URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Semarang, Djarot Supriyoto, menegaskan kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Semarang untuk menjaga netralitas dalam Pemilu 2024. Instruksi ini berlaku untuk Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
Sekretaris Daerah Kabupaten Semarang, Djarot Supriyoto menegaskan kepada seluruh Aparatur Sipil Negara di Pemerintah Kabupaten Semarang untuk menjaga netralitas dalam Pemilu 2024. Instruksi ini berlaku untuk Pegawai Negeri Sipil dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Sekda Kabupaten Semarang Minta ASN Netral dalam Pemilu: Jangan Takut Diancam, Tak Berpengaruh pada Karir dan Jabatan

Sekda Kabupaten Semarang Minta ASN Netral dalam Pemilu: Jangan Takut Diancam, Tak Berpengaruh pada Karir dan Jabatan

Sekda Kabupaten Semarang Minta ASN Netral dalam Pemilu: Jangan Takut Diancam, Tak Berpengaruh pada Karir dan Jabatan

Sekda Kabupaten Semarang Djarot Supriyoto. Foto: win

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Semarang Djarot Supriyoto meminta seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Semarang untuk menjaga netralitas dalam setiap tahapan Pemilu 2024. Hal itu berlaku secara mengikat baik bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Menurut Djarot, netral bukan berarti menghilangkan hak pilihnya sebagai warga negara. Akan tetapi jangan sampai terjebak dalam arus politik praktis.

“Silakan gunakan hak pilih dengan baik, tapi jangan sampai ikut-ikutan berpolitik (praktis),” kata Djarot ditemui di Kantor Setda Kabupaten Semarang, Ungaran, Kamis (30/11/2023).

Sehubungan dengan hal itu, Djarot menerangkan pihaknya telah mengirimkan Surat Edaran (SE) kepada masing-masing kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang berisi agar para ASN jangan terpengaruh terhadap kemungkinan adanya tekanan dari oknum tertentu.

“Tidak ada sangkut pautnya dengan jenjang karir, jabatan, dan prestasi. Sehingga pemilu dapat kita laksanakan tanpa ada masalah yang menyangkut ketidaknetralan ASN,” tegasnya.

Pengawasan di dunia maya juga akan dilakukan melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo). Mereka akan bertugas melacak dan melaporkan manakala ada akun milik ASN yang mencoba mempromosikan, mengiklankan dan mengkampanyekan calon ataupun partai tertentu.

“Kami juga sudah berkomunikasi dengan Bawaslu dan mereka siap menindaklanjuti jika ada temuan ASN yang terlibat (kampanye),” ungkapnya.

Terkait sanksi, Djarot menambahkan akan dilihat seperti apa jenis pelanggarannya. “Akan kita sesuaikan dengan aturan yang berlaku,” tandasnya. (win)

BACA JUGA :

Sebanyak 756 pekerja PT Sumber Graha Sejahtera (SGS) di Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, terkena PHK akibat efisiensi perusahaan pada 2026. Disnaker Kabupaten Semarang menyebut keputusan tersebut telah disepakati melalui perjanjian bersama, sementara pembayaran pesangon rata-rata Rp30 juta per pekerja dilakukan bertahap selama 10 bulan karena tekanan industri perkayuan.
756 Pekerja di Kabupaten Semarang Kena PHK, Disnaker Kawal Pembayaran Pesangon
Sejumlah warga yang tergabung dalam Aliansi Semar Gugat menggelar aksi tanda tangan massal menolak rencana pengeboran geothermal Gunung Ungaran di Basecamp Kendalisodo, Desa Samban, Bawen, Kabupaten Semarang, Rabu (2/9/2026). Mereka meminta rencana tersebut dikaji serius karena khawatir aktivitas pengeboran berdampak terhadap lingkungan dan sumber air masyarakat.
Gelombang Penolakan Pengeboran Gunung Ungaran Mulai Muncul, Sejumlah Komunitas Galang Tanda Tangan Massal
Rencana pembangunan PLTP di kawasan Gunung Ungaran berpotensi berdampak pada sekitar 540 KK di Dusun Darum, Ngipik, dan Talun, Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang. Hingga Rabu (2/9/2026), pemerintah desa mengaku belum menerima informasi resmi maupun sosialisasi terkait proyek tersebut dan meminta keterbukaan kepada masyarakat.
Ratusan KK di Desa Candi Berpotensi Terdampak Geothermal Gunung Ungaran
Rencana pengeboran panas bumi di kawasan Gunung Ungaran mulai membuat warga Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang, gelisah karena belum mendapat penjelasan langsung mengenai lokasi, mekanisme, dan dampaknya. Warga khawatir aktivitas tersebut memengaruhi sumber air dan pertanian, sementara pemerintah maupun pihak terkait belum melakukan sosialisasi secara menyeluruh kepada masyarakat.
Isu Pengeboran Gunung Ungaran Bikin Warga Candi Gelisah, Khawatir Sumber Air dan Pertanian Terdampak
DPRD Kabupaten Semarang meminta pemerintah daerah melakukan kajian menyeluruh sebelum pengembangan energi panas bumi Gunung Ungaran dilanjutkan, Senin (31/8/2026). Dewan menyoroti potensi dampak pengeboran lebih dari 2.000 meter terhadap kondisi geologi, lingkungan, sumber air, cagar budaya, serta manfaat ekonomi bagi masyarakat dan daerah.
Legislator Kabupaten Semarang Soroti Risiko Geothermal Ungaran, Ingatkan Dampak Pengeboran
Pemkab Semarang menyiapkan anggaran hampir Rp16 miliar untuk pelaksanaan Pilkades serentak yang dijadwalkan pada 14 Desember 2026. Bupati Semarang Ngesti Nugraha mengatakan anggaran tersebut digunakan untuk mendukung seluruh tahapan Pilkades, dengan kebutuhan tambahan dipenuhi melalui efisiensi belanja yang tidak menjadi prioritas.
Pemkab Semarang Tambah Anggaran Pilkades, Belanja Tak Mendesak Jadi Sasaran Efisiensi

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
WhatsApp Image 2026-08-30 at 22.25
Meriah! Peringatan HUT Paguyuban PKL Setia Kawan ke-24 di Pasaraya Salatiga
Rencana pengeboran panas bumi di kawasan Gunung Ungaran mulai membuat warga Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang, gelisah karena belum mendapat penjelasan langsung mengenai lokasi, mekanisme, dan dampaknya. Warga khawatir aktivitas tersebut memengaruhi sumber air dan pertanian, sementara pemerintah maupun pihak terkait belum melakukan sosialisasi secara menyeluruh kepada masyarakat.
Isu Pengeboran Gunung Ungaran Bikin Warga Candi Gelisah, Khawatir Sumber Air dan Pertanian Terdampak

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved