dianggapnya sebagai firasat sebelum kapal berangkat menuju Kalimantan Tengah.
Cerita Korban Selamat Kapal Virgo Asal Kabupaten Semarang, Nasi Berkat yang Tumpah hingga Mimpi Kapal Tenggelam
Jateng Guyub menggelar aksi penolakan rencana pembangunan geothermal di kawasan Gunung Ungaran dan Gunung Lawu sejak Selasa (22/9/2026). Gerakan yang disebut menghimpun elemen masyarakat dari 28 kabupaten/kota di Jawa Tengah itu dilakukan dengan berjalan kaki menuju Kantor Gubernur Jawa Tengah karena kekhawatiran terhadap dampak lingkungan dan kehidupan generasi mendatang.
Massa Gelar Aksi Longmarch Gedong Songo-Kantor Gubernur Jateng, Suarakan Penolakan Geothermal
[pekok2]