URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Seorang pria asal Kabupaten Wonogori bernama Sunaryo dikabarkan hilang secara misterius sejak Rabu (27/4/2022). Keluarga korban bahkan disebut menerima ancaman pembunuhan dan tebusan uang dari seseorang.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Pria Asal Wonogiri Hilang Secara Misterius, Kelurga Disebut Menerima Ancaman Pembunuhan Dan Diperas

Pria Asal Wonogiri Hilang Secara Misterius, Kelurga Disebut Menerima Ancaman Pembunuhan Dan Diperas

Pria Asal Wonogiri Hilang Secara Misterius, Kelurga Disebut Menerima Ancaman Pembunuhan Dan Diperas

featured-img

SEMARANG – Seorang pria asal Kabupaten Wonogori bernama Sunaryo dikabarkan hilang secara misterius sejak Rabu (27/4/2022). Keluarga korban bahkan disebut menerima ancaman pembunuhan dan tebusan uang dari seseorang.

Informasi ini kemudian viral di media sosial usai seorang netizen melalui akun twitter @wargakaduang menceritakan kejadian tersebut. Akun itu mengatakan, jika Sunaryo paska salat tarawih, korban berpamitan kepada istrinya untuk mengantarkan mobil gadai ke salah satu rekannya berinisial S.

Namun, justru hingga hari ini Sunaryo hilang dan tidak diketahui rimbanya. Dalam akun itu juga pihak keluarga sudah melaporkan kasus tersebut ke pihak kepolisian namun belum ada perkembangan hingga saat ini.

Kabidhumas Polda Jateng, Kombes Pol M Iqbal Alqudusy mengatakan, polisi masih terus mendalami dan mengusut kasus tersebut agar terang hingga akhirnya bisa terungkap.

“Terkait dengan infomasi di twiter tentang adanya orang hilang di Sidoharjo, Wonogiri dan keluarga mendapat ancaman pemerasan serta pembunuhan, saya tegaskan saat ini Polres Wonigiri sedang bekerja proaktif untuk memastikan kebenaran informasi tersebut dengan serangkaian penyelidikan,” ujar Iqbal melalui pesan singkat, Jumat (10/6/2022).

Namun, Iqbal enggan menjelaskan dengan detail proses tersebut dilarenakan hal ini berhubungan dengan keselamatan orang. Namun, ia memastikan kepolisian akan terus melakukan pencarian terhadap korban.

“Kami tidak bisa sampaikan secara teknis upaya yang telah dilakukan saat ini karena menyangkut teknis keselamatan orang,” paparnya.

Terakhir, Iqbal mengucapkan terimakasih kepada masyarakat yang sudah mengawal kasus ini. Ia berharap dukungan dan doa dari masyarakat agar kasus ini segera terungkap.

“Kami mengucapkan terima kasih atas informasi masyarakat semoga permasalahan ini segera kita tuntaskan,” imbuhnya.

BACA JUGA :

Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional
Mahasiswa KKN Tim II Undip 2026 mengembangkan potensi ekonomi dan pangan lokal di Desa Purworejo, Wonogiri, selama program pengabdian masyarakat. Sebanyak 10 mahasiswa mendampingi UMKM memanfaatkan Google Maps, QRIS, media sosial, dan website untuk pemasaran, sekaligus mengolah singkong dan ikan lele menjadi BoLeSi sebagai alternatif makanan tambahan bergizi bagi balita.
KKN Undip Dorong Transformasi Desa Purworejo Wonogiri melalui Inovasi Pangan dan Digitalisasi Sektor Ekonomi
Rencana pengembangan panas bumi Gunung Ungaran untuk PLTP masih dalam tahap kajian dan belum memasuki pelaksanaan, kata Pemkab Semarang, Kamis (20/8/2026). Pemerintah masih menunggu hasil penelitian potensi geothermal, sekaligus memastikan aspek lingkungan, keamanan, aktivitas warga, dan keberadaan Candi Gedongsongo tetap terlindungi.
Pengembangan Panas Bumi Gunung Ungaran untuk PLTP Bakal Dilanjut, Pemkab Semarang: Masih Tahap Kajian
Satpol PP Kota Salatiga mengedukasi dan mengajak pedagang kaki lima (PKL) bermotor yang berjualan di lingkar dalam Alun-alun Pancasila untuk pindah secara sukarela, Rabu (19/8/2026). Langkah tersebut dilakukan karena aktivitas berjualan dan parkir kendaraan di area tersebut dilarang, sekaligus untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan warga dengan pendekatan humanis.
Humanis! Cara Kabid Ketertiban Satpol PP Salatiga Rayu PKL agar Mau Pindah Sukarela
Artis nasional Anang Hermansyah dan Ashanty mengunjungi Kota Salatiga pada Selasa (18/8/2026) malam untuk menjajaki pemanfaatan sejumlah lokasi sebagai tempat pengambilan gambar film. Didampingi Wali Kota Salatiga Robby Hernawan, rombongan juga menikmati suasana kota sekaligus mengenal potensi budaya, kuliner, UMKM, dan ekonomi kreatif setempat.
Kenakan Blangkon Pecis dan Syal Motif Khas Salatiga, Artis Anang dan Ashanty Keliling Kota
Mahasiswa KKN-T IDBU 54 UNDIP menjalankan program pemberdayaan masyarakat selama 45 hari di Tanjung Anom, Kabupaten Pekalongan. Kegiatan tersebut meliputi pemanfaatan sampah plastik menjadi ecobrick, pengolahan bunga telang, digitalisasi Bank Sampah Bunga Tanjung Lestari, budidaya ikan nilem, edukasi kesehatan, serta sosialisasi keamanan digital untuk meningkatkan kemandirian dan potensi lokal warga.
45 Hari KKN-T IDBU 54 UNDIP: Dari Ecobrick hingga Digitalisasi Website BSU Tanjung Anom

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan
Kejaksaan Negeri Salatiga menyetorkan Rp150.297.670 hasil lelang 19 lot Barang Rampasan Negara ke Kas Negara, Kamis (20/8/2026). Lelang yang digelar melalui KPKNL Semarang pada 11–12 Agustus itu diikuti 66 peserta dan mencakup berbagai barang, mulai dari mobil, ponsel, pompa, penampungan air hingga tanah.
Eksekusi Tuntas, Kejaksaan Negeri Salatiga Setorkan Uang Ratusan Juta ke Kas Negara