URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Seorang pria ditemukan meninggal dunia saat membeli nomor togel di Jalan Malabar atau tepatnya belakang SMK Kartini, Kecamatan Gajahmungkur pada Rabu (12/1/2022) sekira pukul 15.00 WIB.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Pria Asal Subang Ditemukan Meninggal Dunia Saat Membeli Togel Di Gajahmungkur

Pria Asal Subang Ditemukan Meninggal Dunia Saat Membeli Togel Di Gajahmungkur

Pria Asal Subang Ditemukan Meninggal Dunia Saat Membeli Togel Di Gajahmungkur

featured-img

SEMARANG – Seorang pria ditemukan meninggal dunia saat membeli nomor togel di Jalan Malabar atau tepatnya belakang SMK Kartini, Kecamatan Gajahmungkur pada Rabu (12/1/2022) sekira pukul 15.00 WIB.

Korban berinisial EBS (30) warga Karanganyar, Kabupaten Subang, Provinsi Jawa Barat itu saat ditemukan tak bernyawa mengenakan jemper dan celana hitam dan memakai sepatu kulit pantopel hitam.

“Korban ketika beli nomor togel lagi ramal di kertas tiba-tiba jatuh,” ungkap saksi mata yang enggan disebutkan identitasnya kepada wartawan.

Korban datang ke warung togel seorang diri dengan mengendarai motor Supra X 125 merah hitam bernomor polisi AD-4645-AFB. Dalam kendaraan roda dua milik korban itu, terdapat puluhan kertas selebaran pinjaman dari sebuah koperasi simpan pinjam (KSP) Semarang.

Dalam pengakuan para pedagang warung di sekitar lokasi, korban diketahui bekerja sebagai bank titil atau bank plecit di KSP tersebut.

“Saya ga kenal korban tapi korban bekerja sebagai bank plecit,” paparnya.

Ia mengaku, melihat korban terjatuh dari kursi panjang di warung togel itu debgan satu kakinya berada di kursi panjang.

“Ga ngeluarin busa atau cairan apapun,” ungkapnya.

Sementara itu, seorang warga Yuni mengaku pekerjaan korban memang sebagai penagih dari bank titil.

“Iya di sini nasabah dari korban banyak,” bebernya.

Pengamatan di lapangan, pihak kepolisian, tenaga medis, unsur relawan sudah ada di lokasi kejadian. Tim Inafis Polrestabes Semarang juga sudah berada di lokasi kejadian.

Hasil pemeriksaan tim medis, korban negatif Covid-19 dan tak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Mayat korban selesai dievakuasi pukul 16.30 WIB ke RSUP Kariadi Semarang.

BACA JUGA :

DPRD Kabupaten Semarang meminta pemerintah daerah melakukan kajian menyeluruh sebelum pengembangan energi panas bumi Gunung Ungaran dilanjutkan, Senin (31/8/2026). Dewan menyoroti potensi dampak pengeboran lebih dari 2.000 meter terhadap kondisi geologi, lingkungan, sumber air, cagar budaya, serta manfaat ekonomi bagi masyarakat dan daerah.
Legislator Kabupaten Semarang Soroti Risiko Geothermal Ungaran, Ingatkan Dampak Pengeboran
Kejaksaan Negeri Salatiga memberikan penyuluhan hukum dan kampanye antikorupsi kepada sekitar 150 siswa SMAN 3 Salatiga melalui program Jaksa Masuk Sekolah, Senin. Kegiatan tersebut bertujuan menanamkan kesadaran hukum, kejujuran, integritas, dan tanggung jawab sejak dini, sekaligus mengenalkan bahaya HIV/AIDS serta pengelolaan sampah kepada para pelajar.
JMS di SMAN 3 Salatiga, Gandeng Berbagai Pihak, “Wujudkan Generasi Emas Anti Korupsi”
Pemkab Semarang menyiapkan anggaran hampir Rp16 miliar untuk pelaksanaan Pilkades serentak yang dijadwalkan pada 14 Desember 2026. Bupati Semarang Ngesti Nugraha mengatakan anggaran tersebut digunakan untuk mendukung seluruh tahapan Pilkades, dengan kebutuhan tambahan dipenuhi melalui efisiensi belanja yang tidak menjadi prioritas.
Pemkab Semarang Tambah Anggaran Pilkades, Belanja Tak Mendesak Jadi Sasaran Efisiensi
WhatsApp Image 2026-08-30 at 22.25
Meriah! Peringatan HUT Paguyuban PKL Setia Kawan ke-24 di Pasaraya Salatiga
WhatsApp Image 2026-08-30 at 21.48
85 Kontingen Meriahkan Pawai Pembangunan dan Budaya Kabupaten Semarang 2026, Hidupkan Semangat Palagan Ambarawa
pilkades 2026
Pilkades Kabupaten Semarang Tahap Pertama Digelar 14 Desember 2026, 140 Desa Bersiap

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon
WhatsApp Image 2026-08-30 at 21.48
85 Kontingen Meriahkan Pawai Pembangunan dan Budaya Kabupaten Semarang 2026, Hidupkan Semangat Palagan Ambarawa
Dilema Geothermal Ungaran-Telomoyo Menimbang Maslahat dan Mudarat Energi Bersih
Dilema Geothermal Ungaran-Telomoyo: Menimbang Maslahat dan Mudarat Energi Bersih

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved