RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Ratusan Crosser Akan Adu Balap di Kejurnas Kasal Cup Supertrack 2023 di Sirkuit Kampus UIN Salatiga

Ratusan Crosser Akan Adu Balap di Kejurnas Kasal Cup Supertrack 2023 di Sirkuit Kampus UIN Salatiga

Ratusan Crosser Akan Adu Balap di Kejurnas Kasal Cup Supertrack 2023 di Sirkuit Kampus UIN Salatiga

RASIKAFM.COM | SALATIGA - Para crosser bakal adu balap di Kejurnas Kasal Cup Supertrack 2023 seri ke 3 pada 22 – 23 Juli 2023 di Sirkuit Kampus UIN Salatiga. Mereka akan menguji kemampuan berkendara offroad di jalur grasstrack dengan kontur jalur datar dan berbukit.

Kepada rasikafm.com, Komandan Lanal Semarang, Kolonel Marinir Haryono M.,M.Tr.Hanla.,M.,M mengatakan, Kejurnas ini digelar wujud kepedulian TNI Angkatan Laut (TNI AL) terhadap pembinaan bibit unggul dunia Olahraga Otomotif Offroad khususnya roda dua. Selain itu juga sinergitas TNI, Polri dan Masyarakat.

“Kejurnas seri ke 3 digelar di Salatiga karena di Salatiga ada pahlawan Laksamana Madya TNI Yos Soedarso atau yang lebih dikenal dengan nama Yos Soedarso. Dan kebetulan juga wakil kepala staf angkatan laut juga orang Salatiga,”kata Haryono rabu 5-7-2023 di Korem Makutarama Salatiga.

Haryono mengungkapkan, kejurnas ini digelar juga untuk meramaikan motocross yang sudah lama tidak diadakan di Salatiga.

“Untuk membuat nama Kota Salatiga terkenal, ya salah satunya digelar kegiatan seperti ini. Sehingga dengan digelarnya motocross besar harapan banyak orang tertarik sehingga untuk datang ke Salatiga,”ungkapnya.

Karena ini kejurnas dan ini seri, sehingga peserta dari luar daerah pasti ikut adu balap lagi di Kota Salatiga.

“Nanti finalnya di Deli Serdang Sumatera,”terangnya.

Inti dari kejurnas ini digelar untuk sosialisasi tentang TNI Angkatan Laut. Agar semua orang juga mengenal tentang Angkatan Laut.

“Kegiatan ini dibuat selama lima hari dan pada 19 Juli 2023 di mulai dengan expo,”papar Haryono.

Kolonel Haryono saat beri keterangan pers

Pada kejurnas nanti, khusus penonton masyarakat Kota Salatiga diberikan tiket gratis. Untuk mendapatkan tiket gratis, masyarakat bisa mendaftar dan mengupload kartu tanda penduduk (KTP) Salatiga melalui website yang sudah disiapkan panitia penyelenggara.

“Dan untuk mahasiswa UKSW maupun UIN yang bukan warga Salatiga juga bisa mendapatkan tiket gratis. Carannya sama, nanti bisa mendaftar melalui website dan melampirkan/mengupload kartu mahasiswa. Masyarakat segera mendaftar, karena dibatasi. Kenapa dibatasi, karena menyesuaikan kapasitas lokasi,”jelas Haryono.

Haryono menambahkan, untuk masyarakat diluar Kota Salatiga dikenakan harga tanda masuk tiket sebesar Rp 50 ribu dan nantinya akan dapat kartu perdana beserta paket data 26 gb.

“Dihari pertama nanti dimulai tanggal 19 Juli. Acara akan dibuka dengan lomba push bike untuk anak anak. Selain itu juga akan diadakan lomba modifikasi motor mesin 4 tak, 2 tak dan vespa dan berbagai lomba lainya,”tambahnya.

“Harapan kami dengan digelarnya kejurnas Kasal Cup Supertrack ini juga meningkatkan ekonomi masyarakat Salatiga,”pungkasnya.

Sementara, EO Management acara, Doni mengatakan, persiapan sirkuit kita ada EO nasional dan mereka yang mengatur dan stanby setiap hari. Dan untuk pameran kita sudah siap dan ada beberapa perusahaan yang ikut.

