[audio_player]
[posts_like_dislike]

Mbak Google

KABAR RASIKA

Ribuan Pencari Kerja Banjiri Job Fair UKSW Selama Dua Hari

Ribuan Pencari Kerja Banjiri Job Fair UKSW Selama Dua Hari

Ribuan Pencari Kerja Banjiri Job Fair UKSW Selama Dua Hari

Rektor UKSW Prof. Dr. Intiyas Utami, secara resmi membuka Job Fair Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) ke-43, kegiatan ini berlangsung hingga Jumat (16/06/2023) Sore.
Rektor UKSW Prof. Dr. Intiyas Utami, secara resmi membuka Job Fair Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) ke-43, kegiatan ini berlangsung hingga Jumat (16/06/2023) Sore.

[@]Setelah Job Fair Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) ke-43 resmi dibuka oleh Rektor UKSW Prof. Dr. Intiyas Utami, ribuan pencari kerja membanjiri gelaran Job Fair yang berlangsung hingga Jumat (16/06/2023) sore ini.

Bertempat di Balairung UKSW, Job Fair menyediakan 364 posisi lowongan dari 36 perusahaan nasional dan multinasional, serta lembaga pendidikan.
Kegiatan ini gratis dan dibuka untuk umum, terpantau sejak pagi para pencari kerja baik dari UKSW dan luar UKSW mulai memadati Balairung UKSW. Tercatat sekitar 800 lebih pencari kerja datang di Job Fair UKSW hari pertama.

Theresia Evy Yeniarti, S.E., ketua panitia Job Fair UKSW menuturkan, para pencari kerja diberikan vacancy book yang berisi daftar perusahaan dan juga lowongannya.

“Vacancy book diberikan kepada pencari kerja untuk memudahkan saat menentukan pilihan perusahaan dan agar lebih mengenal profil perusahaan. Vacancy book menjadi salah satu fasilitas yang panitia sediakan selain tempat Job Fair yang nyaman. Pencari kerja bisa melengkapi berkas-berkasnya, menyiapkan segala sesuatunya lebih baik sebelum memasukkan lamaran. Perusahaan juga bisa melakukan proses seleksi dengan nyaman,” terangnya.

Ke-36 perusahaan peserta Job Fair UKSW kali ini juga berasal dari berbagai daerah dan bergerak di berbagai bidang seperti perbankan, IT, otomotif, food and beverage, tekstil, elektronik, manufaktur, health care, energi terbarukan, logistik, trading, dan berbagai bidang lainnya. Dari asal daerah pun, perusahaan peserta Job Fair terlihat beragam mulai dari Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat dan yang paling jauh ada perusahaan yang berasal dari Riau.

“Dengan beragamnya asal daerah perusahaan, Job Fair UKSW menawarkan kepada pencari kerja kesempatan berkarir di berbagai kota. Terlebih bagi lulusan UKSW yang memang mahasiswanya berasal dari berbagai kota, bisa jadi mereka menemukan peluang karir di daerah asalnya,” imbuh Theresia Evy.

ribuan pencari kerja baik dari UKSW dan luar UKSW mulai memadati Balairung UKSW

Dari 36 perusahaan peserta Job Fair UKSW, beberapa diantaranya adalah PT Siwali Swantika, PT Accenture, PT Waleta Asia Jaya, PT Bank Multiarta Sentosa Tbk, Indomaret Group, Polytron, Duniatex Group, PT Bank Central Asia Tbk, PPPK Petra, BPK Penabur Cirebon, PT Multipolar Technology Tbk, PT. Solo Murni (KIKY), Savoria, Sekolah Darma Yudha, Haldin Pacific Semesta, PT. Indomarco Adi Prima – Indofood Group, dan masih banyak lagi. Informasi selengkapnya Job Fair UKSW dapat di cek di laman jobfair.uksw.edu atau WA ke no di 0821-3797-8485.

 

Diantara ratusan pencari kerja yang ikut ambil baian di Job Fair UKSW, Agung Nugroho salah satunya. Lulusan dari STEKOM Ungaran ini datang ke Job Fair UKSW dan mencoba melamar Indomaret Group dan Duniatex Group.

“Job Fair di UKSW menyediakan banyak perusahaan yang diimpikan dan informasinya mudah didapat,” katanya.

Lainnya, Nur Aisha Putri, menuturkan Job Fair UKSW memberikan kemudahan bagi fresh graduate seperti dirinya.

“Banyak lowongan pekerjaan yang disediakan dengan tempat yang nyaman, dan fasilitas yang lengkap. Selain itu juga bisa langsung interview,” imbuh Nur Aisha.

