URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Meningkatnya kasus Covid-19 di Kabupaten Semarang membuat peringatan harlah Nahdlatul Ulama tingkat Kabupaten Semarang dilaksanakan dengan tasyakuran sederhana di Gedung Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Semarang dan disiarkan secara streaming.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Refleksi Harlah NU Kabupaten Semarang: Kaum Nahdliyin Diminta Bantu Turunkan Kasus Covid-19

Refleksi Harlah NU Kabupaten Semarang: Kaum Nahdliyin Diminta Bantu Turunkan Kasus Covid-19

Refleksi Harlah NU Kabupaten Semarang: Kaum Nahdliyin Diminta Bantu Turunkan Kasus Covid-19

featured-img

UNGARAN – Meningkatnya kasus Covid-19 di Kabupaten Semarang membuat peringatan harlah Nahdlatul Ulama tingkat Kabupaten Semarang tidak dilaksanakan dengan apel kebangsaan di Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Semarang. Namun hanya dilaksanakan dengan tasyakuran sederhana di Gedung Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Semarang dan disiarkan secara streaming.

Harlah NU yang mestinya dilaksanakan dengan apel kebangsaan di Kaliwungu Kabupaten Semarang. Namun karena kasus Covid di Kabupaten Semarang meningkat, maka dilaksanakan dengan doa bersama secara streaming,” ungkap Ketua PCNU Kabupaten Semarang, KH Ahmad Fauzan di Ungaran, Kabupaten Semarang, Senin (31/1/2022) sore.

KH Ahmad Fauzan atau yang akrab dipanggil Gus Yan menyatakan, Nahdlatul Ulama merupakan organisasi yang memperhatikan akidah masyarakat. Bagaimana masyarakat dapat melaksanakan ibadah dengan baik dan sesuai akidah sepeti dicontohkan Nabi Muhammad SAW.

صَلُّوا كَمَا رَأَيْتُمُونِى أُصَلِّى

“Sholatlah kalian sebagaimana kalian melihat aku sholat.”.
“Maka kita mesti melaksanakan ibadah sholat sepeti yang dicontohkan Nabi Agung Muhammad SAW,” ungkapnya.

Dalam harlah NU di Kabupaten Semarang ini ada sembilan tumpeng dan ingkung ayam. Dalam budaya Jawa, tumpeng dan ingkung dikaitkan dengan adanya hajat atau maksud tertentu.

Sementara dalam harlah NU ini diharapkan pemimpin dapat mencontohkan tindakannya pada rakyat. “Budaya tumpeng dan ingkung ini sejak Walisongo, budaya ini merupakan budaya yang baik. Apa yang menurut kaum mukmin baik maka bagi Allah hal itu baik. Maka NU perlu menjaga budaya-budaya luhur yang ada di masyarakat ini,” ungkap Gus Yan.

Bupati Semarang. Ngesti Nugraha menyatakan NU merupakan organisasi terbesar di Indonesia. Peran Nahdlatul Ulama sangat penting dalam masyarakat Indonesia. Bahkan saat Covid-19 dalam puncak-puncaknya saat itu, NU berperan aktif dalan usaha menjaga sosial masyarakat. “Seperti membantu pembagian masker, hand sanitizer serta menjaga sosial masyarakat seperti membagikan bantuan ke masyarakat terdampak Covid 19, dan tidak melaksanakan kegiatan yang menimbulkan kerumunan,” kata Bupati.

Bupati berharap warga Nahdliyin tetap berperan aktif dalam menurunkan kasus Covid-19 di Kabupaten Semarang.

“Saat ini mulai meningkat angka penderita Covid-19, mari kita bersama-sama menurukan angka Covid-19 ini agar kita dapat bersama-sama melaksanakan kegiatan seperti sebelum pandemi Covid-19 lalu,” pungkasnya. (win)

BACA JUGA :

Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional
Mahasiswa KKN Tim II Undip 2026 mengembangkan potensi ekonomi dan pangan lokal di Desa Purworejo, Wonogiri, selama program pengabdian masyarakat. Sebanyak 10 mahasiswa mendampingi UMKM memanfaatkan Google Maps, QRIS, media sosial, dan website untuk pemasaran, sekaligus mengolah singkong dan ikan lele menjadi BoLeSi sebagai alternatif makanan tambahan bergizi bagi balita.
KKN Undip Dorong Transformasi Desa Purworejo Wonogiri melalui Inovasi Pangan dan Digitalisasi Sektor Ekonomi
Rencana pengalihan status guru PPPK dari pemerintah daerah menjadi pegawai pemerintah pusat mulai 2027 mendapat perhatian Pemkab Semarang. BKPSDM Kabupaten Semarang menyatakan masih menunggu petunjuk teknis resmi pemerintah pusat, terutama terkait administrasi, pembiayaan, pembinaan, kewenangan, serta mekanisme pengelolaan ribuan guru PPPK dan PNS di daerah.
4.200 PPPK Guru di Kabupaten Semarang Berpotensi Diambil Alih Pusat, BKPSDM Tunggu Juknis
Rencana pengembangan panas bumi Gunung Ungaran untuk PLTP masih dalam tahap kajian dan belum memasuki pelaksanaan, kata Pemkab Semarang, Kamis (20/8/2026). Pemerintah masih menunggu hasil penelitian potensi geothermal, sekaligus memastikan aspek lingkungan, keamanan, aktivitas warga, dan keberadaan Candi Gedongsongo tetap terlindungi.
Pengembangan Panas Bumi Gunung Ungaran untuk PLTP Bakal Dilanjut, Pemkab Semarang: Masih Tahap Kajian

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Setelah sekitar 21 tahun terpisah dari keluarga, Nuryanto, warga Bugel, Sidorejo, Salatiga, akhirnya kembali ke rumah setelah ditemukan di Rumah Rehabilitasi Jalma Sehat, Kudus. Informasi tentang asalnya dari Salatiga ditelusuri relawan dan Dinas Sosial hingga identitasnya dipastikan oleh keluarga.
Setelah 21 Tahun Menghilang, Nuryanto akhirnya bisa Pulang ke Salatiga
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan