URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]

Mbak Google

KABAR RASIKA

Ribuan Lansia Tengaran Menunggu Giliran Vaksin

Ribuan Lansia Tengaran Menunggu Giliran Vaksin

Ribuan Lansia Tengaran Menunggu Giliran Vaksin

featured-img

Rapat koordinasi antara kades dan bidan desa se kecamatan Tengaran dalam rangka penanggulanggan penyebaran Covid 19

RASIKAFM – Sedikitnya 7.600 manula warga Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang dengan kategori lanjut usia diketahui belum mendapat suntikan vaksinasi virus Corona (Covid-19).

Ribuan warga lansia tersebut belum menerima vaksinasi Corona bukan sebab tidak dimasukkan daftar melainkan karena sebagian tidak mempercayai adanya virus dan kehalalan vaksin.

Kepala Puskesmas Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang dr. Aswindar Adi Gumilang mengatakan total warga lansia tercatat 9 ribu orang. Mereka yang telah disuntik vaksin Covid-19 baru sebanyak 1.400 orang.

“Mustinya capaian kami bisa lebih dari angka sekarang. Tetapi faktanya banyak warga lansia menolak divaksin. Mereka terpengaruh hoaks sehingga tidak bersedia,” terangnya dalam rapat koordinasi bersama Kades dan Bidan di Aula Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Senin (24/5/2021)

Menurut Aswindar, selain adanya informasi palsu yang beredar warga lansia sasaran vaksinasi juga terpengaruh sejumlah oknum tokoh masyarakat akan kebenaran virus Corona dan kehalalan bahan baku pembuatan vaksin Covid-19.

Ia menambahkan, pasca libur Lebaran Idul Fitri 2021 angka kasus penularan virus Corona pada wilayah Kecamatan Tengaran mengalami kenaikan bahkan berpotensi menjadi daerah zona merah apabila tidak segera diantisipasi.

“Saat ini penularan diangka 45-50 kasus prosentasenya. Dari setiap 10 sampel kontak erat warga positif Corona 2-3 menunjukkan hasil reaktif Covid-19,” katanya

Plt Camat Tengaran, Kabupaten Semarang Seno Wibowo menyampaikan mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19 khususnya seusai libur Lebaran Idul Fitri jajarannya bersama pihak terkait mengharap ada tindakan lebih tegas mengenai protokol kesehatan.

Wibowo mengaku, selama bulan Ramadan sampai Idul Fitri aktivitas masyarakat baik ditempat ibadah, pasar, dan ruang publik lain dinilai mulai tidak menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

“Misalnya itu nampak pada kuota mustinya keterisian ruangan 50 persen, tetapi faktanya lebih otomatis aturan menjaga jarak kurang dapat diterapkan. Lalu mulai lupa memakai masker, dan mencuci tangan,” ujarnya

Dirinya menyebutkan, Pemerintah Kecamatan Tengaran tidak melarang aktivitas masyarakat seperti kegiatan budaya atau tradisi syawalan maupun pesta pernikahan. Hanya saja, sejumlah acara tersebut diharapkan selalu menerapkan protokol kesehatan. (rief)

BACA JUGA :

Ini Langkah yang Disiapkan untuk Atasi Rob di Pati
Ini Langkah yang Disiapkan untuk Atasi Rob di Pati
Pemkot Salatiga Komit Perkuat Pelayanan Publik dengan Delapan Aksi Perubahan
Pemkot Salatiga Komit Perkuat Pelayanan Publik dengan Delapan Aksi Perubahan
Jalin Kerjasama dengan BKBH FH USM Rutan Salatiga Perluas Akses Bantuan Hukum dan Keadilan
Jalin Kerjasama dengan BKBH FH USM Rutan Salatiga Perluas Akses Bantuan Hukum dan Keadilan
Program Inpres Jalan Daerah (IJD) dinilai mampu mendorong pertumbuhan ekonomi di Jawa Tengah melalui peningkatan konektivitas antarwilayah. Gubernur Ahmad Luthfi menyampaikan hal itu saat peresmian bantuan IJD di Pendopo Kabupaten Pati, Selasa (23/6/2026), dengan menegaskan bahwa pembangunan jalan menuju kawasan wisata, desa wisata, serta sentra ekonomi akan menjadi prioritas untuk memperluas akses, memperlancar distribusi, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat
IJD Jadi Penggerak Ekonomi Baru, Jateng Prioritaskan Jalan ke Kawasan Wisata
Sistem Kelistrikan Jawa Makin Stabil, PLN Berhasil Pulihkan Pembangkit yang Sempat Gangguan
Sistem Kelistrikan Jawa Makin Stabil, PLN Berhasil Pulihkan Pembangkit yang Sempat Gangguan
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyiapkan konsep aglomerasi wisata lintas daerah untuk menghubungkan berbagai destinasi unggulan dalam satu paket perjalanan terintegrasi. Gubernur Ahmad Luthfi menyampaikan rencana tersebut pada Rembug Pembangunan Provinsi Jawa Tengah 2026 di Kota Tegal, Senin (22/6/2026), guna memperluas dampak ekonomi pariwisata melalui konektivitas destinasi, penguatan infrastruktur, pengembangan 1.000 desa wisata, serta dukungan platform digital terpadu.
Liburan Sekali Jalan, Destinasi Banyak! Jateng Siapkan Paket Wisata Lintas Daerah untuk Dongkrak Ekonomi

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Dieng Caldera Race 2026 yang berlangsung pada 19–21 Juni di kawasan Dieng, Jawa Tengah, menarik ribuan pelari dari berbagai daerah dan mancanegara. Kategori 25K menjadi favorit karena menghadirkan rute baru menuju puncak Gunung Sindoro yang lebih menantang. Peserta harus menghadapi elevasi ekstrem dan suhu dingin pegunungan, namun tetap disuguhi panorama alam khas Dieng yang memukau sepanjang lintasan.
Menembus Dingin 14 Derajat, Ribuan Pelari Serbu Dieng Caldera Race 2026
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengalokasikan puluhan miliar rupiah untuk pemeliharaan, rehabilitasi, dan peningkatan ruas jalan provinsi di kawasan Pantura Barat pada 2026. Kebijakan yang disampaikan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi saat Rembug Pembangunan di Kota Tegal, Senin (22/6/2026), bertujuan memulihkan kemantapan jalan yang menurun akibat curah hujan tinggi sekaligus mendukung konektivitas dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Jalan Pantura Barat Jadi Prioritas, Pemprov Jateng Gelontorkan Puluhan Miliar Rupiah untuk Perbaikan dan Pemeliharaan
Seorang pengendara sepeda motor Honda Scoopy berinisial AF (21) meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, tepatnya di kawasan Kumpulrejo, Argomulyo, Sabtu pagi (20/6/2026). Kecelakaan diduga terjadi karena korban kurang konsentrasi saat berkendara hingga motornya oleng ke kiri dan masuk ke parit. Korban sempat dirawat di RSUD dr. Soebarkat Tjitrodarmodjo sebelum dinyatakan meninggal dunia.
Alami Laka Tunggal di JLS, Pengendara Scoopy Meninggal Dunia