URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Sebanyak 200 anggota Al-Jemaah Al-Islamiyah (JI) dari seluruh Indonesia, termasuk bidang Al Amnu Wal Istikhbaro (ALWI) dan Hubungan Internasional, berkumpul di Kampoeng Kopi Banaran, Kabupaten Semarang, Kamis (12/9/2024). Pertemuan ini bertujuan untuk menyepakati pembubaran JI dan kembali ke pangkuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), seperti dilakukan di daerah lain.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Ratusan Mantan Anggota Organisasi Teroris Sepakat Bubarkan Diri dan Kembali ke Pangkuan NKRI

Ratusan Mantan Anggota Organisasi Teroris Sepakat Bubarkan Diri dan Kembali ke Pangkuan NKRI

Ratusan Mantan Anggota Organisasi Teroris Sepakat Bubarkan Diri dan Kembali ke Pangkuan NKRI

Ratusan eks anggota JI melakukan deklarasi pembubaran diri di Kampoeng Kopi Banaran, Bawen, Kabupaten Semarang, Kamis (12/9/2024). Foto: IST
Ratusan eks anggota JI melakukan deklarasi pembubaran diri di Kampoeng Kopi Banaran, Bawen, Kabupaten Semarang, Kamis (12/9/2024). Foto: IST
featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Sebanyak 200 anggota cluster bidang Al Amnu Wal Istikhbaro (ALWI), Hubungan Internasional, dan Sasana Al-Jemaah Al- Islamiyah (JI) yang berasal dari seluruh Indonesia berkumpul di Kampoeng Kopi Banaran, Bawen, Kabupaten Semarang pada Kamis (12/9/2024).

Tujuan pertemuan ini untuk bersepakat bersama sekaligus membubarkan diri dan kembali ke pangkuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), seperti yang sudah dilakukan di sejumlah daerah lain.

“Ini rangkaian dari kegiatan sebelumnya di Bogor ketika para senior sepakat membubarkan JI khususnya bagian Alwi.
Supaya kemudian dijelaskan sampai akar rumputnya (kepada anggota) mengapa dibubarkan dan bisa didapatkan satu sikap yang sama,” kata
Arif Siswanto, eks anggota JI bidang intelijen.

Dalam kesempatan ini ia juga meminta maaf kepada negara dan juga masyarakat jika pada masa lalu terdapat efek-efek dari tindakan JI. Arif berharap, seusai eks anggota JI kembali ke tengah masyarakat, bisa mendapatkan sikap dan dukungan dari seluruh pemangku kepentingan.

“Selanjutnya terserah negara. Apakah masih memberikan kepercayaan kepada kami untuk membentuk kelompok baru, membaur dengan kaum Muslimin lain, atau lembaga-lembaga masyarakat. Tujuan kami tetap untuk menjaga NKRI ini tetap utuh,” sambungnya.

Sementara itu, eks Kepala Divisi Hubungan Internasional, Wiji Joko (Patria) menambahkan bahwa bidang dia lakukan sebelumnya untuk menjalin hubungan dengan teman-teman jejaring jihadis global Alkaedah dan turunannya untuk mengirimkan eks anggota JI berlatih militer di mancanegara, termasuk Suriah.

“Deklarasi (pembubaran) ini berlaku secara umum bagi seluruh elemen-elemen JI di mana pun,” kata dia. (win)

BACA JUGA :

PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah menggelar aktivasi kemerdekaan di tujuh SPBU di Jawa Tengah dan DIY pada Senin (17/8/2026) untuk memperingati HUT ke-81 RI. Melalui program Tebus Murah Paket Sembako, masyarakat dapat membeli paket senilai Rp150 ribu seharga Rp100 ribu, sementara hasil penjualan disalurkan sebagai donasi bagi korban gempa bumi di NTT.
Semarak Kemerdekaan di SPBU, Pertamina Libatkan Veteran hingga Komunitas Ojol
Ratusan warga Dukuh Sinoman, Kelurahan Sidorejo Lor, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga, mengikuti upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI pada Senin (17/8/2026) dengan mengenakan busana Jawa dan kostum pewayangan. Konsep tersebut dipilih warga untuk memeriahkan peringatan kemerdekaan sekaligus melestarikan budaya Jawa serta mengenalkan nilai moral pewayangan kepada generasi muda.
Rawat Budaya Jawa, Ratusan Warga Sinoman ikuti Upacara Kenakan Kostum Tokoh Pewayangan
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengapresiasi Kepala SPPG Jati, Karanganyar, yang mencicipi menu MBG setelah tim dapur melaporkan aroma mencurigakan, Rabu (12/8/2026). Tindakan itu dilakukan untuk memastikan keamanan makanan sebelum didistribusikan. Pemprov Jateng menilai kejadian tersebut menjadi evaluasi untuk memperketat pengawasan kualitas program MBG.
Taj Yasin Apresiasi Kepala SPPG yang Cicipi Menu MBG Sebelum Dibagikan
Dugaan penyalahgunaan dana Kredit Ketahanan Pangan dan Energi (KKPE) mencuat dalam audiensi Gapoktan Ngudi Hasil Desa Pakopen dengan DPRD Kabupaten Semarang, Kamis (13/8/2026). Anggota kelompok mengaku menerima dana lebih kecil dari nilai kredit dalam akad, sementara kewajiban tetap berjalan. DPRD meminta Pemkab membentuk tim untuk memfasilitasi penyelesaian.
Dana Kredit Petani Pakopen Bandungan Diduga Diselewengkan, Kuasa Hukum: Ada Indikasi Korupsi
Kejaksaan Negeri Salatiga menyerahkan lima mobil hasil rampasan perkara penyalahgunaan BBM bersubsidi kepada pemenang lelang terbuka di KPKNL Semarang, Kamis (13/8/2026). Kendaraan tersebut sebelumnya dimodifikasi untuk mengangkut solar dalam jumlah besar dan menggunakan pelat nomor serta barcode BBM yang diduga telah diubah. Hasil lelang disetorkan kepada negara.
5 Mobil Pengangsu Solar Dilelang, Uangnya Masuk ke Kas Negara
Warga Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, menggelar kenduri dan makan bersama di atas jalan yang baru selesai dibeton saat penutupan TMMD Reguler ke-129, Kamis (13/8/2026). Tradisi tersebut menjadi ungkapan syukur atas pembangunan jalan sepanjang sekitar 1,2 kilometer yang menghubungkan Cukil dengan Kemetul dan memperpendek akses warga.
Luapkan Rasa Syukur, Warga Cukil Gelar Kenduri di Atas Jalan yang Baru Selesai Dicor

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Satreskrim Polres Semarang mengungkap kasus perampokan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, melalui jejak salah satu tersangka saat menggunakan jasa ojek online dari Grobogan menuju Ambarawa. Polisi menelusuri pengemudi GoRide yang menerima satu unit handphone sebagai pembayaran hingga memperoleh identitas tersangka. Penyidik juga menyebut motif perkara berkaitan dengan persoalan ekonomi dan masih melengkapi berkas sebelum diserahkan kepada kejaksaan.
Terungkap Lewat Histori Ojol, Perampok Royal Phone Bayar Gojek Pakai HP Hasil Kejahatan
Satreskrim Polres Semarang menetapkan TI (25) dan DPP (20) sebagai tersangka kasus pencurian dengan kekerasan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Kamis (6/8/2026). Polisi mengungkap aksi tersebut direncanakan sehari sebelumnya dan dilakukan dengan memukul korban menggunakan palu sebelum kedua tersangka membawa 53 telepon genggam serta mobil korban ke Gubug, Grobogan. Keduanya kini dijerat pasal pencurian dengan kekerasan dan pembunuhan dengan ancaman pidana seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara.
Kronologi Perampokan Disertai Pembunuhan Bos Royal Phone Ambarawa, Korban Dihabisi Pakai Palu di Bagian Kepala
Seorang pelajar kelas 10 SMK Bakti Nusantara berinisial KM (16) ditilang Satlantas Polres Salatiga karena mengendarai sepeda motor dengan knalpot tidak sesuai spesifikasi di pertigaan Cebongan, Selasa (11/8/2026). Polisi menilai suara knalpot brong mengganggu kenyamanan pengguna jalan. Selain penindakan, Kasat Lantas AKP Henry Sulistyanta memberikan edukasi agar pelajar tidak menggunakan knalpot yang menimbulkan kebisingan.
Tertangkap Basah Gunakan Knalpot Brong di Pertigaan Cebongan, Siswa SMA di Salatiga Tertunduk Lesu

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved