URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
RSUP dr. Kariadi Semarang menggelar simulasi pelatihan penanganan dan pencegahan ketika terjadi kebakaran yang bisa berdampak pada kerugian korban jiwa maupun materiil.

Mbak Google

KABAR RASIKA

RSUP Kariadi Semarang Gelar Simulasi Pelatihan Penanganan Saat Kebakaran

RSUP Kariadi Semarang Gelar Simulasi Pelatihan Penanganan Saat Kebakaran

RSUP Kariadi Semarang Gelar Simulasi Pelatihan Penanganan Saat Kebakaran

featured-img

Sedangkan penanggulangan kebakaran dibagi menjadi beberapa sub tugas seperti tugas orang yang pertama kali melihat api, petugas evakuasi, hingga cara penanganan kebakaran dalam hal ini ditekankan cara menggunakan APAR dan mengevakuasi korban.

“Empat hal itu yang kami tekankan kepada para karyawan untuk penanggulangan kebakaran,” tuturnya.

Di samping itu, rumah sakit juga dilengkapi sistem sarana proteksi aktif dan pasif. Proteksi aktif berarti di setiap gedung sudah ada hydrant baik indoor maupun outdoor mulai dari alarm, detektor, APAR berbagai jenis, dan lainnya.

Kemudian papan record yang diperbarui setiap pergantian shift. Di papan itu setiap shift harus dituliskan siapa saja yang bertugas meliputi evakuasi, menghubungi unit terkait, dan memadamkan api.

“Proteksi pasif meliputi tangga darurat, jalur evakuasi,dan lainnya,” bebernya.

Ia mengaku, antuasias para karyawan rumah sakit dalam menerapkan K3 sudah cukup bagus apalagi sertifikat K3 menjadi persyaratan wajib saat kredensial atau kenaikan pangkat. Pihak rumah sakit juga menjamin K3 bagi seluruh karyawan yang dibuktikan dengan surat komitmen.

“Direktur dan jajaran direksi rumah sakit beberapa kali ikut terjun langsung ke lapangan mengikuti safety patrol untuk memastikan penerapan K3 di rumah sakit,” imbuhnya.

Halaman 2 dari 2
✓ Selesai Dibaca

BACA JUGA :

pilkades 2026
Pilkades Kabupaten Semarang Tahap Pertama Digelar 14 Desember 2026, 140 Desa Bersiap
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Seniman asal Bergas, Kabupaten Semarang, Sidik Gunawan, menuangkan keinginan menenangkan diri melalui karya pari corek bergambar Buddha yang sedang bersemedi di lahan sawah seluas 1.200 meter persegi. Ia memanfaatkan padi hijau dan Black Madras untuk membentuk gambar sekaligus mengembangkan potensi wisata dan ekonomi petani tanpa mengalihfungsikan lahan.
Keinginan Bersemedi yang Belum Terwujud, Dituangkan Sidik Gunawan Lewat Pari Corek Bergambar Sang Buddha
Ratusan warga dari sembilan desa dan empat kelurahan memadati Kantor Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Selasa (25/8/2026), untuk mengikuti Kesenian Rakyat dan Expo Kecamatan Bergas serta KKN UPGRIS Berdampak 2026. Kegiatan tersebut menghadirkan produk UMKM lokal sekaligus memperkuat kolaborasi UPGRIS dan Pemerintah Kabupaten Semarang melalui program KKN.
Tanggal Merah! Ratusan Warga Bergas Meriahkan Expo KKN UPGRIS Berdampak 2026
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon