URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Komisi Pemberantasan Korupsi mengungkap dugaan Bupati Pekalongan nonaktif Fadia Arafiq memanfaatkan pegawai outsourcing di lingkungan Pemkab Pekalongan untuk kepentingan politik pada Pilkada. Temuan itu muncul dari penyidikan kasus dugaan benturan kepentingan pengadaan jasa outsourcing sejak 2023 hingga 2026, di mana KPK menduga Fadia mengendalikan perekrutan pegawai dan mengarahkan mereka memilih dirinya dalam pemilu.

Mbak Google

KABAR RASIKA

KPK Bongkar Dugaan Politik Outsourcing Bupati Nonaktif Pekalongan Fadia Arafiq

KPK Bongkar Dugaan Politik Outsourcing Bupati Nonaktif Pekalongan Fadia Arafiq

KPK Bongkar Dugaan Politik Outsourcing Bupati Nonaktif Pekalongan Fadia Arafiq

featured-img

BACA JUGA :

PBB: Hampir 50 Ribu Warga Kembali ke Lebanon Selatan, 106 Ribu Masih Mengungsi
PBB: Hampir 50 Ribu Warga Kembali ke Lebanon Selatan, 106 Ribu Masih Mengungsi
Swiss Hajar Bosnia 4-1, Puncaki Klasemen Sementara Grup B Piala Dunia 2026
Swiss Hajar Bosnia 4-1, Puncaki Klasemen Sementara Grup B Piala Dunia 2026
Piala Dunia 2026: Republik Ceko Ditahan Imbang Afrika Selatan 1-1
Piala Dunia 2026: Republik Ceko Ditahan Imbang Afrika Selatan 1-1
Iran dan Kuwait Bahas MoU AS-Iran, Dorong Stabilitas Kawasan dan Keamanan Selat Hormuz
Iran dan Kuwait Bahas MoU AS-Iran, Dorong Stabilitas Kawasan dan Keamanan Selat Hormuz
KPK Sita Rumah dan Aset Tanah Milik Bupati Pekalongan Nonaktif Fadia Arafiq
KPK Sita Rumah dan Aset Tanah Milik Bupati Pekalongan Nonaktif Fadia Arafiq
36 Ribu Petugas BPS Diterjunkan untuk Sensus Ekonomi 2026 di Jawa Tengah
36 Ribu Petugas BPS Diterjunkan untuk Sensus Ekonomi 2026 di Jawa Tengah

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Harga Ayam Hidup Anjlok hingga Rp11
Harga Ayam Hidup Anjlok hingga Rp11.000 per Kg, Pinsar Sebut Overproduksi dan Dominasi Middleman Jadi Penyebab
Pemerintah Kabupaten Semarang melalui Dinas Sosial akan menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) DBHCHT 2026 kepada 2.393 warga di 92 desa dan kelurahan mulai Juni 2026. Bantuan diberikan kepada buruh tani tembakau, buruh dan petani cengkih, serta warga kurang mampu untuk mendukung kesejahteraan dan produktivitas mereka.
2.393 Buruh dan Petani Tembakau di Kabupaten Semarang Terima BLT DBHCHT Rp600 Ribu