RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Ringankan Beban Sesama, Koramil 04 Bringin Bagikan Nasi Kotak dan Masker

Ringankan Beban Sesama, Koramil 04 Bringin Bagikan Nasi Kotak dan Masker

Ringankan Beban Sesama, Koramil 04 Bringin Bagikan Nasi Kotak dan Masker

Salah seorang Babinsa saat membagikan nasi kotak kepada tukang ojek online

Sore itu Pelda Bejo Aryanto anggota babinsa koramil Bringin nampak bersiap siap pergi ke Kantornya. Dengan mengendarai sepeda motor dinasnya ia sengaja membawa bronjong yang akan digunakan untuk kegiatan baksos Koramil.

Ya……. Minggu sore 9 Mei 2021 jajaran Koramil 04 Bringin sengaja mengadakan Baksos dengan membagikan sedikitnya 50 nasi kotak serta masker dan pemberian Zakat.

Kepada rasikafm.com Danramil 04 Bringin Kapten FX Agung Kartiko menjelaskan 50 nasi kotak itu sengaja dimasak oleh ibu ibu anggota Persit. mulai memasak mengolah makanan serta mengemasnya semua dilakukan sendiri “meski nasi kotak harapan kami apa yang diberikan ini bisa membantu bagi warga yang membutuhkan” ujar Kapten Agung.

[embedyt] https://www.youtube.com/watch?v=RezWBe9qdLU[/embedyt]
(Danramil Bringin 04 Kapten Agung Kartiko saat memberikan keterangan pers kepada mediaDanramil Bringin 04 Kapten Agung Kartiko saat memberikan keterangan pers kepada media)

Agung mengakui jika baksos ini bisa terlaksana berkat kerjasama dengan semua anggota dan ibu ibu persit.

Slamet Sutrisno warga Karanglo menyambut positif kegiatan yang dilakukan oleh Koramil Bringin ini “saya hanya bisa mengucapkan terima kasih atas pemberian nasi plus masker dari bapak Tentara” kata Slamet didampinggi cucunya

Sementara itu pantauan Rasika FM dalam pemberian nasi kotak itu lebih ditujukan kepada warga yang membutuhkan seperti pekerja penyadap karet. Tukang sampah dan ojek on line.

Pelda Bejo Aryanto anggota babinsa Bringin saat membagikan nasi kotak dan masker untuk tukang sampah

Sementara itu dalam pembagian kali ini anggota babinsa menerapkan protkes secara ketat termasuk menggunakan sarung tangan saat pembagain (rief)

BACA JUGA :

Pemkab Semarang tidak akan melakukan riset mandiri terkait rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran karena kewenangan berada di pemerintah pusat sebagai proyek strategis nasional. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyatakan Pemkab berperan sebagai fasilitator dan mendorong konsultasi publik agar kementerian, pemerintah daerah, stakeholder, serta masyarakat mendapat informasi terbuka mengenai potensi dan dampak proyek.
Pemkab Semarang Tegaskan Tak Akan Lakukan Riset Mandiri Geothermal Gunung Ungaran
Lapas Kelas IIB Purwodadi bersama Dinas Pertanian memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan melalui Program Sekolah Tani. Pada tahap ketiga, warga binaan mempelajari budidaya bayam, kangkung, dan pisang Raja Bulu melalui teori serta praktik langsung di lahan Lapas Purwodadi. Program ini dilakukan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian produktif sebelum kembali ke masyarakat.
Program Integrated Farming, Lapas Purwodadi Gelar Sekolah Tani
Sebanyak 8.100 porsi Ayam Kecap Rempah Nusantara dimasak serentak di sembilan kota Indonesia pada Minggu (6/9/2026), termasuk 750 porsi di Semarang. Kegiatan Bright Gas bersama pelanggan dan komunitas tersebut digelar untuk memperingati Hari Pelanggan Nasional sekaligus membidik pencatatan Rekor MURI.
Bukan Masak Biasa! 8.100 Porsi Ayam Kecap Diburu Jadi Rekor MURI, Semarang Sumbang 750 Porsi
Pemkab Semarang meminta PT PLN menunda sementara kajian dan rencana eksplorasi panas bumi di kawasan Gunung Ungaran, Jumat (4/9/2026). Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyebut keputusan tersebut diambil untuk menjaga kondusivitas masyarakat di tengah kekhawatiran yang berkembang. Pemkab juga meminta PT Geo Dipa Energi meningkatkan komunikasi dan sosialisasi terkait kegiatan geothermal di Banyubiru.
Rencana Geothermal Gunung Ungaran Ditunda, Bupati Semarang Minta PLN Setop Kegiatan
Sebanyak 756 pekerja PT Sumber Graha Sejahtera (SGS) di Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, terkena PHK akibat efisiensi perusahaan pada 2026. Disnaker Kabupaten Semarang menyebut keputusan tersebut telah disepakati melalui perjanjian bersama, sementara pembayaran pesangon rata-rata Rp30 juta per pekerja dilakukan bertahap selama 10 bulan karena tekanan industri perkayuan.
756 Pekerja di Kabupaten Semarang Kena PHK, Disnaker Kawal Pembayaran Pesangon
Sejumlah warga yang tergabung dalam Aliansi Semar Gugat menggelar aksi tanda tangan massal menolak rencana pengeboran geothermal Gunung Ungaran di Basecamp Kendalisodo, Desa Samban, Bawen, Kabupaten Semarang, Rabu (2/9/2026). Mereka meminta rencana tersebut dikaji serius karena khawatir aktivitas pengeboran berdampak terhadap lingkungan dan sumber air masyarakat.
Gelombang Penolakan Pengeboran Gunung Ungaran Mulai Muncul, Sejumlah Komunitas Galang Tanda Tangan Massal

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
Keluarga Mozza Axillia Gunarsa (18), remaja asal Bergas, Kabupaten Semarang, meyakini jasad yang ditemukan merupakan putrinya setelah mengenali pakaian, jepit rambut, rambut ikal, dan ciri gigi korban. Senin (7/9/2026), ayah Mozza meminta proses hukum terhadap tersangka berjalan transparan dan pelaku dihukum berat. Hasil pemeriksaan DNA masih ditunggu keluarga.
Ayah Mozza Minta Pelaku Dihukum Berat, Keluarga Menduga Ada Motif Pembunuhan Berencana
Rencana pembangunan PLTP di kawasan Gunung Ungaran berpotensi berdampak pada sekitar 540 KK di Dusun Darum, Ngipik, dan Talun, Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang. Hingga Rabu (2/9/2026), pemerintah desa mengaku belum menerima informasi resmi maupun sosialisasi terkait proyek tersebut dan meminta keterbukaan kepada masyarakat.
Ratusan KK di Desa Candi Berpotensi Terdampak Geothermal Gunung Ungaran