“Didepan out door juga ada festival kuliner dan dibuka secara umum,”katanya

Dalam kejurnas ini nanti diikuti kurang lebih ada 300 starter. Mereka nanti juga bawa mekanik serta crew.

Komandan Lanal Semarang, Kolonel Marinir Haryono saat diwawancarai Rasika

BACA JUGA :

Sebanyak 31 sapi di Kota Salatiga terkonfirmasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) sepanjang Januari hingga 4 September 2026. Dispangtan Salatiga menyebut lalu lintas sapi dari luar daerah menjadi faktor utama penyebaran penyakit. Dari jumlah tersebut, 30 sapi telah sembuh dan satu dipotong paksa, sementara saat ini tidak ada kasus aktif.
31 Sapi di Salatiga Terjangkit PMK, Dinas Pantau Lalu Lintas Ternak
BALAP-LIAR
Balap Liar dan Knalpot Brong Makin Meresahkan, Satlantas Polres Salatiga amankan 75 Motor
Tim sepak bola Popda Kota Salatiga berhasil menjadi juara Popda Jawa Tengah 2026 setelah mengalahkan Kabupaten Wonogiri 1-0 pada partai final. Sebelumnya, Salatiga menyingkirkan Kota Semarang melalui adu penalti 5-3 di semifinal. Gelar ini diraih berkat konsistensi, kekompakan, dan mental bertanding para pemain muda sepanjang kompetisi.
Skuad Muda Juara, Perjuangan Tim Sepak Bola Salatiga di ajang Popda Jateng Berbuah Manis
Ikuti Popda Pelajar, Tim Sepak Bola Salatiga Tampil Meyakinkan, Pastikan Lolos 8 Besar
Ikuti Popda Pelajar, Tim Sepak Bola Salatiga Tampil Meyakinkan, Pastikan Lolos 8 Besar
Warung Makan Podomoro milik Mbah Rukiyem di Jalan Jenderal Sudirman, Salatiga, Jawa Tengah, semakin ramai setelah dikunjungi Anang Hermansyah dan Ashanty. Konten kuliner pasangan selebritas itu membuat tumpang koyor legendaris yang dijual sejak 1969 tersebut diburu pembeli dari berbagai daerah hingga penjualan koyor meningkat dari 7 menjadi 22 kilogram per hari.
Usai Viral dikunjungi Anang-Ashanty Tumpang Koyor Legendaris Podomoro Salatiga Diburu Pembeli
Kota Salatiga meraih juara I kategori Akses Penduduk ke Layanan Pendidikan dalam Apresiasi Pemda Berprestasi Regional Jawa-Bali 2026 Batch II yang digelar Kemendagri pada 28 Agustus 2026. Atas capaian tersebut, Salatiga mendapat dukungan Rp2 miliar untuk memperkuat akses dan kualitas layanan pendidikan bagi masyarakat.
Bukan Kaleng-kaleng! Kota Salatiga raih Prestasi di Bidang Pendidikan

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
Warga Dusun Kropoh, Desa Duren, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan terkubur di kebun pada Kamis (3/9/2026) sore. Bayi ditemukan Gendro Susanto saat mencari rumput setelah melihat gundukan tanah baru. Polisi kemudian mengamankan lokasi dan melakukan penyelidikan untuk mengungkap kronologi serta pihak yang bertanggung jawab.
Curiga Gundukan Tanah Baru, Warga Bandungan Temukan Bayi Terkubur dan Terbungkus Daster
Tim Penilai Blackspot Therapy Polda Jawa Tengah melakukan survei dan penilaian Jalur Penyelamat di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, Selasa (1/9/2026), untuk memetakan potensi kerawanan kecelakaan. Tim memeriksa kondisi jalan, rambu, marka, fasilitas keselamatan, dan lingkungan sekitar sebagai dasar penyusunan rekomendasi penanganan.
Tim Polda Jateng Cek Jalur Penyelamat JLS Salatiga, Amati Situasi Lalin Penyebab Laka

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved

Lebar: px

Tinggi: px