Pertamina Ungkap Modus Penyalahgunaan Barcode BBM, Nopol Warga Dipakai Kendaraan LainxSemarang – PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah (JBT) mengungkap adanya kasus penyalahgunaan nomor polisi (nopol) kendaraan dalam program Subsidi Tepat BBM. Modus tersebut dilakukan dengan menggunakan nopol milik warga untuk didaftarkan pada kendaraan lain di sistem barcode BBM subsidi.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional JBT, Taufiq Kurniawan, mengatakan pihak helpdesk Subsidi Tepat kerap menerima laporan masyarakat terkait kendala saat melakukan pendaftaran barcode.
“Banyak ditemukan kasus di mana nomor polisi milik warga ternyata sudah digunakan kendaraan lain di sistem dengan tipe kendaraan yang berbeda. Ini bukan kesalahan sistem Pertamina, melainkan modus duplikasi nopol oleh oknum tidak bertanggung jawab,” ungkapnya di Semarang, Rabu (20/5/2026).
Akibat penyalahgunaan tersebut, pemilik kendaraan asli mengalami kesulitan saat mengakses layanan BBM subsidi di SPBU maupun ketika melakukan registrasi barcode Subsidi Tepat.
Untuk menindak berbagai bentuk penyalahgunaan tersebut, Pertamina bekerja sama dengan Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jawa Tengah serta pemerintah daerah.
Pertamina juga mengimbau masyarakat segera melapor ke helpdesk Subsidi Tepat apabila menemukan indikasi nomor polisi kendaraan digunakan pihak lain.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan distribusi BBM subsidi tetap tepat sasaran sekaligus melindungi hak masyarakat yang berhak menerima subsidi energi dari pemerintah