KAWAN PEMANDU JALAN

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Rawapening Performing Art, Momen Geliat Wisata Kabupaten Semarang

Rawapening Performing Art, Momen Geliat Wisata Kabupaten Semarang

Rawapening Performing Art, Momen Geliat Wisata Kabupaten Semarang

UNGARAN – Selama hampir dua tahun kegiatan pariwisata dan seni budaya di Kabupaten Semarang vakum akibat pandemi Covid-19. Untuk membangkitkan kembali industri pariwisata, maka digelar Rawapening Performing Art 2021 dengan mengambil momentum peringatan Hari Sumpah Pemuda, Kamis (28/10/2021).

Kepala Disparta Kabupaten Semarang, Dewi Pramuningsih mengatakan, Rawapening Performing Art 2021 ini diharapkan bisa membuat industri pariwisata menggeliat.

“Saat ini berbagai pelonggaran aktivitas masyarakat telah diberikan oleh Pemkab Semarang, tak terkecuali dengan kegiatan di sektor pariwisata. Kami mencoba membangkitkan kembali dunia pariwisata dan seni budaya melalui kegiatan Rawapening Performing Art 2021 yang digelar selama satu hari ini,” kata Dewi.

Sesuai dengan Instruksi Bupati Semarang dalam rangka pencegahan dan pengendalian Covid-19 masih diberlakukan pembatasan jam operasional maupun jumlah pengunjung yang maksimal hanya 25 persen. Karena itu, dalam kegiatan Rawapening Performing Art 2021 ini hanya menampilkan tiga kelompok seni budaya.

“Tujuannya sekaligus untuk menyebarluaskan industri pariwisata siap menyambut kunjungan wisatawan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19 yang ketat,” imbuhnya.

Bupati Semarang Ngesti Nugraha usai membuka acara tersebut mengimbau agar kelonggaran kegiatan pariwisata di daerahnya juga dibarengi dengan kepatuhan serta kedisiplinan dalam menerapkan protokol kesehatan dengan ketat.

“Saat ini Kabupaten Semarang masih berstatus daerah PPKM Level 2. Pemkab Semarang terus berupaya mendorong percepatan vaksinasi Covid-19 yang saat ini telah mencapai 72 persen untuk dosis pertama. Harapannya dalam waktu yang tak lama lagi Kabupaten Semarang bisa turun ke PPKM level 1,” jelasnya.

Khusus kelonggaran di sektor pariwisata, Ngesti juga ingin agar pembukaan berbagai tempat wisata juga bisa membantu membangkitkan para pelaku UMKM serta pelaku seni budaya.

“Sejak pandemi Covid-19, di wilayah Kabupaten Semarang ada sekitar 3.000 kelompok seni budaya yang ikut terdampak, karena tidak bisa berkegiatan,” imbuhnya. (win)

Kabar Terkini

POPULER

DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Tim sepak bola Popda Kota Salatiga berhasil menjadi juara Popda Jawa Tengah 2026 setelah mengalahkan Kabupaten Wonogiri 1-0 pada partai final. Sebelumnya, Salatiga menyingkirkan Kota Semarang melalui adu penalti 5-3 di semifinal. Gelar ini diraih berkat konsistensi, kekompakan, dan mental bertanding para pemain muda sepanjang kompetisi.
Skuad Muda Juara, Perjuangan Tim Sepak Bola Salatiga di ajang Popda Jateng Berbuah Manis
Kota Semarang menjadi pusat pelaksanaan MTQ Nasional XXXI 2026 selama 10 hari, 11–20 September. Rangkaian dimulai dengan kedatangan kafilah dan Malam Ta’aruf, dilanjutkan pembukaan pada 12 September yang dijadwalkan dihadiri Presiden Prabowo Subianto. Kompetisi berlangsung 13–18 September, sebelum city tour, penutupan, dan kepulangan kafilah ke daerah masing-masing.
Catat Jadwalnya, MTQ Nasional XXXI Digelar 11-20 September di Semarang