URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Bank Indonesia mendorong pemanfaatan QRIS sebagai sarana sedekah dan donasi digital selama Ramadan. Ajakan disampaikan Kepala Perwakilan BI Jateng, Mohamad Noor Nugroho, di Jawa Tengah menjelang Ramadan 2026. Langkah ini diambil karena tradisi berbagi meningkat. Donasi dilakukan non-tunai melalui QRIS agar praktis, transparan, dan akuntabel

Mbak Google

KABAR RASIKA

Ramadan Momentum Sedekah Digital, Bank Indonesia Dorong Donasi Pakai QRIS

Ramadan Momentum Sedekah Digital, Bank Indonesia Dorong Donasi Pakai QRIS

Ramadan Momentum Sedekah Digital, Bank Indonesia Dorong Donasi Pakai QRIS

Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Jawa Tengah, Mohamad Noor Nugroho.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Jawa Tengah, Mohamad Noor Nugroho.
featured-img

RASIKAFM – Bulan Ramadan menjadi momentum meningkatnya aktivitas berbagi dan bersedekah masyarakat. Pada momen inilah Bank Indonesia mendorong pemanfaatan QRIS sebagai sarana sedekah dan donasi digital yang mudah, cepat, dan aman.

Bank Indonesia menilai bahwa pada periode Ramadan, kebiasaan bersedekah masyarakat berada pada titik tertinggi. Melalui QRIS, masyarakat diharapkan dapat merasakan langsung bahwa bersedekah kini tidak lagi merepotkan, karena dapat dilakukan kapan saja tanpa harus membawa uang tunai.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah, Mohamad Noor Nugroho, mengatakan bahwa digitalisasi donasi melalui QRIS menjadi langkah strategis untuk mempermudah masyarakat dalam berbagi sekaligus mendorong efisiensi sistem pembayaran.

“Ramadan adalah momentum terbaik untuk memperkuat budaya berbagi. Melalui QRIS, kami ingin menghadirkan kemudahan bagi masyarakat untuk bersedekah secara praktis, sekaligus memastikan transaksi yang lebih transparan dan akuntabel,” ujarnya.

Selain memberikan kemudahan bagi masyarakat, penggunaan QRIS untuk donasi juga mendukung transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana sosial, termasuk di masjid, lembaga keagamaan, dan organisasi sosial. Hal ini sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap sistem donasi digital.

Di sisi lain, program ini menjadi bagian dari upaya memperluas inklusi keuangan digital, khususnya di Jawa Tengah, di mana adopsi QRIS terus menunjukkan pertumbuhan positif, terutama di segmen UMKM dan komunitas masyarakat.

Mohamad Noor Nugroho menambahkan bahwa pihaknya terus mendorong berbagai pihak, termasuk pengelola rumah ibadah dan lembaga sosial, untuk mengadopsi QRIS agar dapat menjangkau lebih banyak donatur secara luas.

Bank Indonesia berharap, melalui momentum Ramadan, masyarakat tidak hanya semakin gemar bersedekah, tetapi juga semakin terbiasa menggunakan transaksi digital sebagai bagian dari aktivitas ekonomi dan ibadah sehari-hari.

BACA JUGA :

Pekan QRIS Nasional Jateng 2026 Disambut Antusias, Transaksi Digital Makin Diminati
Pekan QRIS Nasional Jateng 2026 Disambut Antusias, Transaksi Digital Makin Diminati
Sebanyak 11 UMKM binaan Bank Indonesia dari Jawa Tengah mencatat transaksi Rp2,94 miliar dalam Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2026 di JICC Jakarta, 20–23 Agustus. Capaian tersebut meningkat Rp1,93 miliar dibandingkan 2025, didorong perluasan produk terkurasi serta peluang kerja sama bisnis dengan pasar domestik dan mancanegara.
UMKM Jawa Tengah Mencatatkan Peningkatan Omzet Dalam KKI 2026
Lebih dari 100 UMKM binaan Bank Indonesia se-Jawa Tengah ambil bagian dalam Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2026 di Jakarta, 20–23 Agustus 2026, untuk memperluas akses pasar, pembiayaan, dan jejaring bisnis sekaligus memperkenalkan produk lokal berorientasi ekspor dan berkelanjutan.
KKI 2026: Saatnya UMKM Bangkit, Tangguh, dan Berdaya Saing
Bank Indonesia memperkuat sistem pembayaran digital nasional melalui pengembangan Kartu Kredit Indonesia (KKI) dan perluasan QRIS. Hingga Juni 2026, pengguna QRIS mencapai 65,77 juta orang dengan 44,86 juta merchant, yang 96,68 persen di antaranya merupakan UMKM. Sepanjang semester I-2026, transaksi QRIS mencapai 12,55 miliar dengan nilai Rp1,12 kuadriliun.
Kartu Kredit Indonesia Hadir, Perkuat Ekosistem Keuangan Digital Nasional
Muat Lebih

INFOGRAFIS

TERKINI

Ikuti Popda Pelajar, Tim Sepak Bola Salatiga Tampil Meyakinkan, Pastikan Lolos 8 Besar
Ikuti Popda Pelajar, Tim Sepak Bola Salatiga Tampil Meyakinkan, Pastikan Lolos 8 Besar
Tim sepak bola Popda Kota Salatiga memastikan lolos ke babak 8 besar Popda Jawa Tengah 2026 setelah menjadi juara Grup B di Stadion Citarum, Semarang, Kamis (3/9/2026). Salatiga meraih dua kemenangan atas...
Warung Makan Podomoro milik Mbah Rukiyem di Jalan Jenderal Sudirman, Salatiga, Jawa Tengah, semakin ramai setelah dikunjungi Anang Hermansyah dan Ashanty. Konten kuliner pasangan selebritas itu membuat tumpang koyor legendaris yang dijual sejak 1969 tersebut diburu pembeli dari berbagai daerah hingga penjualan koyor meningkat dari 7 menjadi 22 kilogram per hari.
Usai Viral dikunjungi Anang-Ashanty Tumpang Koyor Legendaris Podomoro Salatiga Diburu Pembeli
Warung Makan Podomoro milik Mbah Rukiyem di Jalan Jenderal Sudirman, Salatiga, Jawa Tengah, semakin ramai setelah dikunjungi Anang Hermansyah dan Ashanty. Konten kuliner pasangan selebritas itu membuat...
BMKG memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Kamis, 3 September 2026, didominasi cerah hingga cerah berawan. Pengamatan pukul 05.00 WIB mencatat suhu Semarang 24,2°C, kelembapan 88 persen, serta angin dari selatan 3 km/jam. Pada musim kemarau, BMKG juga mengingatkan potensi kebakaran hutan dan lahan
03 September 2026: Cuaca Semarang Cerah, Jawa Tengah Waspada Karhutla
BMKG memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Kamis, 3 September 2026, didominasi cerah hingga cerah berawan. Pengamatan pukul 05.00 WIB mencatat suhu Semarang 24,2°C, kelembapan 88 persen, serta...
Sejumlah warga yang tergabung dalam Aliansi Semar Gugat menggelar aksi tanda tangan massal menolak rencana pengeboran geothermal Gunung Ungaran di Basecamp Kendalisodo, Desa Samban, Bawen, Kabupaten Semarang, Rabu (2/9/2026). Mereka meminta rencana tersebut dikaji serius karena khawatir aktivitas pengeboran berdampak terhadap lingkungan dan sumber air masyarakat.
Gelombang Penolakan Pengeboran Gunung Ungaran Mulai Muncul, Sejumlah Komunitas Galang Tanda Tangan Massal
Sejumlah warga yang tergabung dalam Aliansi Semar Gugat menggelar aksi tanda tangan massal menolak rencana pengeboran geothermal Gunung Ungaran di Basecamp Kendalisodo, Desa Samban, Bawen, Kabupaten Semarang,...
Rencana pembangunan PLTP di kawasan Gunung Ungaran berpotensi berdampak pada sekitar 540 KK di Dusun Darum, Ngipik, dan Talun, Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang. Hingga Rabu (2/9/2026), pemerintah desa mengaku belum menerima informasi resmi maupun sosialisasi terkait proyek tersebut dan meminta keterbukaan kepada masyarakat.
Ratusan KK di Desa Candi Berpotensi Terdampak Geothermal Gunung Ungaran
Rencana pembangunan PLTP di kawasan Gunung Ungaran berpotensi berdampak pada sekitar 540 KK di Dusun Darum, Ngipik, dan Talun, Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang. Hingga Rabu (2/9/2026), pemerintah...

POPULER

Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
WhatsApp Image 2026-08-30 at 22.25
Meriah! Peringatan HUT Paguyuban PKL Setia Kawan ke-24 di Pasaraya Salatiga
Rencana pengeboran panas bumi di kawasan Gunung Ungaran mulai membuat warga Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang, gelisah karena belum mendapat penjelasan langsung mengenai lokasi, mekanisme, dan dampaknya. Warga khawatir aktivitas tersebut memengaruhi sumber air dan pertanian, sementara pemerintah maupun pihak terkait belum melakukan sosialisasi secara menyeluruh kepada masyarakat.
Isu Pengeboran Gunung Ungaran Bikin Warga Candi Gelisah, Khawatir Sumber Air dan Pertanian Terdampak

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved