RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Ribuan Kotak Suara Pemilu 2024 Diterima KPU Kabupaten Semarang

Ribuan Kotak Suara Pemilu 2024 Diterima KPU Kabupaten Semarang

Ribuan Kotak Suara Pemilu 2024 Diterima KPU Kabupaten Semarang

Logistik Pemilu 2024 Kabupaten Semarang berupa kotak suara tiba di GOR tenis indoor Stadion Pandanaran Wujil, Bergas, Senin (6/11/2023). Foto:win

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Semarang secara bertahap menerima logistik keperluan Pemilu 2024. Sebanyak 4.925 kotak suara, tiba di GOR tenis indoor Stadion Pandanaran Wujil, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Senin (6/11/2023).

Disampaikan oleh Kasubbag Keuangan, Umum, Logistik, dan Rumah Tangga KPU Kabupaten Semarang Reyta Warastuti, kedatangan kotak suara itu menggunakan dua armada truk. Truk pertama mengangkut 3.200 kotak suara, dan truk kedua ada 1.725 kotak suara.

“Sementara truk ketiga hingga pukul 13.13 WIB belum sampai,” jelas Reyta.

Reyta menjelaskan, untuk Pemilu 2024 satu tempat pemungutan suara (TPS) mendapat jatah lima kotak suara, sehingga total akan ada 16.755 kotak suara. Jumlah itu masih ditambah cadangan di tingkat PPK masing-masing sebanyak dua kotak.

“Jadi 16.755 ditambah 38 kotak, totalnya ada 16.793 kotak suara,” ungkapnya.

Terkait perakitan kotak suara itu, lanjut Reyta, akan dimulai pada Desember 2023. Hal itu menunggu seluruh logistik Pemilu 2024 diterima KPU Kabupaten Semarang.

“Minggu ketiga November ini akan datang juga sebanyak 87.126 segel plastik dari Tangerang,” sambungnya.

Reyta menambahkan, untuk pengamanan gudang penyimpanan logistik Pemilu 2024, selain melibatkan kepolisian juga akan ada penjaga gudang.

“Sudah ada rekruitmen untuk penjaga gudang, minggu ini sudah terisi dan langsung bekerja,” imbuhnya. (win)

BACA JUGA :

Pemkab Semarang tidak akan melakukan riset mandiri terkait rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran karena kewenangan berada di pemerintah pusat sebagai proyek strategis nasional. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyatakan Pemkab berperan sebagai fasilitator dan mendorong konsultasi publik agar kementerian, pemerintah daerah, stakeholder, serta masyarakat mendapat informasi terbuka mengenai potensi dan dampak proyek.
Pemkab Semarang Tegaskan Tak Akan Lakukan Riset Mandiri Geothermal Gunung Ungaran
Pemkab Semarang meminta PT PLN menunda sementara kajian dan rencana eksplorasi panas bumi di kawasan Gunung Ungaran, Jumat (4/9/2026). Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyebut keputusan tersebut diambil untuk menjaga kondusivitas masyarakat di tengah kekhawatiran yang berkembang. Pemkab juga meminta PT Geo Dipa Energi meningkatkan komunikasi dan sosialisasi terkait kegiatan geothermal di Banyubiru.
Rencana Geothermal Gunung Ungaran Ditunda, Bupati Semarang Minta PLN Setop Kegiatan
Sebanyak 756 pekerja PT Sumber Graha Sejahtera (SGS) di Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, terkena PHK akibat efisiensi perusahaan pada 2026. Disnaker Kabupaten Semarang menyebut keputusan tersebut telah disepakati melalui perjanjian bersama, sementara pembayaran pesangon rata-rata Rp30 juta per pekerja dilakukan bertahap selama 10 bulan karena tekanan industri perkayuan.
756 Pekerja di Kabupaten Semarang Kena PHK, Disnaker Kawal Pembayaran Pesangon
Sejumlah warga yang tergabung dalam Aliansi Semar Gugat menggelar aksi tanda tangan massal menolak rencana pengeboran geothermal Gunung Ungaran di Basecamp Kendalisodo, Desa Samban, Bawen, Kabupaten Semarang, Rabu (2/9/2026). Mereka meminta rencana tersebut dikaji serius karena khawatir aktivitas pengeboran berdampak terhadap lingkungan dan sumber air masyarakat.
Gelombang Penolakan Pengeboran Gunung Ungaran Mulai Muncul, Sejumlah Komunitas Galang Tanda Tangan Massal
Rencana pembangunan PLTP di kawasan Gunung Ungaran berpotensi berdampak pada sekitar 540 KK di Dusun Darum, Ngipik, dan Talun, Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang. Hingga Rabu (2/9/2026), pemerintah desa mengaku belum menerima informasi resmi maupun sosialisasi terkait proyek tersebut dan meminta keterbukaan kepada masyarakat.
Ratusan KK di Desa Candi Berpotensi Terdampak Geothermal Gunung Ungaran
Rencana pengeboran panas bumi di kawasan Gunung Ungaran mulai membuat warga Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang, gelisah karena belum mendapat penjelasan langsung mengenai lokasi, mekanisme, dan dampaknya. Warga khawatir aktivitas tersebut memengaruhi sumber air dan pertanian, sementara pemerintah maupun pihak terkait belum melakukan sosialisasi secara menyeluruh kepada masyarakat.
Isu Pengeboran Gunung Ungaran Bikin Warga Candi Gelisah, Khawatir Sumber Air dan Pertanian Terdampak

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
Warga Dusun Kropoh, Desa Duren, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan terkubur di kebun pada Kamis (3/9/2026) sore. Bayi ditemukan Gendro Susanto saat mencari rumput setelah melihat gundukan tanah baru. Polisi kemudian mengamankan lokasi dan melakukan penyelidikan untuk mengungkap kronologi serta pihak yang bertanggung jawab.
Curiga Gundukan Tanah Baru, Warga Bandungan Temukan Bayi Terkubur dan Terbungkus Daster
Tim Penilai Blackspot Therapy Polda Jawa Tengah melakukan survei dan penilaian Jalur Penyelamat di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, Selasa (1/9/2026), untuk memetakan potensi kerawanan kecelakaan. Tim memeriksa kondisi jalan, rambu, marka, fasilitas keselamatan, dan lingkungan sekitar sebagai dasar penyusunan rekomendasi penanganan.
Tim Polda Jateng Cek Jalur Penyelamat JLS Salatiga, Amati Situasi Lalin Penyebab Laka