URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
PSIS menang tipis atas Persijap pada laga ujicoba yang digelar di Stadion Citarum Kota Semarang, Jumat (28/10/2022). Tim Laskar Mahesa Jenar menang 1-0 berkat gol yang dicetak Hari Nur Yulianto di menit 19.

Mbak Google

KABAR RASIKA

PSIS Menang Tipis Atas Persijap pada Laga Ujicoba

PSIS Menang Tipis Atas Persijap pada Laga Ujicoba

PSIS Menang Tipis Atas Persijap pada Laga Ujicoba

featured-img

SEMARANG – PSIS menang tipis atas Persijap pada laga ujicoba yang digelar di Stadion Citarum Kota Semarang, Jumat (28/10/2022). Tim Laskar Mahesa Jenar menang 1-0 berkat gol yang dicetak Hari Nur Yulianto di menit 19.

Di babak pertama PSIS menurunkan Yofandani, Wahyu Prasetyo, Taufik Hidayat, Kartika Vedhayanto, Bahril Fahreza, Damas Damar, Duje Jarvocic, Reza Irfana, Hari Nur, Farrel Arya, dan Oktafianus Fernando. Gol Hari Nur dicetak setelah memanfaatkan bola liar di depan gawang Persijap.

Saling jual beli serangan di babak pertama antara kedua tim tidak membuahkan gol hingga babak pertama selesai.

Pada babak kedua, komposisi tim PSIS tidak berubah. Di pertengahan, tim pelatih PSIS baru memasukan Fredyan Wahyu dan Frendi Saputra untuk menggantikan Kartika Vedhayanto dan Bahril Fahreza. Tak berhenti di situ, Riyan Ardiyansyah dan Guntur Triaji juga dimasukan untuk mengganti Oktafianus Fernando dan Reza Irfana.

Kapten tim sekaligus pencetak gol sore ini, Hari Nur Yulianto juga ditarik keluar untuk digantikan Wawan Febriyanto. Legiun asing seperti Jonathan Cantillana dan Carlos Fortes juga dimasukan untuk menggantikan Titus Bonai dan Duje Jarvocic.

Di posisi jangkar yang diisi Damas pun juga diganti oleh Eka Febri yang telah pulih dari cedera. Pergantian di posisi bek tengah juga dilakukan dengan keluarnya Taufik Hidayat Wahyu Prast untuk diganti Eduardus dan Alie Sesay.

Namun skor 1-0 untuk PSIS tidak berubah hingga pertandingan berakhir. Skor tersebut bertahan dan kemenangan berpihak kepada PSIS dalam laga latih tanding sore ini.

Pelatih PSIS, Ian Andrew Gillan mengatakan pertandingan ini ditujukan untuk melihat progress pemain selama berhentinya kompetisi BRI Liga 1 dan mencoba banyak pemain muda. “Jadi game ini merupakan hal positif bagi pemain muda untuk mengembangkan potensinya dan melihat bagaimana progress tim selama berhentinya kompetisi. Namun masih banyak evaluasi untuk sore ini,” ujar Ian.

Sedangkan Pelatih Persijap, Salahudin mengaku timnya mendapat banyak pelajaran setelah beruji coba dengan PSIS. Meski kalah, timnya mengakui bisa mengimbangi permainan PSIS.

“Yang jelas kami tetap evaluasi. Ada tiga poin penting untuk sore ini yakni fisik, taktik, mental. Pemain kita juga bisa mengimbangi, namun finishing harus dibenahi,” imbuhnya.

BACA JUGA :

Ratusan warga dari sembilan desa dan empat kelurahan memadati Kantor Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Selasa (25/8/2026), untuk mengikuti Kesenian Rakyat dan Expo Kecamatan Bergas serta KKN UPGRIS Berdampak 2026. Kegiatan tersebut menghadirkan produk UMKM lokal sekaligus memperkuat kolaborasi UPGRIS dan Pemerintah Kabupaten Semarang melalui program KKN.
Tanggal Merah! Ratusan Warga Bergas Meriahkan Expo KKN UPGRIS Berdampak 2026
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional
Mahasiswa KKN Tim II Undip 2026 mengembangkan potensi ekonomi dan pangan lokal di Desa Purworejo, Wonogiri, selama program pengabdian masyarakat. Sebanyak 10 mahasiswa mendampingi UMKM memanfaatkan Google Maps, QRIS, media sosial, dan website untuk pemasaran, sekaligus mengolah singkong dan ikan lele menjadi BoLeSi sebagai alternatif makanan tambahan bergizi bagi balita.
KKN Undip Dorong Transformasi Desa Purworejo Wonogiri melalui Inovasi Pangan dan Digitalisasi Sektor Ekonomi
Rencana pengembangan panas bumi Gunung Ungaran untuk PLTP masih dalam tahap kajian dan belum memasuki pelaksanaan, kata Pemkab Semarang, Kamis (20/8/2026). Pemerintah masih menunggu hasil penelitian potensi geothermal, sekaligus memastikan aspek lingkungan, keamanan, aktivitas warga, dan keberadaan Candi Gedongsongo tetap terlindungi.
Pengembangan Panas Bumi Gunung Ungaran untuk PLTP Bakal Dilanjut, Pemkab Semarang: Masih Tahap Kajian
Satpol PP Kota Salatiga mengedukasi dan mengajak pedagang kaki lima (PKL) bermotor yang berjualan di lingkar dalam Alun-alun Pancasila untuk pindah secara sukarela, Rabu (19/8/2026). Langkah tersebut dilakukan karena aktivitas berjualan dan parkir kendaraan di area tersebut dilarang, sekaligus untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan warga dengan pendekatan humanis.
Humanis! Cara Kabid Ketertiban Satpol PP Salatiga Rayu PKL agar Mau Pindah Sukarela

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Setelah sekitar 21 tahun terpisah dari keluarga, Nuryanto, warga Bugel, Sidorejo, Salatiga, akhirnya kembali ke rumah setelah ditemukan di Rumah Rehabilitasi Jalma Sehat, Kudus. Informasi tentang asalnya dari Salatiga ditelusuri relawan dan Dinas Sosial hingga identitasnya dipastikan oleh keluarga.
Setelah 21 Tahun Menghilang, Nuryanto akhirnya bisa Pulang ke Salatiga
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan