RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Ratusan Anggota Polisi dan Keluarga, Ramaikan Olah Raga Bersama di Halaman Mapolres Salatiga

Ratusan Anggota Polisi dan Keluarga, Ramaikan Olah Raga Bersama di Halaman Mapolres Salatiga

Ratusan Anggota Polisi dan Keluarga, Ramaikan Olah Raga Bersama di Halaman Mapolres Salatiga

Olah raga bersama itu dilakukan dalam rangka perayaan HUT RI Ke 77 di Polres Salatiga. acara diisi dengan olahraga bersama, dan berbagai acara lomba.

Yang menarik perhatian salah satu peserta lomba yakni tari “kewer kewer” yang mana semua pesertanya adalah anggota Polsek Argomulyo.

Saat unjuk kebolehan, para penari terlihat garing namun ditengah pementasan membuat ngakak. Pada kesempatan ini Kapolres Salatiga, AKBP Indra Mardiana pun turut berjoget dilapangan.

Sebelumnya, dalam HUT RI Ke 77 Polres Salatiga rayakan dengan cara sederhana dengan mengadakan olahraga bersama yaitu senam sehat di halaman mapolres setempat, Sabtu (20/08/2022).

Pada kegiatan tersebut diikuti Kapolres Salatiga AKBP Indra Mardiana dan seluruh jajaran serta anggota keluarga.

Kapolres Salatiga AKBP Indra Mardiana mengatakan bahwa giat olah raga ini sebagai upaya menjalin komunikasi dan keakraban diantara anggota dan keluarga Polisi “kita sengaja memilih hari sabtu agar semua anggota keluarga bisa mengikuti kegiatan yang Polres selenggarakan” ujar Indra Mardiana.

Kapolres Salatiga AKBP Indra Mardiana (baju putih) saat memberikan keterangan pers perihal giat sabtu 20.8.22

Disatu sisi pihaknya juga mengapresiasi dengan penampilan tarian kewer kewer yang diperankan anggota Polsek Argomulyo.

“Ternyata banyak anggota kita yang punya bakat dan kreasi. Itu sebagai bentuk kekompakan dalam menjalin kekeluargaan,”tambah Kapolres.

Pantauan Rasika FM, selain olah raga bersama sabtu pagi, bagi anggota keluarga polisi juga diadakan Lomba dengan berbagai hadiah menarik.

BACA JUGA :

Jaksa Masuk Pesantren, Kejari Salatiga Wanti-wanti Santri agar Tidak Terjerat Kasus Hukum
Jaksa Masuk Pesantren, Kejari Salatiga Wanti-wanti Santri agar Tidak Terjerat Kasus Hukum
Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga kembali menggelar Gelar Inovasi Harmoni Nusantara (GIHN) 2026 di Balairung UKSW, Kamis (10/9/2026). Mengusung tema “Lentera Harmoni”, kegiatan tahun keempat ini menampilkan inovasi ramah lingkungan dari 15 fakultas. GIHN juga mendorong kolaborasi perguruan tinggi, pemerintah, industri, dan UMKM agar riset menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat.
GIHN 2026 UKSW, Ubah Inovasi Ramah Lingkungan Menjadi Dampak Nyata bagi Masyarakat
Kehadiran Padi Pot, akankah jadi Solusi Ketahanan Pangan di Salatiga
Kehadiran Padi Pot, akankah jadi Solusi Ketahanan Pangan di Salatiga?
DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Pemkab Semarang tidak akan melakukan riset mandiri terkait rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran karena kewenangan berada di pemerintah pusat sebagai proyek strategis nasional. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyatakan Pemkab berperan sebagai fasilitator dan mendorong konsultasi publik agar kementerian, pemerintah daerah, stakeholder, serta masyarakat mendapat informasi terbuka mengenai potensi dan dampak proyek.
Pemkab Semarang Tegaskan Tak Akan Lakukan Riset Mandiri Geothermal Gunung Ungaran
Lapas Kelas IIB Purwodadi bersama Dinas Pertanian memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan melalui Program Sekolah Tani. Pada tahap ketiga, warga binaan mempelajari budidaya bayam, kangkung, dan pisang Raja Bulu melalui teori serta praktik langsung di lahan Lapas Purwodadi. Program ini dilakukan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian produktif sebelum kembali ke masyarakat.
Program Integrated Farming, Lapas Purwodadi Gelar Sekolah Tani

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Keluarga Mozza Axillia Gunarsa (18), remaja asal Bergas, Kabupaten Semarang, meyakini jasad yang ditemukan merupakan putrinya setelah mengenali pakaian, jepit rambut, rambut ikal, dan ciri gigi korban. Senin (7/9/2026), ayah Mozza meminta proses hukum terhadap tersangka berjalan transparan dan pelaku dihukum berat. Hasil pemeriksaan DNA masih ditunggu keluarga.
Ayah Mozza Minta Pelaku Dihukum Berat, Keluarga Menduga Ada Motif Pembunuhan Berencana
Warga Dusun Kropoh, Desa Duren, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan terkubur di kebun pada Kamis (3/9/2026) sore. Bayi ditemukan Gendro Susanto saat mencari rumput setelah melihat gundukan tanah baru. Polisi kemudian mengamankan lokasi dan melakukan penyelidikan untuk mengungkap kronologi serta pihak yang bertanggung jawab.
Curiga Gundukan Tanah Baru, Warga Bandungan Temukan Bayi Terkubur dan Terbungkus Daster
Lapas Kelas IIB Purwodadi bersama Dinas Pertanian memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan melalui Program Sekolah Tani. Pada tahap ketiga, warga binaan mempelajari budidaya bayam, kangkung, dan pisang Raja Bulu melalui teori serta praktik langsung di lahan Lapas Purwodadi. Program ini dilakukan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian produktif sebelum kembali ke masyarakat.
Program Integrated Farming, Lapas Purwodadi Gelar Sekolah Tani