KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Sekda Kabupaten Semarang Minta ASN Netral dalam Pemilu: Jangan Takut Diancam, Tak Berpengaruh pada Karir dan Jabatan

Sekda Kabupaten Semarang Minta ASN Netral dalam Pemilu: Jangan Takut Diancam, Tak Berpengaruh pada Karir dan Jabatan

Sekda Kabupaten Semarang Minta ASN Netral dalam Pemilu: Jangan Takut Diancam, Tak Berpengaruh pada Karir dan Jabatan

Sekda Kabupaten Semarang Djarot Supriyoto. Foto: win

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Semarang Djarot Supriyoto meminta seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Semarang untuk menjaga netralitas dalam setiap tahapan Pemilu 2024. Hal itu berlaku secara mengikat baik bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Menurut Djarot, netral bukan berarti menghilangkan hak pilihnya sebagai warga negara. Akan tetapi jangan sampai terjebak dalam arus politik praktis.

“Silakan gunakan hak pilih dengan baik, tapi jangan sampai ikut-ikutan berpolitik (praktis),” kata Djarot ditemui di Kantor Setda Kabupaten Semarang, Ungaran, Kamis (30/11/2023).

Sehubungan dengan hal itu, Djarot menerangkan pihaknya telah mengirimkan Surat Edaran (SE) kepada masing-masing kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang berisi agar para ASN jangan terpengaruh terhadap kemungkinan adanya tekanan dari oknum tertentu.

“Tidak ada sangkut pautnya dengan jenjang karir, jabatan, dan prestasi. Sehingga pemilu dapat kita laksanakan tanpa ada masalah yang menyangkut ketidaknetralan ASN,” tegasnya.

Pengawasan di dunia maya juga akan dilakukan melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo). Mereka akan bertugas melacak dan melaporkan manakala ada akun milik ASN yang mencoba mempromosikan, mengiklankan dan mengkampanyekan calon ataupun partai tertentu.

“Kami juga sudah berkomunikasi dengan Bawaslu dan mereka siap menindaklanjuti jika ada temuan ASN yang terlibat (kampanye),” ungkapnya.

Terkait sanksi, Djarot menambahkan akan dilihat seperti apa jenis pelanggarannya. “Akan kita sesuaikan dengan aturan yang berlaku,” tandasnya. (win)

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Satreskrim Polres Semarang mengamankan seorang mantan marketing objek wisata Dusun Semilir berinisial OW (23), warga Kabupaten Purworejo, yang diduga menggelapkan dana perusahaan hingga Rp100 juta melalui pencairan cashback fiktif. Modusnya, pengunjung mandiri dicatat seolah-olah rombongan biro perjalanan agar memenuhi syarat pencairan cashback. Polisi masih mendalami aliran dana dan kemungkinan keterlibatan pihak lain.
Manipulasi Data Pengunjung Wisata, Mantan Marketing Dusun Semilir Gelapkan Uang Perusahaan Ratusan Juta
IMG-20250513-WA0020
Komunitas Zeusa USA, Tambah Tua Semakin Digdaya
Tuan Rumah 12 Cabor Porprov XVII, Salatiga Bidik Prestasi, Targetkan 51 Emas
Tuan Rumah 12 Cabor Porprov XVII, Salatiga Bidik Prestasi, Targetkan 51 Emas
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Bank Indonesia menggelar program stabilisasi harga dan hilirisasi pangan di Tarubudaya, Ungaran, Kabupaten Semarang, Senin (12/10/2026). Program ini menyediakan beras seharga Rp11.000 per kilogram dan cabai rawit merah Rp10.000 per kemasan 200 gram, sekaligus memperkuat produksi pertanian dan membantu pedagang menghadapi kenaikan biaya bahan baku.
Tekan Inflasi, BI dan Pemprov Jateng Gelar Tebus Murah 6 Ton Beras dan 600 Kg Cabai
[pekok2]