Tak hanya lulusan perguruan tinggi, beberapa lulusan SMA dan SMK juga ikut ambil bagian di Job Fair UKSW. Wahyu Hidayat Jati salah satunya. Bersama-sama rekannya, Wahyu yang merupakan lulusan SMKN 1 Tuntang ini juga tak menyia-nyiakan kesempatan memperoleh pekerjaan di Job Fair UKSW. Salah satu perusahaan yang menjadi tujuannya adalah PT Walet Asia Jaya.

Rektor Intiyas dalam sambutannya mengucapkan terima kasih atas peran serta perusahaan dan lembaga pendidikan dalam Job Fair kali ini. Diungkapkannya, UKSW tengah menerapkan Kurikulum Talenta Merdeka dimana mahasiswa diberikan keleluasaan dalam menyelesaikan tugas akhirnya, tidak terpaku pada model skripsi, tetapi dengan tugas talenta unggul, menyesuaikan dengan bakat masing-masing mahasiswa.

“Mahasiswa dihadapkan langsung dengan permasalahan yang ada disekitarnya, itulah yang membuat lulusan UKSW mempunyai nilai lebih,” kata Rektor Intiyas.

BACA JUGA :

Universitas Kristen Satya Wacana mengajak generasi muda memahami investasi secara rasional melalui Seminar Nasional Now or Never 2026 bertema Beyond the Price, Finding Value, and Building Wealth in Uncertain Markets. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Investor Club Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) UKSW ini menghadirkan investor Lo Kheng Hong, Legendary Value Investor Indonesia dan akademisi Profesor Budi Frensidy, Komisaris Utama Samuel Tumbuh Bersama, sebagai narasumber, Rabu (04/11/2026), di Auditorium Fakultas Teknologi Informasi (FTI) UKSW. Dalam seminar yang diikuti 350 peserta ini, kedua narasumber mengajak peserta memahami investasi saham dengan mempertimbangkan nilai intrinsik, kualitas perusahaan, prospek bisnis, dan risiko investasi. Dalam pemaparannya, Profesor Budi Frensidy menekankan bahwa keputusan investasi perlu didasarkan pada perbandingan antara nilai intrinsik dan harga pasar suatu aset. Menurutnya, investor tidak cukup hanya melihat harga saham, tetapi perlu memperkirakan nilai perusahaan melalui analisis fundamental. “Kita mencari saham atau aset yang nilainya di atas harganya,” tegasnya. Budi mengulas sejumlah pendekatan dalam penilaian saham, antara lain discounted cash flow, kelipatan harga (price multiple), dan residual income. Berbagai metode tersebut dapat membantu investor memperkirakan nilai perusahaan dengan mempertimbangkan arus kas, kinerja, serta prospek bisnis. Ia juga mengingatkan bahwa hasil valuasi dapat berbeda bergantung pada metode dan asumsi yang digunakan. Sementara itu, Lo Kheng Hong membagikan pengalaman panjangnya berinvestasi di pasar modal Indonesia. Ia mengulas perjalanan investasinya serta sejumlah periode penurunan pasar yang justru dinilainya sebagai peluang bagi investor untuk menemukan saham perusahaan berkualitas dengan harga menarik. “Saham is the best choice,” ungkapnya, menegaskan pandangannya terhadap investasi saham. Menurutnya, penurunan harga saham tidak selalu harus disikapi dengan kepanikan, tetapi perlu dianalisis berdasarkan kondisi dan kualitas perusahaan. Dalam memilih perusahaan untuk investasi, Lo Kheng Hong menekankan pentingnya memperhatikan integritas dan kompetensi manajemen, kualitas bisnis, serta prospek perusahaan. Ia juga memperkenalkan konsep sleeping shareholder, yakni menjadi pemegang saham perusahaan berkualitas dan memperoleh manfaat dari pertumbuhan bisnis maupun pembagian dividen tanpa harus terlibat langsung dalam operasional perusahaan. Melalui kedua pemaparan tersebut, peserta memperoleh gambaran bahwa investasi membutuhkan pengetahuan, kesabaran, dan kemampuan mengambil keputusan berdasarkan analisis. Pemahaman terhadap perusahaan yang dipilih menjadi salah satu hal penting agar investor tidak sekadar mengikuti tren atau pergerakan harga pasar. Wakil Rektor Bidang Keuangan, Infrastruktur, dan Perencanaan (WR KIP) UKSW Priyo Hari Adi, menyampaikan bahwa kehadiran dua narasumber memberi kesempatan bagi mahasiswa untuk belajar investasi dari perspektif akademik dan pengalaman praktis. Ia berharap seminar ini mendorong mahasiswa mengelola keuangan secara cakap dan berintegritas, serta mengambil keputusan investasi dengan mempertimbangkan manfaat dan risikonya. Ia juga mengingatkan bahwa tujuan investasi bukan semata-mata memperoleh keuntungan sebesar-besarnya, melainkan mencapai hasil yang optimal dengan mempertimbangkan risiko. “Dalam pasar modal, kita tidak boleh hanya berbicara mengenai hasil yang maksimal, tetapi hasil yang optimal karena selalu ada manfaat sekaligus risiko,” ungkapnya. Dekan FEB UKSW Dr. Yefta Andi Kus Noegroho turut mengingatkan peserta agar mencermati perkembangan pasar dan tidak terburu-buru dalam mengambil keputusan investasi. Pemahaman terhadap kondisi perusahaan dan dinamika pasar menjadi bekal penting sebelum menentukan langkah investasi.
Seminar Nasional Now or Never 2026, Lo Kheng Hong dan Budi Frensidy Hadir di UKSW
Wisuda Periode IV Tahun 2026 UKSW di Salatiga, Kamis (29/10/2026), menghadirkan lebih dari 45 stan UMKM yang menawarkan produk kerajinan, kuliner, bunga, dan merchandise. Kegiatan ini membuka peluang bagi pelaku usaha lokal untuk memperluas pasar. Sejumlah pedagang mengaku mengalami peningkatan omzet hingga 100 persen dibandingkan hari biasa.
45 Stan ikut Ramaikan Wisuda UKSW, Peluang UMKM Salatiga lebih Terbuka
Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) menggelar Job Fair ke-49 pada 22–23 Oktober 2026 di Balairung UKSW, Salatiga, pukul 09.00–16.00 WIB. Kegiatan gratis dan terbuka untuk umum ini menghadirkan 393 lowongan dari lebih dari 35 perusahaan dan sekolah, serta menyediakan lokakarya karier, konsultasi kesiapan kerja, dan kesempatan mengikuti tes seleksi secara langsung.
393 Loker dari 35 Perusahaan Tersedia dalam Job Fair UKSW ke-49
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyampaikan pelibatan 123 perguruan tinggi dalam upaya mempercepat pengentasan kemiskinan saat Rakornas Forum Perguruan Tinggi dalam Pemberdayaan Masyarakat di UKSW, Salatiga, Kamis (15/10/2026). Kolaborasi ini mencakup penelitian, pendampingan usaha, penanganan stunting, pendataan rumah tidak layak huni, hingga pengembangan teknologi desalinasi air.
Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Gandeng 12 Perguruan Tinggi
Muat Lebih

