URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Seorang pria tanpa identitas ditemukan tak bernyawa di aliran Sungai Banjir Kanal Barat (BKB), Jalan Madukoro Raya, Kelurahan Krobokan Kecamatan Semarang Barat pada Kamis (10/3/2022)

Mbak Google

KABAR RASIKA

Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tak Bernyawa di Aliran Sungai BKB Semarang

Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tak Bernyawa di Aliran Sungai BKB Semarang

Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tak Bernyawa di Aliran Sungai BKB Semarang

featured-img

SEMARANG – Seorang pria tanpa identitas ditemukan tak bernyawa di aliran Sungai Banjir Kanal Barat (BKB), Jalan Madukoro Raya, Kelurahan Krobokan Kecamatan Semarang Barat pada Kamis (10/3/2022) sekira pukul 11.00 WIB.

Jasad korban terlihat pertama kali dalam posisi telungkup dengan mengenakan baju dan celana pendek warna hitam. Tim Inafis Polrestabes Semarang masih melakukan identifikasi terkait kondisi dan identitas korban.

“Identitas belum kami ketahui, masih dalam identifikasi di rumah sakit,” ujar Kanitreskrim Polsek Semarang Barat, Supriyanto.

Ia meminta warga Kota Semarang untuk melaporkan ke kantor Polisi bilamana ada salah satu keluarganya yang tidak ada kabar. Hal itu menyusul temuan mayat pria tanpa identitas yang mengambang di aliran BKB Semarang agar proses identifikasi bisa terbantu.

“Iya, segera lapor ke kami semisal ada keluarga yang hilang berjenis kelamin pria,” paparnya.

Disisi lain, Polisi meminta bantuan alat berat eskavator untuk mengevakuasi mayat yang mengambang di aliran sungai di Kota Semarang itu. Permintaan itu dilakukan lantaran kondisi sungai BKB yang dangkal dan berlumpur sempat membuat kesulitan polisi dan relawan untuk mengevakuasi mayat.

Medan yang sulit tersebut mempermudah para petugas melakukan evakuasi dengan bantuan eskavator. Sejumlah nelayan yang pulang dari bekerja juga membantu dengan meminjamkan perahunya.

“Kondisi sungai ini memang dangkal tapi sangat berlumpur,” kata relawan Semarang, Rozi.

Sementara itu, Pengawas Proyek Pengerukan BKB, Prasetyo Widianto mengatakan, penemuan jasad ini pertama kali diketahui oleh para pekerja pengerukan di Sungai BKB. Ia menyebut sebelum penemuan jenazah tak ada hal yang mencurigakan di sekitar lokasi.

“Iya betul, tadi ada mayat lalu saya panggil polisi. Jenis kelamin korban laki-laki. Tidak tahu siapa, selama kerja juga tak ada kejadian mencurigakan,” bebernya.

Mayat pria itu berhasil dievakuasi oleh kepolisian dibantu oleh Relawan Kota Semarang pukul 12.50 WIB. Selanjutnya jasad dibawa ke kamar jenazah RSUP Kariadi Semarang untuk pemeriksaan.

BACA JUGA :

Ratusan warga dari sembilan desa dan empat kelurahan memadati Kantor Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Selasa (25/8/2026), untuk mengikuti Kesenian Rakyat dan Expo Kecamatan Bergas serta KKN UPGRIS Berdampak 2026. Kegiatan tersebut menghadirkan produk UMKM lokal sekaligus memperkuat kolaborasi UPGRIS dan Pemerintah Kabupaten Semarang melalui program KKN.
Tanggal Merah! Ratusan Warga Bergas Meriahkan Expo KKN UPGRIS Berdampak 2026
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional
Mahasiswa KKN Tim II Undip 2026 mengembangkan potensi ekonomi dan pangan lokal di Desa Purworejo, Wonogiri, selama program pengabdian masyarakat. Sebanyak 10 mahasiswa mendampingi UMKM memanfaatkan Google Maps, QRIS, media sosial, dan website untuk pemasaran, sekaligus mengolah singkong dan ikan lele menjadi BoLeSi sebagai alternatif makanan tambahan bergizi bagi balita.
KKN Undip Dorong Transformasi Desa Purworejo Wonogiri melalui Inovasi Pangan dan Digitalisasi Sektor Ekonomi
Rencana pengembangan panas bumi Gunung Ungaran untuk PLTP masih dalam tahap kajian dan belum memasuki pelaksanaan, kata Pemkab Semarang, Kamis (20/8/2026). Pemerintah masih menunggu hasil penelitian potensi geothermal, sekaligus memastikan aspek lingkungan, keamanan, aktivitas warga, dan keberadaan Candi Gedongsongo tetap terlindungi.
Pengembangan Panas Bumi Gunung Ungaran untuk PLTP Bakal Dilanjut, Pemkab Semarang: Masih Tahap Kajian
Satpol PP Kota Salatiga mengedukasi dan mengajak pedagang kaki lima (PKL) bermotor yang berjualan di lingkar dalam Alun-alun Pancasila untuk pindah secara sukarela, Rabu (19/8/2026). Langkah tersebut dilakukan karena aktivitas berjualan dan parkir kendaraan di area tersebut dilarang, sekaligus untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan warga dengan pendekatan humanis.
Humanis! Cara Kabid Ketertiban Satpol PP Salatiga Rayu PKL agar Mau Pindah Sukarela

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengajak masyarakat aktif memeriksa data kesejahteraan dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), termasuk desil yang tercatat, di Jawa Tengah, Rabu (19/8/2026). Warga dapat menyanggah data yang tidak sesuai melalui laman kementerian agar penyaluran bantuan dan program pemberdayaan lebih tepat sasaran.
Warga Diminta Aktif Cek Data Desil dan Sanggah Data DTSEN
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved