URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang memprakirakan pasang laut maksimum di pesisir Semarang dan perairan Semarang–Demak terjadi pada Rabu (17/6/2026) antara pukul 09.00 hingga 12.00 WIB dengan tinggi muka air laut mencapai 1 meter. Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan genangan rob di kawasan pesisir saat aktivitas maritim dan pelabuhan berlangsung pada pagi hingga siang hari.

Mbak Google

INFO BMKG

17 Juni 2026: Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 09.00–12.00 WIB, Tinggi Air Capai 1 Meter

17 Juni 2026: Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 09.00–12.00 WIB, Tinggi Air Capai 1 Meter

17 Juni 2026: Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 09.00–12.00 WIB, Tinggi Air Capai 1 Meter

featured-img

BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Kelas II Tanjung Emas Semarang merilis prakiraan pasang surut harian serta cuaca maritim untuk wilayah Perairan Semarang–Demak yang berlaku mulai 17 hingga 19 Juni 2026. Berdasarkan data tersebut, kondisi laut di pesisir utara Jawa Tengah masih relatif kondusif, namun masyarakat pesisir perlu memperhatikan periode pasang maksimum yang terjadi pada pagi hingga menjelang siang.

Kondisi Maritim Terkini

Cuaca maritim di Perairan Semarang–Demak pada Rabu (17/6/2026) diprakirakan didominasi kondisi cerah berawan sejak pagi hingga dini hari berikutnya. Suhu udara berkisar antara 26–30 derajat Celsius dengan kelembapan udara 63–85 persen.

Angin bertiup dengan kecepatan 6–11 knot dan hembusan maksimum (gust) mencapai 22 knot. Kondisi gelombang laut berada pada kisaran 0,5–1,25 meter, yang tergolong rendah hingga sedang untuk aktivitas pelayaran lokal dan nelayan tradisional.

Sementara itu, arus laut bergerak dengan kecepatan sekitar 0,64–1,15 knot. Suhu permukaan laut tercatat sekitar 30 derajat Celsius, menunjukkan kondisi perairan Laut Jawa yang masih hangat dan stabil.

Prakiraan Pasang Surut Harian

Grafik pasang surut harian Semarang menunjukkan muka air laut berada pada kisaran 0,3 meter pada pukul 01.00–02.00 WIB. Setelah itu, ketinggian air laut meningkat secara bertahap menjadi 0,5 meter pada pukul 04.00 WIB dan mencapai 0,8 meter pada pukul 07.00 WIB.

Kenaikan berlanjut hingga mencapai pasang maksimum setinggi 1 meter pada pukul 09.00, 10.00, 11.00, dan 12.00 WIB. Tinggi tersebut berada sekitar 0,4 meter di atas Mean Sea Level (MSL) yang tercatat pada level 0,6 meter.

Setelah periode pasang puncak berakhir, muka air laut mulai menurun menjadi 0,9 meter pada pukul 13.00 WIB, kemudian turun ke 0,8 meter pada pukul 14.00 WIB dan mencapai 0,6 meter pada pukul 16.00–17.00 WIB.

Surut terendah diprakirakan terjadi pada pukul 01.00–02.00 WIB, serta kembali pada pukul 21.00–24.00 WIB dengan tinggi muka air laut sekitar 0,3 meter. Rentang pasang surut harian mencapai sekitar 0,7 meter.

Pola pasang yang bertahan selama empat jam menunjukkan periode muka air laut tinggi yang relatif panjang di kawasan pesisir Semarang dan sekitarnya.

Prakiraan Cuaca Maritim

Untuk Kamis (18/6/2026), cuaca diprakirakan berawan dengan suhu udara 26–29 derajat Celsius dan kelembapan sekitar 75 persen. Angin bertiup 6–10 knot dengan hembusan hingga 19 knot. Kecepatan arus laut berkisar 0,69–1,16 knot, sedangkan tinggi gelombang tetap berada pada kisaran 0,5–1,25 meter.

Pada Jumat (19/6/2026), cuaca masih didominasi kondisi berawan dengan suhu 26–29 derajat Celsius dan kelembapan 79 persen. Angin bertiup 5–9 knot dengan gust mencapai 20 knot. Arus laut berkisar 0,70–1,11 knot dan gelombang laut tetap berada pada rentang 0,5–1,25 meter.

Kondisi tersebut menunjukkan aktivitas pelayaran dan perikanan masih dapat berlangsung, namun kewaspadaan tetap diperlukan saat pasang maksimum terjadi pada pagi hingga siang hari.

Imbauan

Masyarakat yang beraktivitas di kawasan pesisir Semarang, Demak, dan wilayah pantai utara Jawa Tengah disarankan memantau informasi pasang surut dan cuaca maritim terbaru dari BMKG. Periode pasang maksimum pada pagi hingga siang hari berpotensi meningkatkan genangan rob di titik-titik pesisir yang rentan, terutama apabila bertepatan dengan kondisi drainase yang kurang optimal dan aktivitas pelabuhan yang padat.

Sumber:

📰 Dikutip dari: BMKG Maritim Semarang

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

BACA JUGA :

BMKG Stasiun Meteorologi Jenderal Ahmad Yani memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Senin, 24 Agustus 2026, didominasi cerah berawan hingga berawan. Hasil observasi pukul 05.30 WIB mencatat suhu 24,4°C, kelembapan 88%, dan angin tenggara 5 km/jam. Kondisi kemarau juga meningkatkan kemudahan terjadinya kebakaran hutan dan lahan.
24 Agustus 2026: Cuaca Semarang Cerah Berawan, Waspadai Kebakaran Lahan
BMKG Stasiun Meteorologi Jenderal Ahmad Yani memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Sabtu, 22 Agustus 2026, didominasi cerah berawan hingga berawan. Observasi pukul 05.00 WIB mencatat Semarang berawan dengan suhu 26,2°C, kelembapan 77% dan angin timur 12 km/jam. Hujan ringan lokal berpotensi terjadi di wilayah pegunungan dan sekitarnya.
22 Agustus 2026: Cuaca Semarang Cerah Berawan, Jateng Berpotensi Hujan Lokal
BMKG Stasiun Meteorologi Jenderal Ahmad Yani memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Jumat, 21 Agustus 2026, didominasi cerah hingga berawan. Hasil observasi di Semarang pukul 05.20 WIB mencatat suhu 26,1°C dan kelembapan 76%, dengan angin tenggara 12 km/jam. Hujan ringan lokal berpotensi terjadi di Pegunungan Tengah dan sekitarnya.
21 Agustus 2026: Cuaca Semarang Cerah, Jateng Berawan dan Berpotensi Hujan Lokal
20 Agustus 2026 – BMKG Semarang Cerah Berawan, Jawa Tengah Waspada Hujan Ringan dan Kebakaran Lahan
20 Agustus 2026 – BMKG: Semarang Cerah Berawan, Jawa Tengah Waspada Hujan Ringan dan Kebakaran Lahan

TERKINI

BMKG Stasiun Meteorologi Jenderal Ahmad Yani memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Senin, 24 Agustus 2026, didominasi cerah berawan hingga berawan. Hasil observasi pukul 05.30 WIB mencatat suhu 24,4°C, kelembapan 88%, dan angin tenggara 5 km/jam. Kondisi kemarau juga meningkatkan kemudahan terjadinya kebakaran hutan dan lahan.
24 Agustus 2026: Cuaca Semarang Cerah Berawan, Waspadai Kebakaran Lahan
BMKG Stasiun Meteorologi Jenderal Ahmad Yani memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Senin, 24 Agustus 2026, didominasi cerah berawan hingga berawan. Hasil observasi pukul 05.30 WIB mencatat...
Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional
Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan...
BMKG Stasiun Meteorologi Jenderal Ahmad Yani memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Sabtu, 22 Agustus 2026, didominasi cerah berawan hingga berawan. Observasi pukul 05.00 WIB mencatat Semarang berawan dengan suhu 26,2°C, kelembapan 77% dan angin timur 12 km/jam. Hujan ringan lokal berpotensi terjadi di wilayah pegunungan dan sekitarnya.
22 Agustus 2026: Cuaca Semarang Cerah Berawan, Jateng Berpotensi Hujan Lokal
BMKG Stasiun Meteorologi Jenderal Ahmad Yani memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Sabtu, 22 Agustus 2026, didominasi cerah berawan hingga berawan. Observasi pukul 05.00 WIB mencatat Semarang...
Mahasiswa KKN Tim II Undip 2026 mengembangkan potensi ekonomi dan pangan lokal di Desa Purworejo, Wonogiri, selama program pengabdian masyarakat. Sebanyak 10 mahasiswa mendampingi UMKM memanfaatkan Google Maps, QRIS, media sosial, dan website untuk pemasaran, sekaligus mengolah singkong dan ikan lele menjadi BoLeSi sebagai alternatif makanan tambahan bergizi bagi balita.
KKN Undip Dorong Transformasi Desa Purworejo Wonogiri melalui Inovasi Pangan dan Digitalisasi Sektor Ekonomi
Mahasiswa KKN Tim II Undip 2026 mengembangkan potensi ekonomi dan pangan lokal di Desa Purworejo, Wonogiri, selama program pengabdian masyarakat. Sebanyak 10 mahasiswa mendampingi UMKM memanfaatkan Google...
Penjualan Gas PGN di Semarang Melonjak 5
Penjualan Gas PGN di Semarang Melonjak 5.000 Persen, Industri Jadi Motor Pertumbuhan
Pemanfaatan gas bumi di Semarang dan kawasan industri sekitarnya terus meningkat. PT Perusahaan Gas Negara (PGN) mencatat volume penjualan gas di wilayah Semarang pada 2026 melonjak lebih dari 5.000 persen...
Muat Lebih

POPULER

20 Agustus 2026
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan
Kejaksaan Negeri Salatiga menyetorkan Rp150.297.670 hasil lelang 19 lot Barang Rampasan Negara ke Kas Negara, Kamis (20/8/2026). Lelang yang digelar melalui KPKNL Semarang pada 11–12 Agustus itu diikuti 66 peserta dan mencakup berbagai barang, mulai dari mobil, ponsel, pompa, penampungan air hingga tanah.
Eksekusi Tuntas, Kejaksaan Negeri Salatiga Setorkan Uang Ratusan Juta ke Kas Negara