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Pemkot Semarang menertibkan sekitar 57 pedagang kaki lima di sepanjang Jalan Kaligawe Raya hingga perbatasan Demak, Selasa (3/11/2026). Penertiban dilakukan untuk membuka akses normalisasi drainase sepanjang hampir empat kilometer yang terhambat bangunan dan sampah. Langkah ini diharapkan memperlancar aliran air serta mengurangi potensi banjir di kawasan Kaligawe dan Genuk.
Penertiban PKL Kaligawe hingga Perbatasan Sayung Berlangsung Kondusif, Normalisasi Drainase Segera Dilakukan
Pemprov Jawa Tengah mengalokasikan hampir Rp71 miliar untuk pengadaan 1.507 alat dan mesin pertanian (alsintan) bagi kelompok tani dan Gapoktan di berbagai daerah. Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Jateng Defransisco Dasilva Tavares menyebut bantuan tersebut ditujukan untuk meningkatkan produktivitas, menekan biaya produksi, serta mempercepat modernisasi pertanian.
Pemprov Jateng Salurkan Ribuan Alsintan Modern, Dorong Minat Gen Z Terjun ke Sektor Pertanian
Ungaran Innovative Expo 2026 Wadah 107 Inovator Bumi Serasi Menuju Kabupaten Sangat Inovatif
Ungaran Innovative Expo 2026: Wadah 107 Inovator Bumi Serasi Menuju Kabupaten Sangat Inovatif
Kontingen Kabupaten Semarang mengakhiri Porprov XVII Jawa Tengah 2026 di peringkat ke-10 dengan raihan 25 medali emas, 30 perak, dan 32 perunggu. Meski belum mencapai target 30 emas, hasil tersebut meningkat dibandingkan Porprov 2023. Cabang olahraga karate menjadi penyumbang terbanyak dengan tujuh medali emas.
Lampaui Hasil 2023, KONI Kabupaten Semarang Akhiri Porprov XVII di Peringkat 10
[pekok2]